Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
BUKU SOUVENIR SEA GAMES
Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Kemenpora Ajukan Protes
Sabtu 19 Agustus 2017, 23:35 WIB
Menpora Imam Nahrawi
JAKARTA RIAUMADANI. com  - Insiden bendera terbalik di SEA Games 2017 akan diprotes oleh Indoensia. Kepada pihak penyelenggara Malaysia, Indonesia akan melayangkan protes keras.

Adapun peristiwa itu terjadi pada buku souvenir yang diberikan kepada para pengunjung pembukaan SEA Games 2017. Dalam buku itu, entah disengaja atau tidak, bendera Indonesia dipasang terbaik. Hal itu jelas membuat masyarakat Indonesia murka.

Bahkan, Menpora Imam Nahrawi sudah terang-terangan menyampaikan kekecewaannya. Melalui Kemenpora, Indonesia akan mengajukan protes soal insiden sensitif itu. Mereka akan menghubungi pihak KBRI di Malaysia.

"CDM Indonesia bisa melakukan nota permintaan klarifikasi kepada OC Malaysia mengapa hal itu terjadi. Jika terungkap faktanya, aka Indonesia melalui KBRI bisa ajukan nota keberatan," kata Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto kepada wartawan.

Dia sendiri masih menunggu alasan pihak Malaysia soal ini. Andai terjadi kesalahan disengaja jelas Indonesia akan melakukan protes yang keras.

"Bisa soft hingga yang hard tergantung tingkat kesalahan mereka. Bagaimanapun juga Malaysia bukan sekali ini jadi tuan rumah event olahraga internasional sehingga harusnya sensitif," imbuhnya.

Menurutnya, lambang-lambang negara harusnya sensitif dan harus diperhatikan secara detail. Hal itu karena ada aturan konvensi internasional.

"Sebagai ilustrasi, jika Indonesia yang punya hajat, selalu berkonsultasi dengan Ditjen Protokol dan Konsuler Kemlu dnegan tujuan untuk memastikan seluruh prosedur kenegaraan dan protokoler pemasangan bendera dan lagu-lagu kebangsaan tidak menyalahi prosedur," tuntasnya. (RLS)




Editor : Tis.
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top