Gathering BPJS
Bertempat di lantai 3 Ball Room Hotel Evo jl Sudirman.
BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru menggelar Acara Media Gathering.Acara
ini digelar pada jum,at 18/08/17 siang
Lewat Media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Kenalkan Program Kemasyarakat
Selasa 22 Agustus 2017, 01:14 WIB
Bertempat di lantai 3 Ball Room Hotel Evo jl Sudirman.
BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru menggelar Acara Media Gathering.Acara
ini digelar pada jum,at 18/08/17 siang
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Bertempat di lantai 3 Ball Room Hotel Evo jl Sudirman. BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru menggelar Acara Media Gathering.Acara ini digelar pada jum,at 18/08/17 siang
Tampak hadir dalam acara ini kepala BPJS Keseatan Cabang kota Pekanbaru Edy Martadinata dan beberapa Karyawan.Acara ini digelar untuk memperkenalkan beberapa program dari BPJS Kesehatan Agar masyarakat maksimal mendapatkan pelayanan.
Banyaknya keluhan yang disampaikan peserta terkait selalu penuhnya ruang perawatan (kamar) di sebuah rumah sakit, membuat BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi dalam mengatasi setiap permasalahan yang terjadi. Melalui sistim Aplicares yang nantinya wajib diterapkan pada setiap rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, maka peserta tidak bisa ditipu atau dibohongi lagi karena informasi ketersediaan kamar akan diumumkan secara online.
Dalam rangka meningkatkan mutu dan pelayanan kepada pesertanya, BPJS Kesehatan meluncurkan sistim Aplicares yang bisa di akses secara online. Perangkat Aplicares ini, nantinya akan dipasang pada setiap rumah sakit tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal karena telah disiapkan oleh BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Edy Martadinata mengatakan, aplikasi ini telah di uji coba sejak 3 bulan yang lalu di dua rumah sakit yakni daerah Rohul dan Kampar. Hasilnya cukup memuaskan, sehingga akan segera diterapkan pada seluruh rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan terutama di Pekanbaru.
"Ini sudah kita coba, hasilnya sangat bagus. Peserta bisa tau, dimana saja ada kamar kosong tanpa harus kocar-kacir atau kebingungan mencarinya ke setiap rumah sakit. Kita targetkan, seluruh rumah sakit mitra BPJS Kesehatan wajib menggunakan sistim Aplicares sebelum akhir tahun ini. Nanti di 2018, tak ada lagi rumah sakit yang tidak menggunakan Aplicares karena ada sanksi berat yang menanti," beber Edy kepada Riaumadani.com usai menghadiri kegiatan Media Gathering bersama puluhan insan pers di Pekanbaru.
Selain itu, sistem Aplicares ini nantinya juga bisa di akses oleh pihak Puskesmas dan Klinik Kesehatan (Faskes) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan, agar saat melakukan rujukan maka peserta sudah bisa mendapatkan informasi tentang ketersediaan kamar perawatan sehingga bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.*Chan
Tampak hadir dalam acara ini kepala BPJS Keseatan Cabang kota Pekanbaru Edy Martadinata dan beberapa Karyawan.Acara ini digelar untuk memperkenalkan beberapa program dari BPJS Kesehatan Agar masyarakat maksimal mendapatkan pelayanan.
Banyaknya keluhan yang disampaikan peserta terkait selalu penuhnya ruang perawatan (kamar) di sebuah rumah sakit, membuat BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi dalam mengatasi setiap permasalahan yang terjadi. Melalui sistim Aplicares yang nantinya wajib diterapkan pada setiap rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, maka peserta tidak bisa ditipu atau dibohongi lagi karena informasi ketersediaan kamar akan diumumkan secara online.
Dalam rangka meningkatkan mutu dan pelayanan kepada pesertanya, BPJS Kesehatan meluncurkan sistim Aplicares yang bisa di akses secara online. Perangkat Aplicares ini, nantinya akan dipasang pada setiap rumah sakit tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal karena telah disiapkan oleh BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Edy Martadinata mengatakan, aplikasi ini telah di uji coba sejak 3 bulan yang lalu di dua rumah sakit yakni daerah Rohul dan Kampar. Hasilnya cukup memuaskan, sehingga akan segera diterapkan pada seluruh rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan terutama di Pekanbaru.
"Ini sudah kita coba, hasilnya sangat bagus. Peserta bisa tau, dimana saja ada kamar kosong tanpa harus kocar-kacir atau kebingungan mencarinya ke setiap rumah sakit. Kita targetkan, seluruh rumah sakit mitra BPJS Kesehatan wajib menggunakan sistim Aplicares sebelum akhir tahun ini. Nanti di 2018, tak ada lagi rumah sakit yang tidak menggunakan Aplicares karena ada sanksi berat yang menanti," beber Edy kepada Riaumadani.com usai menghadiri kegiatan Media Gathering bersama puluhan insan pers di Pekanbaru.
Selain itu, sistem Aplicares ini nantinya juga bisa di akses oleh pihak Puskesmas dan Klinik Kesehatan (Faskes) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan, agar saat melakukan rujukan maka peserta sudah bisa mendapatkan informasi tentang ketersediaan kamar perawatan sehingga bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.*Chan
| Editor | : | TIS- chan |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham