EKONOMI DAN INVESTASI
Sebanyak 48 perusahaan dan industri yang beroperasi
diwilayah Kabupaten Kampar Bersilahturrahmi bersama Bupati Kampar
diruang Rapat lantai III kantor Bupati Kampar.
Pemkab Mendorong BUMD Menjadi Agen Pembangunan di Kabupaten Kampar
Sabtu 10 Juni 2017, 21:41 WIB
ADVETORIAL KAMPAR
BANGKINANG, RIAUMADANI. com - Sebanyak 48 perusahaan dan industri yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kampar Bersilahturrahmi bersama Bupati Kampar diruang Rapat lantai III kantor Bupati Kampar. Dalam sambutannya Bupati Kampar Azis Zaenal mengungkapkan bahwa diperlukan kenyamanan dan keamanan sekaligus keuntungan bagi perusahaan dan industri untuk dapat mengembangkan usaha sekaligus berusaha diwilayah Kabupaten Kampar.
Hal ini dikatakan Bupati Kampar Azis Zaenal ketika Bersilahturrahmi bersama 48 Perusahaan dan Industri yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kampar, beberapa waktu yang lalu
Selain itu Azis Zaenal mengatakan diharapkan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pelaku Usaha, Pemda Kampar berkewajiban melindungi dan menciptakan kenyamanan berusaha bagi pelaku usaha dan industri, serta yang paling penting adalah memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi perizinan yang berlaku.
Dengan demikian sudah saatnya kita Pemerintah Kabupaten Kampar menyentuh hati pelaku usaha dan industri untuk mau berinvestasi diwilayah Kabupaten Kampar ini ujarnya.
Lebih lanjut Azis Zaenal mengatakan perusahaan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kampar berkewajiban memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan Undang-Undang, seperti taat pajak, izin prinsip harus sesuai dengan izin operasi perusahaan dan industri ujarnya.
Azis Zaenal juga mengharapkan perusahaan dan industri untuk mengutamakan memakai tenaga kerja dari Kabupaten Kampar minimal peraturan Daerah mewajibkan 40-60 persen memakai tenaga lokal, dengan diberdayakannya tenaga kerja lokal, berarti Pelaku usaha ikut mengurangi jumlah pengangguran yang ada dikabupaten Kampar ucapnya.
Dalam kesempatan acara tersebut Azis Zaenal juga mengharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkompeten untuk segera melakukan langkah-langkah untuk memudahkan prosedur perizinan dan pengurusan bagi perusahaan dan industri yang ingin membuka usaha diwilayah Kabupaten Kampar.
Azis Zaenal juga mengungkapkan impiannya untuk membuka lahan khusus areal industri dikabupaten Kampar, karena sebuah negara mampu maju dan berkembang apabila ditopang dengan kemajuan bidang industri, hal ini diperlukan upaya yang sungguh-sunguh dari Pihak Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menyediakan lahan dan prasarana lain pendukung.
Selama ini Pendapatan Daerah di Kabupaten Kampar banyak bergantung kepada sektor bagi hasil migas (minyak dan gas). Wilayah kerja migas di Riau banyak terdapat di Kampar hanya blok Kampar saja yang tidak ada di Kampar.
Di Kabupaten Kampar juga terdapat kebun sawit yang cukup luas, Namun sekarang pendapatan Migas dan kelapa sawit tidak seksi lagi (tidak menjanjikan lagi). Untuk itu perlu Pemerintah menggali potensi-potensi lain karena memang banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Kampar.
Demikian disampaikan Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, AP, MSi saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2018 di Balai Bupati Kampar, Rabu (21/12).
Disampaikan Pj Bupati Kampar, di Kabupaten Kampar yang memiliki kebun sawit yang begitu luas tapi disatu sisi belum ada BUMD yang bergerak di bidang pengolahan sawit (PKS). “Oleh sebab itu saya mendorong agar kita sama-sama menggali potensi yang ada untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,†ujarnya.

Ket. Poto : Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, AP, MSi saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2018 di Balai Bupati Kampar, Rabu (21/12).
Salah satu potensi yang patut digali di Kabupaten adalah potensi pariwisata karena Kabupaten Kampar adalah yang terbanyak potensi pariwisatanya di Riau. Berbicara pariwisata bukan hanya soal pembangunan sarana pariwisata saja tapi secara keseluruhan bagaimana berbicara infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan multiplier effects yang ditimbulkan sektor pariwisata itu.
Oleh sebab itu ia juga menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan FKP Rancangan Awal RKPD sehingga bisa memberikan masukan dari berbagai pihak untuk kesempurnaan RKPD tahun 2018. “Kedepan kita berharap konsistensi antara perencanaan dan penganggaran bisa terus terbangun,†ujarnya sambil mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dalam membangun.
Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan dalam ekpose yang disampaikannya di hadapan peserta FKP, menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk menyampaikan Rancangan Kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018 dan mendapatkan saran dan masukan guna penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2018.
Disampaikan Azwan, bahwa untuk menjamin sinergisitas program pembangunan nasional dan daerah, RKPD 2017 berdasarkan arah kebijakan pembangunan daerah dengan memperhatikan prioritas dan sasaran pembangunan nasional yang mengacu kepada SPM (Standar Pelayanan Minimal) bidang yakni bidang Pendidikan; Kesehatan; Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman; Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat; dan Sosial serta mengacu kepada Prioritas pembangunan daerah lainnya.
Pada kesempatan tersebut banyak masukan yang disampaikan oleh peserta FKG seperti disampaikan oleh Ketua Baznas Daerah Basri Rasyid, Tokoh Agama Ustad Jhon Afrizal, Ketua STIE Bangkinang Zamhir Basem, Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Aliman Makmur, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Syamsul Bahri, Ketua KONI Kabupaten Kampar Abdul Gaffar dan peserta lainnya.
Rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik ini terdiri dari pembukaan dan rapat pleno. Rapat pleno diisi dengan penyampaian ekpose Kepala Bappeda Kampar Ir. H. Azwan tentang Arah dan Prioritas Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018. Ekposes dari Tim Ahli Universitas Riau yang disampaikan DR. Tri Sukirno Putro Tentang Kerangka Ekonomi Makro Kabupaten Kampar. Ekpose oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Syahrul Aidi tentang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Kampar untuk Rancangan Awal RKPD Tahun 2018.
Kemudian dilanjutkan dengan merumuskan rencana Prioritas Pembangunan Tahun 2018 dan menetapkan Tema Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018 dan penandatangan Berita Acara Kesepakatan Prioritas Pembangunan Tahun 2018.
PAD terbesar Kampar Dari Penyertaan Modal
Pendapatan asli daerah di Kabupaten Kampar selama ini masih didominasi dari penyertaan modal yang dilakukan pemerintah Kampar terhadap beberapa bank dan pihak ketiga lainnya.
Penyertaan modal yang dilakukan pada beberapa bank diantaranya Bank Riau Kepri, Bank Bukopin, PT BSP , PT BPRS menghasilkan 40 s.d 45 miliar rupiah pertahunnya, sementara itu PAD dari perusahaan daerah dan dinas instansi masih belum signifikan.
Untuk itu beberapa tahun ini Pemkab Kampar selalu berusaha mendorong dan memotivasi perusahaan daerah untuk bisa bangkit dan mandiri sehingga menghasilkan pendapatan untuk daerah "ujar Bupati Kampar Aziz Zainal melalui Nurbit, S.IP, MH Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar jum at [09/06/2017]
Nurbit menyatakan, saat ini Kabuapaten Kampar mempunyai empat perusahaan daerah(PD), yaitu PD Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu, PD Air Minum (PDAM) Tirta Kampar, PD Kampar Aneka Karya (KAK) yang membawahi unit usaha taman rekreasi Kampung Stanum, PKS Batu Langkah dan Aneka Press, PD Bumi Kampar sumber Energi (BKSE), sayangnya belum semua perusahaan daerah ini mampu menghasilkan PAD, bahkan sebagian besar dari perusahaan ini masih mengantungkan dirinya kepada APBD.
Padahal PD ini sebagaimana layaknya BUMN sebagaimana diatur dalam UU nomor 5 tahun 1962 tentang peran BUMD memiliki fungsi yang sangat startegis bagi pembangunan daerah dengan menghasilkan sumber pendapatan bagi keuangan daerah.
Pemkab Kampar menurutnya juga sudah melakukan berbagai upaya, seperti meminta semua PD melakukan rekontruksi manajemen dan meningkatkan kualiatas serta kinerja pegawai. Seperti yang dilakukan oleh PD KAK dengan melakukan basic management training bagi seluruh karyawannya, juga mengoptmilakan semua potensi 'PD KAK sendiri kita targetkan mulai tahun 2017 ini harus mampu setorkan setidaknya Rp 800 juta dan harus meningkat pada tahun tahun berikutnya 'ujarnya
Pemkab Kampar juga akan memberikan reward bagi perusahaan daerah yang mampu menyetorkan PAD bagi Kampar ' katanya mengakhiri
ADV/BUMD/Diskominfo
Hal ini dikatakan Bupati Kampar Azis Zaenal ketika Bersilahturrahmi bersama 48 Perusahaan dan Industri yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kampar, beberapa waktu yang lalu
Selain itu Azis Zaenal mengatakan diharapkan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pelaku Usaha, Pemda Kampar berkewajiban melindungi dan menciptakan kenyamanan berusaha bagi pelaku usaha dan industri, serta yang paling penting adalah memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi perizinan yang berlaku.
Dengan demikian sudah saatnya kita Pemerintah Kabupaten Kampar menyentuh hati pelaku usaha dan industri untuk mau berinvestasi diwilayah Kabupaten Kampar ini ujarnya.
Lebih lanjut Azis Zaenal mengatakan perusahaan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kampar berkewajiban memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan Undang-Undang, seperti taat pajak, izin prinsip harus sesuai dengan izin operasi perusahaan dan industri ujarnya.
Azis Zaenal juga mengharapkan perusahaan dan industri untuk mengutamakan memakai tenaga kerja dari Kabupaten Kampar minimal peraturan Daerah mewajibkan 40-60 persen memakai tenaga lokal, dengan diberdayakannya tenaga kerja lokal, berarti Pelaku usaha ikut mengurangi jumlah pengangguran yang ada dikabupaten Kampar ucapnya.
Dalam kesempatan acara tersebut Azis Zaenal juga mengharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkompeten untuk segera melakukan langkah-langkah untuk memudahkan prosedur perizinan dan pengurusan bagi perusahaan dan industri yang ingin membuka usaha diwilayah Kabupaten Kampar.
Azis Zaenal juga mengungkapkan impiannya untuk membuka lahan khusus areal industri dikabupaten Kampar, karena sebuah negara mampu maju dan berkembang apabila ditopang dengan kemajuan bidang industri, hal ini diperlukan upaya yang sungguh-sunguh dari Pihak Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menyediakan lahan dan prasarana lain pendukung.
Selama ini Pendapatan Daerah di Kabupaten Kampar banyak bergantung kepada sektor bagi hasil migas (minyak dan gas). Wilayah kerja migas di Riau banyak terdapat di Kampar hanya blok Kampar saja yang tidak ada di Kampar.
Di Kabupaten Kampar juga terdapat kebun sawit yang cukup luas, Namun sekarang pendapatan Migas dan kelapa sawit tidak seksi lagi (tidak menjanjikan lagi). Untuk itu perlu Pemerintah menggali potensi-potensi lain karena memang banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Kampar.
Demikian disampaikan Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, AP, MSi saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2018 di Balai Bupati Kampar, Rabu (21/12).
Disampaikan Pj Bupati Kampar, di Kabupaten Kampar yang memiliki kebun sawit yang begitu luas tapi disatu sisi belum ada BUMD yang bergerak di bidang pengolahan sawit (PKS). “Oleh sebab itu saya mendorong agar kita sama-sama menggali potensi yang ada untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,†ujarnya.
Ket. Poto : Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, AP, MSi saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2018 di Balai Bupati Kampar, Rabu (21/12).
Salah satu potensi yang patut digali di Kabupaten adalah potensi pariwisata karena Kabupaten Kampar adalah yang terbanyak potensi pariwisatanya di Riau. Berbicara pariwisata bukan hanya soal pembangunan sarana pariwisata saja tapi secara keseluruhan bagaimana berbicara infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan multiplier effects yang ditimbulkan sektor pariwisata itu.
Oleh sebab itu ia juga menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan FKP Rancangan Awal RKPD sehingga bisa memberikan masukan dari berbagai pihak untuk kesempurnaan RKPD tahun 2018. “Kedepan kita berharap konsistensi antara perencanaan dan penganggaran bisa terus terbangun,†ujarnya sambil mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dalam membangun.
Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan dalam ekpose yang disampaikannya di hadapan peserta FKP, menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk menyampaikan Rancangan Kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018 dan mendapatkan saran dan masukan guna penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2018.
Disampaikan Azwan, bahwa untuk menjamin sinergisitas program pembangunan nasional dan daerah, RKPD 2017 berdasarkan arah kebijakan pembangunan daerah dengan memperhatikan prioritas dan sasaran pembangunan nasional yang mengacu kepada SPM (Standar Pelayanan Minimal) bidang yakni bidang Pendidikan; Kesehatan; Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman; Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat; dan Sosial serta mengacu kepada Prioritas pembangunan daerah lainnya.
Pada kesempatan tersebut banyak masukan yang disampaikan oleh peserta FKG seperti disampaikan oleh Ketua Baznas Daerah Basri Rasyid, Tokoh Agama Ustad Jhon Afrizal, Ketua STIE Bangkinang Zamhir Basem, Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Aliman Makmur, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Syamsul Bahri, Ketua KONI Kabupaten Kampar Abdul Gaffar dan peserta lainnya.
Rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik ini terdiri dari pembukaan dan rapat pleno. Rapat pleno diisi dengan penyampaian ekpose Kepala Bappeda Kampar Ir. H. Azwan tentang Arah dan Prioritas Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018. Ekposes dari Tim Ahli Universitas Riau yang disampaikan DR. Tri Sukirno Putro Tentang Kerangka Ekonomi Makro Kabupaten Kampar. Ekpose oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Syahrul Aidi tentang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Kampar untuk Rancangan Awal RKPD Tahun 2018.
Kemudian dilanjutkan dengan merumuskan rencana Prioritas Pembangunan Tahun 2018 dan menetapkan Tema Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2018 dan penandatangan Berita Acara Kesepakatan Prioritas Pembangunan Tahun 2018.
PAD terbesar Kampar Dari Penyertaan Modal
Pendapatan asli daerah di Kabupaten Kampar selama ini masih didominasi dari penyertaan modal yang dilakukan pemerintah Kampar terhadap beberapa bank dan pihak ketiga lainnya.
Penyertaan modal yang dilakukan pada beberapa bank diantaranya Bank Riau Kepri, Bank Bukopin, PT BSP , PT BPRS menghasilkan 40 s.d 45 miliar rupiah pertahunnya, sementara itu PAD dari perusahaan daerah dan dinas instansi masih belum signifikan.
Untuk itu beberapa tahun ini Pemkab Kampar selalu berusaha mendorong dan memotivasi perusahaan daerah untuk bisa bangkit dan mandiri sehingga menghasilkan pendapatan untuk daerah "ujar Bupati Kampar Aziz Zainal melalui Nurbit, S.IP, MH Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar jum at [09/06/2017]
Nurbit menyatakan, saat ini Kabuapaten Kampar mempunyai empat perusahaan daerah(PD), yaitu PD Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu, PD Air Minum (PDAM) Tirta Kampar, PD Kampar Aneka Karya (KAK) yang membawahi unit usaha taman rekreasi Kampung Stanum, PKS Batu Langkah dan Aneka Press, PD Bumi Kampar sumber Energi (BKSE), sayangnya belum semua perusahaan daerah ini mampu menghasilkan PAD, bahkan sebagian besar dari perusahaan ini masih mengantungkan dirinya kepada APBD.
Padahal PD ini sebagaimana layaknya BUMN sebagaimana diatur dalam UU nomor 5 tahun 1962 tentang peran BUMD memiliki fungsi yang sangat startegis bagi pembangunan daerah dengan menghasilkan sumber pendapatan bagi keuangan daerah.
Pemkab Kampar menurutnya juga sudah melakukan berbagai upaya, seperti meminta semua PD melakukan rekontruksi manajemen dan meningkatkan kualiatas serta kinerja pegawai. Seperti yang dilakukan oleh PD KAK dengan melakukan basic management training bagi seluruh karyawannya, juga mengoptmilakan semua potensi 'PD KAK sendiri kita targetkan mulai tahun 2017 ini harus mampu setorkan setidaknya Rp 800 juta dan harus meningkat pada tahun tahun berikutnya 'ujarnya
Pemkab Kampar juga akan memberikan reward bagi perusahaan daerah yang mampu menyetorkan PAD bagi Kampar ' katanya mengakhiri
ADV/BUMD/Diskominfo
| Editor | : | Tis-ADV/BUMD/Diskominfo |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan