Workshop Pembinaan Obat Tradisional
Dinas Kesehatan Kampar bekerjasama dengan Diskes provinsi
Riau mengadakan acara workshop pembinaan usaha jamu gendong [UJG] dan
usaha jamu racik [ujar] Selasa [15/82017 ]
Dinkes Kampar Adakan Workshop Pembinaan Usaha Jamu Racik dan Obat Tradisional
Selasa 15 Agustus 2017, 23:08 WIB
Dinas Kesehatan Kampar bekerjasama dengan Diskes provinsi
Riau mengadakan acara workshop pembinaan usaha jamu gendong [UJG] dan
usaha jamu racik [ujar] Selasa [15/82017 ]
BANGKINANG. RIAUMADANI. com - Dinas Kesehatan Kampar bekerjasama dengan Diskes provinsi Riau mengadakan acara workshop pembinaan usaha jamu gendong [UJG] dan usaha jamu racik [ujar] serta penggunaan obat tradisional untuk preventif dan kosmetik dalam negeri di Aula Bupati Kampar Selasa [15/82017 ]
Dihadiri oleh kasubid direktorat produksi kefarmasian Kementerian Kesehatan, Dra Nur Ratih purnama Apt,MSi sebagai narasumber, Kadis kesehatan provinsi Riau Hj Mimi Yuliani Nasir Apt. MM mewakili Gubernur Riau, Nurbit asiten ll Setda Kampar mewakili Wabup Kampar sedang di Batam mengantarkan JCH kab Kampar , kepala Dinkes Kampar Muhammad Haris beserta stap nya.
Pedagang jamu gendong yang hadir di perkirakan 170 orang terdiri dari beberapa kecamatan di kabupaten Kampar yang di dampingi oleh bidan Desa dan beberapa kepala puskesmas.
Acara ini di buka oleh kepala Dinas kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nasir, mewakili gubernur Riau, beliau menyatakan sangatlah mendukung usaha jamu gendong ini,agar lebih maju.
Begitu juga Bupati Kampar dalam kata sambutannya yang di wakili asiten ll Setda Kampar Nurbit sangat mendukung acara workshop ini. Acara juga diiringi sekaligus penyerahan jamu gendong secara simbolis kepada pedagang jamu gendong dan tanaman Sambiloto Bahan jamu untuk di kembangkan.
Selanjutnya narasumber Dari Kementrian kesehatan Dra Nur Ratih purnama Apt MSi, memberikan cara pengolahan dan pemasaran jamu gendong kepada peserta workshop.
Mulai dari cara pengolahan bahan dan penyimpanan di terangkan oleh narasumber, sesekali di berikan pertanyaan kepada peserta workshop,agar kekurangan dalam pengembangan. "Usaha jamu gendong bisa lebih meningkat, apabila kita bisa menjaga keamanan dan kesehatan ," terangnya.
Dra Nur Ratih purnama Apt MSi, menambahkan Sebagai contoh sosok Lasmini adalah pedagang jamu gendong binaan Kemenkes, Ibu Lasmini Dia pengusaha sukses jamu gendong , dulunya cuma pakai bakul jamu nya di jakakan, sekarang telah mencapai 800 botol pesanan konsumen setiap hari , sekarang jaman sudah moderen dan canggih pengolahannya tidak manual lagi, mari tingkatkan pemeriksaan Bahan bahan baku dan pengolahan jamu tradisional ,baik itu jamu tumbuk dan racik,"ujarnya.
Wadahnya juga harus bersih, jangan memakai botol plastik, agar penyuluhan bisa lebih cepat, karena banyak keluhan pedagang jamu gendong soal botol nya gak ada yang kaca, kepada pedagang jamu gendong di berikan masukan serta pandangan tentang keamanan dan kesehatan jamu tersebut,mari kembangkan lebih maju lagi, karena herbal sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh juga kebugaran. Kami akan memberikan wadah botol beling agar higienis jamu tersebut terjaga penyimpanan nya semoga usaha jamu gendong bisa menyokong kebutuhan hidup,saat menjajakan juga harus rapih ,agar pelanggan lebih nyaman, "himbaunya.
Semoga kedepannya usaha jamu gendong ini lebih maju lagi, seperti Sido muncul, canda Nur Ratih purnama.
Walapun acara workshop baru pertama diadakan dikampar , sangatlah menambah semangat kami pedagang jamu gendong dan kami juga berharap Pemerintah untuk memberikan binaan usaha,agar bisa lebih meningkat dan maju."harapnya Bude Sri.
Dihadiri oleh kasubid direktorat produksi kefarmasian Kementerian Kesehatan, Dra Nur Ratih purnama Apt,MSi sebagai narasumber, Kadis kesehatan provinsi Riau Hj Mimi Yuliani Nasir Apt. MM mewakili Gubernur Riau, Nurbit asiten ll Setda Kampar mewakili Wabup Kampar sedang di Batam mengantarkan JCH kab Kampar , kepala Dinkes Kampar Muhammad Haris beserta stap nya.
Pedagang jamu gendong yang hadir di perkirakan 170 orang terdiri dari beberapa kecamatan di kabupaten Kampar yang di dampingi oleh bidan Desa dan beberapa kepala puskesmas.
Acara ini di buka oleh kepala Dinas kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nasir, mewakili gubernur Riau, beliau menyatakan sangatlah mendukung usaha jamu gendong ini,agar lebih maju.
Begitu juga Bupati Kampar dalam kata sambutannya yang di wakili asiten ll Setda Kampar Nurbit sangat mendukung acara workshop ini. Acara juga diiringi sekaligus penyerahan jamu gendong secara simbolis kepada pedagang jamu gendong dan tanaman Sambiloto Bahan jamu untuk di kembangkan.
Selanjutnya narasumber Dari Kementrian kesehatan Dra Nur Ratih purnama Apt MSi, memberikan cara pengolahan dan pemasaran jamu gendong kepada peserta workshop.
Mulai dari cara pengolahan bahan dan penyimpanan di terangkan oleh narasumber, sesekali di berikan pertanyaan kepada peserta workshop,agar kekurangan dalam pengembangan. "Usaha jamu gendong bisa lebih meningkat, apabila kita bisa menjaga keamanan dan kesehatan ," terangnya.
Dra Nur Ratih purnama Apt MSi, menambahkan Sebagai contoh sosok Lasmini adalah pedagang jamu gendong binaan Kemenkes, Ibu Lasmini Dia pengusaha sukses jamu gendong , dulunya cuma pakai bakul jamu nya di jakakan, sekarang telah mencapai 800 botol pesanan konsumen setiap hari , sekarang jaman sudah moderen dan canggih pengolahannya tidak manual lagi, mari tingkatkan pemeriksaan Bahan bahan baku dan pengolahan jamu tradisional ,baik itu jamu tumbuk dan racik,"ujarnya.
Wadahnya juga harus bersih, jangan memakai botol plastik, agar penyuluhan bisa lebih cepat, karena banyak keluhan pedagang jamu gendong soal botol nya gak ada yang kaca, kepada pedagang jamu gendong di berikan masukan serta pandangan tentang keamanan dan kesehatan jamu tersebut,mari kembangkan lebih maju lagi, karena herbal sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh juga kebugaran. Kami akan memberikan wadah botol beling agar higienis jamu tersebut terjaga penyimpanan nya semoga usaha jamu gendong bisa menyokong kebutuhan hidup,saat menjajakan juga harus rapih ,agar pelanggan lebih nyaman, "himbaunya.
Semoga kedepannya usaha jamu gendong ini lebih maju lagi, seperti Sido muncul, canda Nur Ratih purnama.
Walapun acara workshop baru pertama diadakan dikampar , sangatlah menambah semangat kami pedagang jamu gendong dan kami juga berharap Pemerintah untuk memberikan binaan usaha,agar bisa lebih meningkat dan maju."harapnya Bude Sri.
| Editor | : | Tis-Zul |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham