Hadiri Dauroh Akbar
Ket Foto : PJ Bupati Syahrial Abdi, Bupati terpilih Azis Zaenal saat
menerima cenderamata berupa buku dari Ustad Dr Firanda Andirja, Lc, MA,
usai Dauroh Akbar.
Pj Bupati Syahrial Abdi dan Bupati Terpilih Kampar Aziz Zainal Hadiri Dauroh Akbar
Senin 03 April 2017, 23:13 WIB
Ket Foto : PJ Bupati Syahrial Abdi, Bupati terpilih Azis Zaenal saat
menerima cenderamata berupa buku dari Ustad Dr Firanda Andirja, Lc, MA,
usai Dauroh Akbar.
BANGKINANG RIAUMADANI. com - Pemerintah Kabupaten Kampar bersama pengurus dan jamaah Markaz Islamic Center Bangkinang Kota gelar Dauroh Akbar tahunan.
Ikut hadir diantaranya Bupati Kampar terpilih H. Aziz Zainal, Forkopimda Kampar, Kepala OPD dan ribuan jamaah dari berbagai kalangan memadati Masjid Jami’ Markaz Islami Bangkinang Kota.
Pj Bupati Syahrial Abdi berharap melalui Dauroh Akbar Tahunan ini dapat menjadikan Kabupaten Kampar benar-benar menjadi Negeri Serambi Mekkah di Riau yang dikenal dengan masyarakatnya yang agamis dan berbudaya.
"Semoga kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran serta memperdalam keimanan kepada Allah SWT melalui pekan Dauroh ini dan menjadi pembelajaran untuk diamalkan dalam hidupan sehari-hari," ujar Pj. Bupati.
Selain itu Bupati terpilih Kabupaten Kampar Aziz Zainal yang juga hadir menyampaikan, ke depan dimasjid yang megah dan cantik ini ke depannya akan kita percantik lagi dengan kegiatan ke agamaan dan lainnya.
Sementara itu, Ustadz DR. Firanda Andirja, Lc, MA dalam tausiahnya mengatakan menyangkut soal Akidah hendaknya harus bersumber dari Al quran dan As-sunnah atau Hadits sebagai landasan hukum yang harus diikuti sebagai petunjuk.
"Apabila ada permasalahan maka kembalikan pada Alquran dan Sunnah untuk penyelesaiannya dan jangan mengambil dalil dari selain dua pegangan kita tersebut. Apalagi menyangkut akidah merupakan hal yang sangat prinsip, harus ada dalil dari al quran dan hadits dalam mengambil keputusan dan penyelesaian permasalahannya," ungkapnya.
Selain dua hal itu, lanjutnya jangan dijadikan dalil atau landasan hukum sekalipun itu mimpi yang baik seperti mimpi disuruh berbakti pada orang tua atau bertemu dengan nabi dan lainnya, walaupun mimpi yang baik jangan dijadikan sebagai dalil, bahkan harus ditanyakan dahulu pada seorang ulama yang mengerti hukum agama agar diselaraskan dengan ajaran agama.
"Termasuk menyangkut soal tradisi yang sudah lazim dan menjadi kebiasaan kita, kalau tradisi yang baik baru kita pertahankan tetapi tradisi yang salah harus ditinggalkan seperti Nabi Ibrahim sampai pada zaman Rssulullah, pernah menegur suatu kaum yang telah lama menyembah berhala sebagaimana tradisi nenek moyangnya telah menjalankan itu sebagai kepercayaan," tambah Ustad Firanda.
"Suatu hal yang sangat salah dan sesat tradisi tersebut karena itu kembali pada ajaran Al quran dan As-sunnah kalau kita bicara masalah akidah sebagai petunjuk ke jalan yang benar,"ujar Ustadz.
Ikut hadir diantaranya Bupati Kampar terpilih H. Aziz Zainal, Forkopimda Kampar, Kepala OPD dan ribuan jamaah dari berbagai kalangan memadati Masjid Jami’ Markaz Islami Bangkinang Kota.
Pj Bupati Syahrial Abdi berharap melalui Dauroh Akbar Tahunan ini dapat menjadikan Kabupaten Kampar benar-benar menjadi Negeri Serambi Mekkah di Riau yang dikenal dengan masyarakatnya yang agamis dan berbudaya.
"Semoga kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran serta memperdalam keimanan kepada Allah SWT melalui pekan Dauroh ini dan menjadi pembelajaran untuk diamalkan dalam hidupan sehari-hari," ujar Pj. Bupati.
Selain itu Bupati terpilih Kabupaten Kampar Aziz Zainal yang juga hadir menyampaikan, ke depan dimasjid yang megah dan cantik ini ke depannya akan kita percantik lagi dengan kegiatan ke agamaan dan lainnya.
Sementara itu, Ustadz DR. Firanda Andirja, Lc, MA dalam tausiahnya mengatakan menyangkut soal Akidah hendaknya harus bersumber dari Al quran dan As-sunnah atau Hadits sebagai landasan hukum yang harus diikuti sebagai petunjuk.
"Apabila ada permasalahan maka kembalikan pada Alquran dan Sunnah untuk penyelesaiannya dan jangan mengambil dalil dari selain dua pegangan kita tersebut. Apalagi menyangkut akidah merupakan hal yang sangat prinsip, harus ada dalil dari al quran dan hadits dalam mengambil keputusan dan penyelesaian permasalahannya," ungkapnya.
Selain dua hal itu, lanjutnya jangan dijadikan dalil atau landasan hukum sekalipun itu mimpi yang baik seperti mimpi disuruh berbakti pada orang tua atau bertemu dengan nabi dan lainnya, walaupun mimpi yang baik jangan dijadikan sebagai dalil, bahkan harus ditanyakan dahulu pada seorang ulama yang mengerti hukum agama agar diselaraskan dengan ajaran agama.
"Termasuk menyangkut soal tradisi yang sudah lazim dan menjadi kebiasaan kita, kalau tradisi yang baik baru kita pertahankan tetapi tradisi yang salah harus ditinggalkan seperti Nabi Ibrahim sampai pada zaman Rssulullah, pernah menegur suatu kaum yang telah lama menyembah berhala sebagaimana tradisi nenek moyangnya telah menjalankan itu sebagai kepercayaan," tambah Ustad Firanda.
"Suatu hal yang sangat salah dan sesat tradisi tersebut karena itu kembali pada ajaran Al quran dan As-sunnah kalau kita bicara masalah akidah sebagai petunjuk ke jalan yang benar,"ujar Ustadz.
| Editor | : | Tis.RP |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau