Gelar Kehormatan
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bakal terima gelar kehormatan Datuk
Setia Amanah dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Hal ini ditandai
dengan berkunjungnya jajaran pengurus LAM ke kediaman orang nomor satu
di provinsi ini.
Gubri Bakal Terima Gelar Kehormatan Datuk Setia Amanah dari LAM Riau
Sabtu 25 Februari 2017, 23:28 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bakal terima gelar kehormatan Datuk
Setia Amanah dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Hal ini ditandai
dengan berkunjungnya jajaran pengurus LAM ke kediaman orang nomor satu
di provinsi ini.
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bakal terima gelar kehormatan Datuk Setia Amanah dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Hal ini ditandai dengan berkunjungnya jajaran pengurus LAM ke kediaman orang nomor satu di provinsi ini.
Hadir pada kesempatan ini, Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Datuk Sri Ok Nizami Jamil. Kemudian Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Al Azhar serta berbagai jajaran pengurus lainnya.
Kehadiran pengurus LAM ke kediaman dalam rangka merisik (meminang) kepada orang nomor satu tersebut perihal rencana pemberian gelar Datuk Setia Amanah tersebut. Ada pun alasan rencana pemberian gelar, karena dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan budaya melayu.
Ketua DPH LAM Riau Al Azhar menyatakan rencana pemberian gelar karena Gubernur dinilai memiliki komitmen yang jelas kepada pengembangan adat dan budaya melayu.
"Sebenarnya sudah lama kita merencanakan untuk memberikan gelar datuk sri setia amanah kepada tua pemuncak negeri ini namun baru sekarang bisa terlaksana, " kata Al Azhar, Sabtu (25/2/17).
Lebih lanjut dipapar Al Azhar, LAM Riau sudah melaksanakan pertemuan berdasarkan berbagai pertimbangan akhirnya LAM memutuskan memberikan gelar datuk sri setia amanah kepada Gubernur Riau.
Kemudian dari beberapa kebijakan Gubernur Riau dianggap telah menunjukan untuk pengembanga budaya melayu di Riau. Seperti mengeluarkan peraturan Gubernur Muatan lokal budaya melayu di sekolah. Tahun 2015 tuan Gubernur mencanangkan the home land of melayu dilanjutkan dengan Pengembangan Pariwisata Budaya.
"Bagi kami ini menghilangkan kerisauan, karena selama ini Pariwisata selalu meninggalkan esensi budaya, dengan komitmen tuan Gubernur mengembangan Pariwisata berbasis budaya melegakan kami" ujar Al azhar.
Selanjutnya kata Al azhar Gubernur telah mewujudkan dinas khusus untuk pengembangan budaya melayu. "Alhamdulillah hampir 15 tahun barulah dimasa tuan gubernur dinas kebudayaan dapat terwujud" ujar Al Azhar.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang besar diberikan lembaga adat melayu Riau serta menerima pinangan (merisik) atas hajatan dari LAM tersebut.
"Saya berterima kasih atas penghargaan ini, Insyaallah amanah ini saya akan laksanakan dengan baik," ujar Al Azhar.
Ada pun waktu penambalan gelarnya sendiri, LAM Riau mengusulkan pada 15 Maret mendatang. Namun dari pihak Gubernur Riau sendiri akan memberikan waktu kepastian apakah sudah sesuai dengan yang diusulkan LAM tersebut secepatnya.***
Hadir pada kesempatan ini, Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Datuk Sri Ok Nizami Jamil. Kemudian Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Al Azhar serta berbagai jajaran pengurus lainnya.
Kehadiran pengurus LAM ke kediaman dalam rangka merisik (meminang) kepada orang nomor satu tersebut perihal rencana pemberian gelar Datuk Setia Amanah tersebut. Ada pun alasan rencana pemberian gelar, karena dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan budaya melayu.
Ketua DPH LAM Riau Al Azhar menyatakan rencana pemberian gelar karena Gubernur dinilai memiliki komitmen yang jelas kepada pengembangan adat dan budaya melayu.
"Sebenarnya sudah lama kita merencanakan untuk memberikan gelar datuk sri setia amanah kepada tua pemuncak negeri ini namun baru sekarang bisa terlaksana, " kata Al Azhar, Sabtu (25/2/17).
Lebih lanjut dipapar Al Azhar, LAM Riau sudah melaksanakan pertemuan berdasarkan berbagai pertimbangan akhirnya LAM memutuskan memberikan gelar datuk sri setia amanah kepada Gubernur Riau.
Kemudian dari beberapa kebijakan Gubernur Riau dianggap telah menunjukan untuk pengembanga budaya melayu di Riau. Seperti mengeluarkan peraturan Gubernur Muatan lokal budaya melayu di sekolah. Tahun 2015 tuan Gubernur mencanangkan the home land of melayu dilanjutkan dengan Pengembangan Pariwisata Budaya.
"Bagi kami ini menghilangkan kerisauan, karena selama ini Pariwisata selalu meninggalkan esensi budaya, dengan komitmen tuan Gubernur mengembangan Pariwisata berbasis budaya melegakan kami" ujar Al azhar.
Selanjutnya kata Al azhar Gubernur telah mewujudkan dinas khusus untuk pengembangan budaya melayu. "Alhamdulillah hampir 15 tahun barulah dimasa tuan gubernur dinas kebudayaan dapat terwujud" ujar Al Azhar.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang besar diberikan lembaga adat melayu Riau serta menerima pinangan (merisik) atas hajatan dari LAM tersebut.
"Saya berterima kasih atas penghargaan ini, Insyaallah amanah ini saya akan laksanakan dengan baik," ujar Al Azhar.
Ada pun waktu penambalan gelarnya sendiri, LAM Riau mengusulkan pada 15 Maret mendatang. Namun dari pihak Gubernur Riau sendiri akan memberikan waktu kepastian apakah sudah sesuai dengan yang diusulkan LAM tersebut secepatnya.***
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat