Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Pasar Ramadhan
Wako Sidak Di Kawasan Ronggowarsito, Pastikan Takjil Bebas Dari Zat Berbahaya
Selasa 30 Mei 2017, 22:53 WIB
Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai peninjauan pasar Ramadan Jalan Ronggowarsito Pekanbaru, Senin (29/5/2017).
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Wali Kota Pekanbaru Firdaus memastikan aneka takjil yang diperdagangkan oleh masyarakat di Pasar Ramadan di Jalan Ronggowarsito setempat aman dari bahan berbahaya seperti Rodamin B dan Borax.

"Kita bersama dinas teknis yakni BPOM, Disperindag saat ini melakukan peninjauan pasar Ramadan Jalan Ronggowarsito untuk memastikan semua yang dijual selama tidak mengandung bahan berbahaya," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai peninjauan sore hari di Pekanbaru, Senin (29/5/2017).

Ia menjelaskan tujuan sidak ini ingin memberikan rasa aman bagi warga Pekanbaru yang akan membeli aneka takjil diperjual belikan di setiap sudut kota.

Karena katanya bukan tidak mungkin akibat ketidaktahuan atau justru kesengajaan bahan baku pembuat makanan takjil ini mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan.

Firdaus bersyukur karena dari peninjauan hari pertama tersebut tidak satupun bahan takjil Ramadan di Ronggowarsito mengandung bahan berbahaya.

"Tadi saya sudah dilapori makanan takjil dan sebagainya yang diperdagangkan di Jalan Ronggowarsito ini bebas dari bahan berbahaya," ujarnya.

Namun demikian Firdaus mengimbau agar para pedagang takjil tetap memperhatikan dan mengindahkan penggunaan bahan pewarna dan pengawet makanan. Bukan hari itu saja akan tetapi hingga Ramadan usai.

Firdaus mencontohkan bahan berbahaya yang perlu diwaspadai yakni pewarna kain Rodamin B yang sering dipakai untuk membuat es delima. Cirinya sangat mudah dikenal dari warna yang ditampilkan lebih cerah, dan kontras.

"Mari pedagang secara sadar gunakanlah bahan yang dianjurkan, demikian juga pelaku usaha yang mendistribusikan jangan coba-coba memakai bahan berbahaya," tegasnya.

Ia menambahkan pengecekan pasar Ramadan ini akan terus dilakukan secara bergiliran ke semua tempat-tempat penjual takjil yang ada di Pekanbaru.

"Kami sudah jadwalkan semua akan dicek, hingga menjelang akhir Ramadan, bagi yang belum jangan coba-coba melanggar,” ingatnya menambahkan.



Editor : Tis-r Humas
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top