Peringatan Hari Lahir Pancasila
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usau
upacara pada peringatan hari Lahir Pancasila di halaman upacara Kantor
Gubernur Riau, Kamis (1/6/2017).
Gubri ArsyadJuliandi Rachman : Pancasila jadi benteng persatuan keberagaman.
Kamis 01 Juni 2017, 21:29 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usau
upacara pada peringatan hari Lahir Pancasila di halaman upacara Kantor
Gubernur Riau, Kamis (1/6/2017).
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman jadi inspektur upacara pada peringatan hari Lahir Pancasila di halaman upacara Kantor Gubernur Riau, Kamis (1/6/2017).
Pada kesempatan ini, Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) membacakan sambutan dari Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang dipidatokan Presiden RI pertama Ir Soekarno. Piagam Jakarta pada 22 Juni dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.
"Harus diingatkan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Marauke adalah keberagaman," kata Andi Rachman, saat membacakan sambutan Presiden.
Dari Mianggas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama dan kepercayaan itulah kebhineka tunggal ikaan.
Meski begitu paparnya, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Disebutkan kebhinekaan itu pun kini sedang diuji. Saat ini, ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan.
Selain itu disebutkan juga, saat ini sikap yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan media sosial yang banyak mengagungkan hoax alias kabar bohong.
Melalui sambutan Presiden tersebut, masyarakat diingatkan agar belajar dari pengamalan buruk dari negara lain, yang dihantui oleh radikalisme, konplik sosial, terorisme dan perang saudara. Melalui bingkai Bhineka Tunggal Ika, diharapkan bangsa Indonesia diharapkan bisa terhindar dari masalah tersebut.
Kemudian seluruh khalayak, pemuka agama, para pendidik, pelaku seni, budayawan, pelaku media, jajaran birokrasi serta berbagai komponen masyarakat lainnya bersama-sama berkomitmen menguatkan lagi nilai-nilai kepancasilaan.
"Telah diundangkan peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang unit kerja Presiden pembinaan ideologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program menjadi bagian integral dari pengamalan Pancasila," papar Andi.
Pada kesempatan ini, Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) membacakan sambutan dari Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang dipidatokan Presiden RI pertama Ir Soekarno. Piagam Jakarta pada 22 Juni dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.
"Harus diingatkan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Marauke adalah keberagaman," kata Andi Rachman, saat membacakan sambutan Presiden.
Dari Mianggas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama dan kepercayaan itulah kebhineka tunggal ikaan.
Meski begitu paparnya, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Disebutkan kebhinekaan itu pun kini sedang diuji. Saat ini, ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan.
Selain itu disebutkan juga, saat ini sikap yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan media sosial yang banyak mengagungkan hoax alias kabar bohong.
Melalui sambutan Presiden tersebut, masyarakat diingatkan agar belajar dari pengamalan buruk dari negara lain, yang dihantui oleh radikalisme, konplik sosial, terorisme dan perang saudara. Melalui bingkai Bhineka Tunggal Ika, diharapkan bangsa Indonesia diharapkan bisa terhindar dari masalah tersebut.
Kemudian seluruh khalayak, pemuka agama, para pendidik, pelaku seni, budayawan, pelaku media, jajaran birokrasi serta berbagai komponen masyarakat lainnya bersama-sama berkomitmen menguatkan lagi nilai-nilai kepancasilaan.
"Telah diundangkan peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang unit kerja Presiden pembinaan ideologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program menjadi bagian integral dari pengamalan Pancasila," papar Andi.
| Editor | : | |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama