Kualitas Guru
Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi: Guru dituntut untuk memiliki standar kompetensi mengajar yang oleh pemerintah diprogramkan dalam bentuk sertifikasi guru.
Pj Bupati Syahrial Abdi, Minta Guru di Kampar Tingkatkan Kualitas
Rabu 12 April 2017, 22:23 WIB
BANGKINANG RIAUMADANI. com - Guru dituntut untuk memiliki standar kompetensi mengajar yang oleh pemerintah diprogramkan dalam bentuk sertifikasi guru. Penyerahan sertifikasi guru merupakan bentuk perbaikan terhadap kesejahteraan guru. Di samping itu guru diharapkan mengingkatkan kualitasnya dalam mengajar.
Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Kampar Syahrial Abdi ketika menyerahkan tunjangan sertifikasi profesi guru tingkat SD, SMP dan SMA di Kabupaten Kampar tahun 2017 di Gedung Guru, Rabu (12/4/2017).
Abdi menyampaikan, sertifikasi juga membantu guru meningkatkan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik agar mampu bersaing serta melalui mekanis teknis yang telah diatur oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar.
Ia menambahkan, mutu seorang guru sangat ditentukan dengan sertifikasi karena persaingan untuk menjadi guru yang bermutu sangat ditentukan berdasarkan sertifikasi dan uji kompetensi.
"Diharapkan seluruh guru yang ada di Kabupaten Kampar harus telah memiliki sertifikasi untuk menjawab tantangan dimasa yang akan datang. Hari ini konteks sertifikasi adalah bagaimana menguatkan dan meningkatkan kompetensi, agar anak didik kita mengenyam pendidikan dari tenaga pendidik yang kompeten," tegas Abdi.
Lebih lanjut dikatakan, tunjangan profesi guru (TPG) merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan guru yang berupa tunjangan profesi yang besarnya setara dengan satu kali gaji pokok bagi guru yang diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah pada tingkat, masa kerja, dan kualifikasi yang sama.
Mulai tahun anggaran 2012, penyaluran tunjangan profesi bagi guru non PNS dan guru binaan provinsi dibayarkan melalui dana dekonsentrasi, baik untuk guru lulusan sertifikasi tahun 2011 maupun lulusan tahun sebelumnya.
Tunjangan profesi dimaksudkan untuk peningkatan kualitas guru PNSD sebagai penghargaan atas profesionalitas untuk mewujudkan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen antara lain mengangkat martabat guru, meningkatkan kompetensi guru, memajukan profesi guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.
Tunjangan profesi yang dibayarkan melalui dana dekonsentrasi adalah tunjangan yang diberikan bagi guru bukan PNS dan guru PNS yang menjadi binaan Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan, yang diangkat oleh pemerintah daerah atau yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan baik yang mengajar di sekolah negeri maupun sekolah swasta, serta yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir dalam sambutannya mengatakan, selama ini kita memandang guru sebagai profesi yang mulia, namun aspek peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi masih kalah dengan profesi lainnya.
"Maka dengan diserahkannya tunjangan profesi guru tingkat SD, SMP dan SMA Kabupaten Kampar tahun 2017 mampu menambah kesejahteraan guru di Kabupaten Kampar, selain itu dengan adanya tunjangan guru diharapkan guru di Kabupaten Kampar segera meningkatkankan kompetensinya demi kemajuan dunia pendidikan," ungkap Yasir.
Dalam kesempatan itu Yasir juga membeberkan bahwa hingga saat ini baru Kabupaten Kampar yang telah menyerahkan tunjangan profesi guru. Sedangakan di kabupaten lain belum diserahkan.
"Hal ini patut kita berikan apresiasi yang baik terhadap kesungguhan pemerintah daerah dalam memikirkan nasib guru," ujar Yasir.
Adapun jumlah guru yang telah memiliki sertifikasi sebanyak 3.835 orang, tetapi yang dapat dikeluarkan tunjangan profesi guru hanya 3.055 orang. Sisanya menunggu penyelesaian administrasi.(adv/humas)
Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Kampar Syahrial Abdi ketika menyerahkan tunjangan sertifikasi profesi guru tingkat SD, SMP dan SMA di Kabupaten Kampar tahun 2017 di Gedung Guru, Rabu (12/4/2017).
Abdi menyampaikan, sertifikasi juga membantu guru meningkatkan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik agar mampu bersaing serta melalui mekanis teknis yang telah diatur oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar.
Ia menambahkan, mutu seorang guru sangat ditentukan dengan sertifikasi karena persaingan untuk menjadi guru yang bermutu sangat ditentukan berdasarkan sertifikasi dan uji kompetensi.
"Diharapkan seluruh guru yang ada di Kabupaten Kampar harus telah memiliki sertifikasi untuk menjawab tantangan dimasa yang akan datang. Hari ini konteks sertifikasi adalah bagaimana menguatkan dan meningkatkan kompetensi, agar anak didik kita mengenyam pendidikan dari tenaga pendidik yang kompeten," tegas Abdi.
Lebih lanjut dikatakan, tunjangan profesi guru (TPG) merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan guru yang berupa tunjangan profesi yang besarnya setara dengan satu kali gaji pokok bagi guru yang diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah pada tingkat, masa kerja, dan kualifikasi yang sama.
Mulai tahun anggaran 2012, penyaluran tunjangan profesi bagi guru non PNS dan guru binaan provinsi dibayarkan melalui dana dekonsentrasi, baik untuk guru lulusan sertifikasi tahun 2011 maupun lulusan tahun sebelumnya.
Tunjangan profesi dimaksudkan untuk peningkatan kualitas guru PNSD sebagai penghargaan atas profesionalitas untuk mewujudkan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen antara lain mengangkat martabat guru, meningkatkan kompetensi guru, memajukan profesi guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.
Tunjangan profesi yang dibayarkan melalui dana dekonsentrasi adalah tunjangan yang diberikan bagi guru bukan PNS dan guru PNS yang menjadi binaan Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan, yang diangkat oleh pemerintah daerah atau yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan baik yang mengajar di sekolah negeri maupun sekolah swasta, serta yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir dalam sambutannya mengatakan, selama ini kita memandang guru sebagai profesi yang mulia, namun aspek peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi masih kalah dengan profesi lainnya.
"Maka dengan diserahkannya tunjangan profesi guru tingkat SD, SMP dan SMA Kabupaten Kampar tahun 2017 mampu menambah kesejahteraan guru di Kabupaten Kampar, selain itu dengan adanya tunjangan guru diharapkan guru di Kabupaten Kampar segera meningkatkankan kompetensinya demi kemajuan dunia pendidikan," ungkap Yasir.
Dalam kesempatan itu Yasir juga membeberkan bahwa hingga saat ini baru Kabupaten Kampar yang telah menyerahkan tunjangan profesi guru. Sedangakan di kabupaten lain belum diserahkan.
"Hal ini patut kita berikan apresiasi yang baik terhadap kesungguhan pemerintah daerah dalam memikirkan nasib guru," ujar Yasir.
Adapun jumlah guru yang telah memiliki sertifikasi sebanyak 3.835 orang, tetapi yang dapat dikeluarkan tunjangan profesi guru hanya 3.055 orang. Sisanya menunggu penyelesaian administrasi.(adv/humas)
| Editor | : | Tis-SK |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau