Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Kampar Kabupaten Pertama Serahkan Laporan Keuangan 2016 ke BPK RI Perwakilan Riau
Sabtu 01 April 2017, 00:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Kampar tercatat sebagai kabupaten pertama yang menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau.
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Pemerintah Kabupaten Kampar tercatat sebagai kabupaten pertama yang menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau.

Hal itu dikatakan Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka dalam sambutannya pada acara laporan penyerahan keuangan Kabupaten Kampar tahun 2016 kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau di gedung BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Kamis (30/3/2017).

Hari Purwaka menyampaikan, hal ini memiliki nilai tambah atas upaya keseriusan Pemkab Kampar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Turut hadir pada acara ini Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Kepala Bappeda Kampar Azwan, serta pejabat terkait lainnya. Laporan tersebut diserahkan Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi dan diterima langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka.

Di samping itu kata Hari, dilihat dari pencapaian dari tahun 2010 Kabupaten Kampar mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dengan penurunan pengecualian semakin tahun semakin menurun. "Tinggal pada tahun 2016 ini hanya satu item saja yakni dalam pengelolaan aset daerah," ujar Hari.

Ia mengharapkan agar Kabupaten Kampar serius mendalami serta menelusuri aset daerah hingga kedepan predikat itu tidak lagi melekat dan aset daerah Kabupaten Kampar dapat teriventarisir dengan baik.

Sementara itu Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi mengatakan, Pemkab Kampar kembali mampu lebih cepat memberikan laporan keuangan ini kepada BPK RI  Perwakilan Provinsi Riau yakni melaporkannya pada akhir bulan Maret. Menurut Abdi, ini menjadi kebiasaan Pemkab Kampar. "Tetapi kami optimis ditahun mendatang Kabupaten Kampar akan berbenah dan berusaha melaporkan laporan ini secepatnya. Memang ada beberapa kelemahan kami dalam mempersiapkan laporan ini," bebernya.

Setelah menyerahkan laporan ini, maka Kabupaten Kampar tinggal menunggu proses selanjutnya yakni menerima tim BPK RI yang akan bekerja di Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut Abdi mengatakan, saat ini Kabupaten Kampar ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berusaha untuk komunikatif dalam pelaporan keuangan. "Disadari bahwa masih ada dua SKPD yakni
Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang masih belum menemukan cara berkomunikasi dengan BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau," pungkas Abdi. (Advertorial/Humas Kampar)




Editor :
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top