PEKANBARU RIAUMADANI. com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir menyebutkan bahwa per Selasa (25/7/2017), seluruh Kimt" />
Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Wako Pekanbaru Keracunan
Dinas Kesehatan Cabut Sertifikat Laik Sehat Seluruh Kedai Kopi Kimteng di Pekanbaru
Rabu 26 Juli 2017, 03:13 WIB
Kedai Kopi Kimteng ditutup sementara setelah laporan korban mual dan muntah yang diduga disebabkan bakteri pada makanan di gerai kuliner ikon Pekanbaru itu.
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir menyebutkan bahwa per Selasa (25/7/2017), seluruh Kimteng yang ada di Pekanbaru tutup untuk sementara waktu.

Penutupan ini dilakukan setelah, pihaknya mencabut Sertifikat Laik Sehat Kedai Kopi Kimteng Jalan Senapelan No. 22 Rt 02 RW 04 Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

"Seluruh Kimteng yang ada di Pekanbaru terpaksa kami minta tutup sementara waktu. Penutupan ini berkaitan dengan adanya laporan dan korban yang keracunan makanan," kata Helda.

Dikatakan Helda, setelah tim yang terdiri dari Diskes, BPOM dan Satreskrim Kota Pekanbaru melakukan turun ke lapangan untuk mengambil sample, maka tim menyebut penyebab masyarakat yang keracunan dari selai yang dibuat pihak kimteng.

"Selai yang dibuat oleh Kimteng terbukti mengandung bakteri tapilokokus aurius yang menyebabkan muntah-muntah, mual dan pusing," tegasnya.

Namun, meski keberadaan kimteng yang ada di Pekanbaru sudah ditutup, Kadiskes Pekanbaru meminta kepada seluruh media untuk mempublikasikan berdasarkan fakta di lapangan.

"Jangan sampai media membuat berita yang hoax. Biar bagaimana pun, kimteng sudah menjadi ikon kota pekanbaru. Dan jangan sampai kondisi ini membuat masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati kuliner di Pekanbaru jadi tak nyaman," tukasnya. (Rls)




Editor : TIS
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top