Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Intimidasi Pilkada
Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Pria Berkemeja Kotak-Kotak Teriak 'Potong Tentara'
Sabtu 18 Februari 2017, 23:29 WIB
Poto Youtube

Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Pria Berkemeja Kotak-Kotak Teriak ‘Potong Tentara’

JAKARTA. RIAUMADANI. com - Pascaproses pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, beredar video tindakan intimidasi yang diduga dilakukan pria berbaju kotak-kotak di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Dalam video tersebut, Iwan sempat melontarkan kata-kata hinaan terhadap tentara.

Tidak hanya itu, video pria yang belakangan diketahui bernama Iwan (47) tersebut juga muncul di TPS lainnya juga dengan cara menujuk-nunjuk petugas TPS dan marah-marah. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi tersebut.

“Nanti kan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota kita akan melakukan itu, akan melakukan penyelidikan,” ujar Argo saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (18/2).

Menurut Argo, pihaknya juga akan menyelidiki apakah tindakan Iwan tersebut termasuk unsur pidana Pilkada atau pidana biasa. Karena itu, pihaknya perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. 'Ya makanya kita konteksnya belum tahu, kita perlu pemeriksaan dulu,” ucapnya.

Selain itu, Argo juga membantah bahwa polisi telah melakukan penangkapan terhadap pendukung paslon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saefullah tersebut. 'Gak, kita belum lakukan penangkapan,' kata Argo.

Informasi yang beredar, Iwan telah ditangkap di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur dan kemudian diproses ke Polsek Gambir pada Kamis (16/2) kemarin. Namun, Polsek Gambir juga membantah telah menangkap Iwan.

'Oh ndak ada..ndak ada, kita gak ada penangkapan atas nama Iwan yang ‘potong tentara’ ya,” ujar Kapolsek Gambir Ida Ketut Grahanata Krisna Rendra saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Sebagai informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat sebuah video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan ‘Potong Tentara’ tersebut. Video tersebut juga diunggah di akun Facebook Iwan yang diberi nama Fredy Tuhenay.(ROL)




Editor : Tis
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top