Fasilator UED-SP
Para Pendamping Desa sempat Demo di kantor Guberrnur Riau
Honor Pendamping Desa Akan Dibayarkan Jelang Lebaran
Jumat 18 Juli 2014, 01:59 WIB
Para Pendamping Desa sempat Demo di kantor Guberrnur RiauPEKANBARU. Riaumadani. com - Seperti diketahui, ratusan fasilitator Pendamping Desa UED-SP di seluruh kabupaten/kota, beberapa waktu lalu melakukan aksi demo ke Kantor Gubernur Riau.
Mereka mendesak agar honor mereka selama empat bulan dibayarkan. Kemudian juga mendesak agar program pendamping PPD UED-SP tetap dilanjutkan.
Sempat beberapa kali melakukan aksi demo dan protes kepada Pemerintah Provinsi [Pemprov] Riau, akhirnya ratusan pendamping desa diberi angin segar.oleh Pemprov. Riau direncanakan sebelum lebaran, honor mereka yang belum dibayarkan sejak Januari 2014, akan dicairkan.
Dimana lebih dari 280 pendamping desa yang menjalankan program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam [UED-SP] yang ditaja Pemprov Riau tersebar di 12 kabupaten/kota.
Beberapa tahun berjalan, memasuki pemerintahan Gubernur Riau [Gubri], H Annas Maamun, para pendamping desa tersebut rencana akan dihapuskan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Perubahan Provinsi Riau 2014 ini.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan Pedesaan [BPM-Bangdes] Riau, H Daswanto, menyampaikan bahwa Gubernur Riau H Annas Maamun sudah setuju untuk membayarkan honor para pendamping desa itu.
"Administrasinya tengah disiapkan. Harapan kita selesai secepatnya dan bisa ditandatangani Pak Gubernur," harap Daswanto.
Daswanto juga menegaskan, Gubri Annas Maamun memang sudah tidak akan melanjutkan lagi dana hibah untuk program Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam [UED-SP]. Pasalnya, program ini dinilai sudah menyimpang dari aturan yang berlaku." ujarnya. **
Mereka mendesak agar honor mereka selama empat bulan dibayarkan. Kemudian juga mendesak agar program pendamping PPD UED-SP tetap dilanjutkan.
Sempat beberapa kali melakukan aksi demo dan protes kepada Pemerintah Provinsi [Pemprov] Riau, akhirnya ratusan pendamping desa diberi angin segar.oleh Pemprov. Riau direncanakan sebelum lebaran, honor mereka yang belum dibayarkan sejak Januari 2014, akan dicairkan.
Dimana lebih dari 280 pendamping desa yang menjalankan program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam [UED-SP] yang ditaja Pemprov Riau tersebar di 12 kabupaten/kota.
Beberapa tahun berjalan, memasuki pemerintahan Gubernur Riau [Gubri], H Annas Maamun, para pendamping desa tersebut rencana akan dihapuskan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Perubahan Provinsi Riau 2014 ini.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan Pedesaan [BPM-Bangdes] Riau, H Daswanto, menyampaikan bahwa Gubernur Riau H Annas Maamun sudah setuju untuk membayarkan honor para pendamping desa itu.
"Administrasinya tengah disiapkan. Harapan kita selesai secepatnya dan bisa ditandatangani Pak Gubernur," harap Daswanto.
Daswanto juga menegaskan, Gubri Annas Maamun memang sudah tidak akan melanjutkan lagi dana hibah untuk program Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam [UED-SP]. Pasalnya, program ini dinilai sudah menyimpang dari aturan yang berlaku." ujarnya. **
| Editor | : | TIS/GR |
| Kategori | : | Ekonomi |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham