Banjir Kota Pekanbaru
Penanganan Banjir Pekanbaru, DPRD Minta Pemko Segera Bangun Saluran
Induk Beton Pracetak (Box Culvert) salah satu solusi penanganan banjir
di perkotaan.
Atasi Banjir, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Segera Bangun Saluran Induk
Jumat 24 Februari 2017, 23:26 WIB
Penanganan Banjir Pekanbaru, DPRD Minta Pemko Segera Bangun Saluran
Induk Beton Pracetak (Box Culvert) salah satu solusi penanganan banjir
di perkotaan.
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Penanganan banjir di Kota Pekanbaru hingga saat ini, belum dilaksanakan secara maksimal. Terbukti, di musim hujan belakangan ini yang mengguyur Kota Pekanbaru, di beberapa titik terjadi genangan air bahkan banjir. Karenanya, kalangan DPRD Pekanbaru meminta, agar Pemko secara serius memikirkan pembuatan saluran induk di titik banjir tersebut.
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE menyebutkan, saluran induk tersebut wajib dibangun. Termasuk pembuatan drainase ukuran besar, sehingga air yang mengenang di jalan, bisa mengalir. Yang paling penting di sini, setelah membuat saluran induk dan drainase ukuran besar, pemerintah juga harus memastikan aliran air ke sungai-sungai terdekat.
"Sekarang ini kan drainase kita kecil-kecil. Bahkan tinggi melebihi jalan. Makanya air mengenang hingga beberapa jam. Kita harapkan ke depan, masalah banjir ini harus diprioritaskan. Jangan setengah hati. Tentunya penanganannya harus sinergi antara Pemko, Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat. Karena ini berhubungan dengan anggaran," katanya dilansir Tribunpekanbaru, Jumat (24/2/2017).
Lebih lanjut dikatakan politisi PDI-P ini, penanganan banjir ini juga berhubungan dengan penerapan Perda Sumur Resapan dan larangan semenisasi di depan ruko. Selama ini, Perda Sumur Resapan mandul dan hampir di semua ruko di Kota Pekanbaru ini, sudah disemenisasi.
Ribuan ruko di Kota Pekanbaru ini, jika mempunyai sumur resapan, maka bisa dibayangkan menampung ribuan debit air jika hujan mengguyur. "Ini lah kelemahannya selama ini. Setiap tahun, persoalan ini saja yang dihadapi dan tidak selesai. Bagaimana nanti beberapa tahun ke depan, jika tidak dibenahi, maka banjir tidak terelakkan di musim hujan," tegasnya.
Disinggung mengenai anggaran, Jhon Romi tidak terlalu mempersoalkan. Apakah melalui APBD reguler maupun dimultiyearskan. Intinya, DPRD tetap mendukung, karena untuk kepentingan masyarakat banyak.
"Jangan lupa juga, normalisasi sungai juga harus dilakukan secara berkala. Bahkan jika perlu dibuat juga waduk. Itu tadi, masalah ini harus dibuat prioritas dan serius. Jangan hanya capek membahasnya saja," katanya.**
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE menyebutkan, saluran induk tersebut wajib dibangun. Termasuk pembuatan drainase ukuran besar, sehingga air yang mengenang di jalan, bisa mengalir. Yang paling penting di sini, setelah membuat saluran induk dan drainase ukuran besar, pemerintah juga harus memastikan aliran air ke sungai-sungai terdekat.
"Sekarang ini kan drainase kita kecil-kecil. Bahkan tinggi melebihi jalan. Makanya air mengenang hingga beberapa jam. Kita harapkan ke depan, masalah banjir ini harus diprioritaskan. Jangan setengah hati. Tentunya penanganannya harus sinergi antara Pemko, Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat. Karena ini berhubungan dengan anggaran," katanya dilansir Tribunpekanbaru, Jumat (24/2/2017).
Lebih lanjut dikatakan politisi PDI-P ini, penanganan banjir ini juga berhubungan dengan penerapan Perda Sumur Resapan dan larangan semenisasi di depan ruko. Selama ini, Perda Sumur Resapan mandul dan hampir di semua ruko di Kota Pekanbaru ini, sudah disemenisasi.
Ribuan ruko di Kota Pekanbaru ini, jika mempunyai sumur resapan, maka bisa dibayangkan menampung ribuan debit air jika hujan mengguyur. "Ini lah kelemahannya selama ini. Setiap tahun, persoalan ini saja yang dihadapi dan tidak selesai. Bagaimana nanti beberapa tahun ke depan, jika tidak dibenahi, maka banjir tidak terelakkan di musim hujan," tegasnya.
Disinggung mengenai anggaran, Jhon Romi tidak terlalu mempersoalkan. Apakah melalui APBD reguler maupun dimultiyearskan. Intinya, DPRD tetap mendukung, karena untuk kepentingan masyarakat banyak.
"Jangan lupa juga, normalisasi sungai juga harus dilakukan secara berkala. Bahkan jika perlu dibuat juga waduk. Itu tadi, masalah ini harus dibuat prioritas dan serius. Jangan hanya capek membahasnya saja," katanya.**
| Editor | : | TIS_GNc |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham