Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
Retribusi Parkir Pekanbarur
Realisasi Retribusi Parkir Pekanbaru Sudah Mencapai Rp1,38 Miliar
Selasa 14 Maret 2017, 22:44 WIB
Parkir disalah satu pasar tradisonal Pekanbaru

PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Bambang Armanto mengatakan bahwa hingga Senin (13/3), perolehan retribusi parkir sudah mencapai 1,38 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp8,1 miliar.

"Hingga pertanggal 13 Maret kemarin realisasi parkir sudah mencapai Rp1,38 miliar. Target yang diberikan Rp8,1 miliar. Meski demikian, kita tetap optimis karena waktu masih panjang lagi," ujarnya ketika ditemui, Selasa (14/3/) diruang kerjanya.

Bambang menambahkan, jika pihaknya yakin jika target sebesar itu akan bisa tercapai hingga akhir tahun. Sebab, tahun lalu Dishub bahkan bisa melebihi  target retribusi parkir yang sudah ditetapkan.

"Saya optimis bisa mencapai target. Yang jelas, berapa pun target yang diberikan pemerintah kota, saya optimis," ungkapnya dengan nada semangat.

Menurut Bambang, kendatipun diberikan target besar, Dishub tidak akan mengedepankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja. Kerena ketertiban lalu lintas itu lebih penting, sehingga tidak terjadi kemacetan.

"Yang jelas kita tidak mengedepankan PAD. Tapi juga mengedepankan aspek manajemen rekayasa lalu lintas. Jadi harus seimbang dan sejalan. Kita ngejar PAD tapi jangan lupakan kemacetan, nanti salah kita jadinya," jelasnya.

Bambang menambahkan bahwa, pihaknya tidak akan mengabulkan semua area potensi parkir yang diajukan ke Dishub.

"Tidak semua pengajuan area berpotensi kami akomodir. Namun, perlu dikaji dahulu aspek rekayasa lalu lintasnya. Setelah itu baru disejutui," tutupnya.




Editor : Tis-ra
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top