Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Korupsi Pengadaan Buku
Tiga Terdakwa Korupsi Pengadaan Buku Kantor PADE Dumai di Tuntut 18 dan 20 Bulan
Selasa 04 April 2017, 21:49 WIB
pOTO Ilustrasi

PEKANBARU,RIAUMADANI. com -Terbukti melakukan perbuatan tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan buku di Kantor Perpustakaan Arsip Data Elektronik (PADE) Kota Dumai. Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Dumai serta seorang distributor pengadaan dinyatakan jaksa bersalah dan dijatuhi hukuman.

Ketiga terdakwa ‎Rojali Umar, mantan Kepala Kantor PADE Kota Dumai. Kemudian Syahdi, selaku PPTK dan Samsul Rizal, distributor pengadaan yang dikenakan sanksi pelanggaran Pasal 3 UU Tipikor tahun 1999 tentang korupsi. Dijatuhi tuntutan oleh jaksa penuntut dengan pidana penjara selama 18 bulan dan 20 bulan kurungan.

Amar tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andriansyah SH, Dewa Awatara SH dalam ruang sidang Cakra Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (4/4/17) Ketiganya sudah mengembalikan dengan menitipkan uang kerugian negara.

"Menuntut terdakwa Rojali Umar dan Syahdi dengan pidana penjara masing selama 1 tahun 6 bulan denda Rp50 juta atau subsider 5 bulan. Terdakwa Syamsul Rizal dijatuhi tuntutan hukuman selama 1 tahun 8 bulan denda Rp100 juta subsider 6 bulan," terang JPU Dewa dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlia P SH.

Usai sidang, kuasa hukum terdakwa Yosi Madagi SH, Zamrud SH dan Rajab SH meminta waktu sepekan mengajukan pembelaan (pledoi).

Seperti diketahui, pengadaan kegiatan tersebut terjadi tahun 2014 lalu. Dimana kegiatan pada pelaksanaan langsung dari Pemko Dumai.

Ketiga terdakwa didakwa telah memperkaya diri sendiri dan orang lain. Sehingga berdasarkan hasil audit BPKP ditemukan kerugian negara sebesar Rp 190 lebih.




Editor : KHUSRI
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top