Dugaan Korupsi Rp 498 milliar
KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis Dugaan Korupsi Proyek Multi Years di Rupat
Rabu 09 Agustus 2017, 01:42 WIB
BENGKALIS. RIAUMADANI. com - Hingga pukul 22.00 wib penyidik Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) masih melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di Kantor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) jalan Pertanian Bengkalis, Selasa (08/08/2017).
Dari pantauan tetlihat penyidik KPK sesekali keluar dari ruangan dan memeriksa berkas yang ada di dalam lemari diruangan kantor tersebut.
Sejumlah wartawan sampai saat ini belum bisa mengkonfirmasi kepada penyidik dan hanya menunggu luar ruangan yang sudah di batasi oleh penjagaan dari personil polres Bengkalis.
Penggeledahan yang dilakukan tim anti rasuah ini terkait pengembangan terhadap penyidikan proyek multi years (MY) di Rupat senilai Rp 498 milliar, dimana proyek ini berjalan pada masa Bupati Herliyan Saleh dan Kadis PU M. Nasir yang saat ini sudah dicekal dan diperiksa KPK di Pekanbaru.
KPK Geledah Ruangan Bagian Umum dan Bupati
Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis Johansyah Syafri membenarkan, jika Selasa (8/8/2017) siang tadi Tim Penyidik KPK melakukan pemeriksaan di ruang kerja Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis di lantai I dan ruang kerja Bupati Bengkalis di lantai III kantor Bupati Bengkalis, Jalan Jend Ahmad Yani No 070 Bengkalis.
“Benar. Kedua ruang tersebut juga diperiksa Tim Penyidik KPK. Mereka diperkirakan mulai melakukan pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai kira-kira pukul 18.00 WIB tadi. Sedangkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sesuai informasi yang kami peroleh, hingga saat ini masih berlangsung,†jelas Johan, malam ini.
Pemeriksaan yang dilakukan Tim Penyidik KPK di ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis tersebut, kata Johan, memang terkait dengan masalah proyek multiyears (MY) yang melibatkan Sekretaris Kota Dumai yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Pekerjaan Umum Bengkalis.
“Setahu kami meskipun ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis ikut menjadi objek pemeriksaan, tak ada kaitannya dengan hal lain sebagaimana isu yang dikembangkan sebagian pihak. Sepengetahuan kami pemeriksanan itu semata-mata berhubungan dengan proyek MY tersebut,†jelas Johan.
Sementara menanggapi adanya isu tersebut, Johan mengatakan hal yang wajar. Biasa, dalam kondisi apapun tetap akan ada pihak-pihak yang coba ‘menangguk di air keruh’.
Kepada masyarakat, Johan berharap tidak terpancing dengan informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berkenaan dengan dijadikannya ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis sebagai objek pemeriksaan Tim Penyedidik KPK.
“Tim Penyidik KPK itu merupakan orang-orang yang profesional. Bekerja berdasarkan standar operasional prosedur yang jelas. Jadi percayakan semuanya pada mereka. Bukan pada isu yang tak jelas. Apalagi isu itu memang kita ketahui sifatnya tendensius dan dicuatkan orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu,†harap Johan.
Dari pantauan tetlihat penyidik KPK sesekali keluar dari ruangan dan memeriksa berkas yang ada di dalam lemari diruangan kantor tersebut.
Sejumlah wartawan sampai saat ini belum bisa mengkonfirmasi kepada penyidik dan hanya menunggu luar ruangan yang sudah di batasi oleh penjagaan dari personil polres Bengkalis.
Penggeledahan yang dilakukan tim anti rasuah ini terkait pengembangan terhadap penyidikan proyek multi years (MY) di Rupat senilai Rp 498 milliar, dimana proyek ini berjalan pada masa Bupati Herliyan Saleh dan Kadis PU M. Nasir yang saat ini sudah dicekal dan diperiksa KPK di Pekanbaru.
KPK Geledah Ruangan Bagian Umum dan Bupati
Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis Johansyah Syafri membenarkan, jika Selasa (8/8/2017) siang tadi Tim Penyidik KPK melakukan pemeriksaan di ruang kerja Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis di lantai I dan ruang kerja Bupati Bengkalis di lantai III kantor Bupati Bengkalis, Jalan Jend Ahmad Yani No 070 Bengkalis.
“Benar. Kedua ruang tersebut juga diperiksa Tim Penyidik KPK. Mereka diperkirakan mulai melakukan pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai kira-kira pukul 18.00 WIB tadi. Sedangkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sesuai informasi yang kami peroleh, hingga saat ini masih berlangsung,†jelas Johan, malam ini.
Pemeriksaan yang dilakukan Tim Penyidik KPK di ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis tersebut, kata Johan, memang terkait dengan masalah proyek multiyears (MY) yang melibatkan Sekretaris Kota Dumai yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Pekerjaan Umum Bengkalis.
“Setahu kami meskipun ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis ikut menjadi objek pemeriksaan, tak ada kaitannya dengan hal lain sebagaimana isu yang dikembangkan sebagian pihak. Sepengetahuan kami pemeriksanan itu semata-mata berhubungan dengan proyek MY tersebut,†jelas Johan.
Sementara menanggapi adanya isu tersebut, Johan mengatakan hal yang wajar. Biasa, dalam kondisi apapun tetap akan ada pihak-pihak yang coba ‘menangguk di air keruh’.
Kepada masyarakat, Johan berharap tidak terpancing dengan informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berkenaan dengan dijadikannya ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis sebagai objek pemeriksaan Tim Penyedidik KPK.
“Tim Penyidik KPK itu merupakan orang-orang yang profesional. Bekerja berdasarkan standar operasional prosedur yang jelas. Jadi percayakan semuanya pada mereka. Bukan pada isu yang tak jelas. Apalagi isu itu memang kita ketahui sifatnya tendensius dan dicuatkan orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu,†harap Johan.
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau