Firdaus-Ayat di Mata Para Tokoh Riau
DR.H.FIRDAUS.ST.MT dan H. AYAT CAHYADI.SSip
Lima Tahun Memimpin Sukses Membangun Kota Pekanbaru
Minggu 05 Februari 2017, 23:30 WIB
DR.H.FIRDAUS.ST.MT dan H. AYAT CAHYADI.SSip
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan H Ayat Cahyadi SSi resmi mengakhiri masa jabatannya, Kamis (26/1/2017). Keduanya, tetap kompak untuk maju kembali di periode 2017-2022 dengan lima partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Setelah sekitar lima tahun memimpin kota yang menyandang predikat sebagai ibukota Provinsi Riau ini, beragam penilaian pun bermunculan soal kinerja duet Firdaus-Ayat. Tapi terlepas dari berbagai penilaian yang ada, tapi fakta ini sulit dinafikan: sejak empat tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Firdaus MT dan Ayat Cahyadi, laju pembangunan fisik, pendidikan dan perekonomian di Pekanbaru terus bergeliat menuju kota metropolitan.
Setidaknya, ada 14 penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diraih pasangan ini selama memimpin. Bahkan, Pekanbaru kini menuai berbagai sanjungan. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan perputaran uang terbesar nomor satu di luar Pulau Jawa dan nomor lima di Indonesia.
Letaknya yang strategis, jumlah penduduk diatas 1 juta jiwa dan pintu gerbang masuk dari negara-negara Asia, menempatkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Tujuan Investasi terbaik di Indonesia. Sebutan-sebutan lain pun bermunculan atas potensi yang dimiliki ibukota Bumi Lancang Kuning itu, mulai dari istilah Kota Smart, Kota Enterpreneur, sampai Kota Metropolitan Madani. Sebutan Kota Metropolitan Madani tidak lahir begitu saja, karena ini merupakan cita-cita Walikota dan Wakil Walikota Firdaus-Ayat Cahyadi yang tertuang dalam visi yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012.
Dalam beberapa kesempatan, Walikota Dr H Firdaus MT mengatakan, Kota Metropolitan Madani adalah suatu tekad bagi pengembangan kota berperadaban dan siap menyongsong tantangan masa depan. Tekad tersebut merupakan tujuan bersama yang sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012.
’’Kata Madani yang kami pakai untuk menyebut Kota Pekanbaru ini adalah suatu kata di dalam visi antara kepala daerah masa bakti 2012-2017 mewujudkan Kota Metropolitan Madani. Visi ini mengacu kepada visi daerah sebelumnya yang sudah dibukukan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011,’’ urai Firdaus.
Berikut pendapat sejumlah tokoh Riau tentang kepemimpinan Dr H Firdaus ST MT dan H Ayat Cahyadi SSi, sebagai Walikota Pekanbaru dan Wakil Walikota Pekanbaru 2012-2017.

Drs H Achmad MSi, Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Riau.
Bukan Sekadar Janji, Tapi Bukti.
Mendukung pasangan Firdaus-Ayat kembali maju dalam pertarungan pemilihan Walikkota Pekanbaru dan Wakil Walikota Pekanbaru pada Februari 2017 mendatang bukan lantaran Firdaus kader Demokrat, tapi selama kepemimpinan Firdaus-Ayat pembangunan Pekanbaru berkembang sangat pesat. Selama kepemimpinan mereka, Pekanbaru aman dan pembangunan berkembang pesat.
Mengapa memilih pasangan Firduas-Ayat? Karena banyak pembangunan yang telah dilakukan seperti membangun rumah sakit umum, SMK teknologi, SM Madani, dan masih banyak pembangunan lainnya. Beliau pemimpin yang cerdas, selama kepimpinannya Pekanbaru menjadi kota tujuan investasi terbaik.
Dengan banyaknya investasi yang masuk ke Pekanbaru, tentu membuka lapangan pekerjaan. Kini kita lihat pembangunan hotel menjamur di Pekanbaru, ini tentunya membuka lapangan pekerjaan baru. Apa yang dilakukan Firdaus-Ayat, bukan sekadar janji tapi bukti. Mereka sudah membuktikan kinerjanya dalam membangun Pekanbaru menuju kota metropolitan madani. Maka kita lanjutkan Firdaus-Ayat, sebab masih banyak yang akan mereka lakukan untuk memajukan Pekanbaru.*

Drs Wan Abu Bakar MS, Mantan Gubernur Riau.
Sudah Teruji dan Layak Memimpin Kembali
Masyarakat Kota Pekanbaru, yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilwako Pekanbaru 2017, diharapkan obyektif dalam menjatuhkan pilihan politiknya, untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2017-2022. Dalam konteks ini, saya menilai pasangan Firdaus-Ayat yang maju lagi dinilai sudah teruji dan layak diberi kepercayaan untuk kembali memimpin Pekanbaru.
Harus juga menjadi bahan pertimbangan, yaitu konsep Pekanbaru Madani yang diusung pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi sudah berjalan dengan baik di tengah-tengah kompleksitas Kota Pekanbaru. Walaupun perlahan, tapi progresnya cukup baik, ini memang bukan pekerjaan mudah karena Pekanbaru masyarakatnya heterogen.
Kita juga tak mungkin menutup mata, selama kepemimpinan pasangan itu terjadi berbagai perubahan yang signifikan di Kota Pekanbaru. Visinya jauh ke depan, misalnya jalan-jalan lingkungan banyak di lakukan perbaikan dan perluasan, penertiban pasar-pasar untuk dijaga keindahannya, termasuk terobosan membangun komplek perkantoran dan lain-lain. *

drh H Chaidir MM, Mantan Ketua DPRD Riau.
Mereka Punya Visi dan Perencanaan yang Bagus.
Firdaus bersama pasangannya, Ayat Cahyadi, yang telah sekitar lima tahun memimpin Kota Pekanbaru, memiliki visi yang bagus dalam mengelola Pekanbaru, yang bersatus sebagai ibukota Provinsi Riau ini. Beliau juga memiliki perencanaan kota metropolitan itu dan memahami filosofinya.
Dengan visi perencanaan seperti itu yang telah disusun Firdausi, aset milik pribadi warga masyarakat otomatis akan meningkat nilainya berlipat-lipat. Saya punya keyakinan sebuah kota modern akan terwujud, dan masyarakat Kota Pekanbaru akan menikmatinya.
Pada bagian lain, Pekanbaru telah memenuhi semua persyaratan sebagai sebuah kota metropolitan, dan dalam sebuah kota metropolitan, birokrasi pemerintah kota yang dipimpin oleh walikota harus mampu berpikir strategis. Walikota harus secara terus menerus menggerakkan seluruh potensi kota dan harus memiliki kemampuan menggerakkan private sector, terutama kalangan investor untuk sama-sama mengisi pembangunan kota.
Dalam lingkungan masyarakat perkotaan yang demikian, perencanaan yang bagus, komprehensif dan konsisten menjadi modal dasar dan sekaligus instrumen yang sangat diperlukan untuk memberikan kepastian berinvestasi. Dan Dr H Firdaus ST MT, walikota incumbent, memenuhi semua syarat untuk itu, karena memiliki visi dan kapasitas perencanaan yang bagus.*

Nurzahedi (Eddy Tanjung), Anggota DPR RI.
Tugas Firdaus Belum Selesai
Telah menyelesaikan periode pertama masa jabatannya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2012-2017, sejatinya tugas pak Firdaus sebagai walikota belumlah selesai. Beliau akan segera menyelesaikan dinding dan atapnya dan bagian lainnya, hingga semua bangunan tersebut sempurna.
Untuk itu pak Firdaus harus menjadi walikota kedua kalinya, terutama dimaksukan untuk menyelesaikan sejumlah bengkalai selama ini, dan untuk membuat Kota Pekanbaru semakin maju. Saya secara pribadi maupun partai, sangat mendukung pak Firdaus untuk menjadi Walikota kedua kalinya.
Pertimbangannya, dalam pengamatan saya, geliat pembangunan di Pekanbaru selama hampir lima tahun ini sangat positif. Pertumbuhan investasi juga cukup menggembirakan. Ini bisa kita lihat dengan menjamurnya pusat-pusat bisnis, seperti perhotelan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan lainnya.
Artinya, investor memandang Pekanbaru sebagai kota yang cukup menjanjikan. Kondisi ini jelas tidak terlepas dari kepemimpinan kepala daerahnya sehingga mampu menciptakan kenyamanan dan kemudahan bagi para investor untuk berinvestasi. Ke depan saya optimis, Pekanbaru akan jauh lebih maju dan berkembang, menyusul akan dikembangkanya konsep pembangunan Pekanbaru Smart City.*
Setelah sekitar lima tahun memimpin kota yang menyandang predikat sebagai ibukota Provinsi Riau ini, beragam penilaian pun bermunculan soal kinerja duet Firdaus-Ayat. Tapi terlepas dari berbagai penilaian yang ada, tapi fakta ini sulit dinafikan: sejak empat tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Firdaus MT dan Ayat Cahyadi, laju pembangunan fisik, pendidikan dan perekonomian di Pekanbaru terus bergeliat menuju kota metropolitan.
Setidaknya, ada 14 penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diraih pasangan ini selama memimpin. Bahkan, Pekanbaru kini menuai berbagai sanjungan. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan perputaran uang terbesar nomor satu di luar Pulau Jawa dan nomor lima di Indonesia.
Letaknya yang strategis, jumlah penduduk diatas 1 juta jiwa dan pintu gerbang masuk dari negara-negara Asia, menempatkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Tujuan Investasi terbaik di Indonesia. Sebutan-sebutan lain pun bermunculan atas potensi yang dimiliki ibukota Bumi Lancang Kuning itu, mulai dari istilah Kota Smart, Kota Enterpreneur, sampai Kota Metropolitan Madani. Sebutan Kota Metropolitan Madani tidak lahir begitu saja, karena ini merupakan cita-cita Walikota dan Wakil Walikota Firdaus-Ayat Cahyadi yang tertuang dalam visi yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012.
Dalam beberapa kesempatan, Walikota Dr H Firdaus MT mengatakan, Kota Metropolitan Madani adalah suatu tekad bagi pengembangan kota berperadaban dan siap menyongsong tantangan masa depan. Tekad tersebut merupakan tujuan bersama yang sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012.
’’Kata Madani yang kami pakai untuk menyebut Kota Pekanbaru ini adalah suatu kata di dalam visi antara kepala daerah masa bakti 2012-2017 mewujudkan Kota Metropolitan Madani. Visi ini mengacu kepada visi daerah sebelumnya yang sudah dibukukan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011,’’ urai Firdaus.
Berikut pendapat sejumlah tokoh Riau tentang kepemimpinan Dr H Firdaus ST MT dan H Ayat Cahyadi SSi, sebagai Walikota Pekanbaru dan Wakil Walikota Pekanbaru 2012-2017.

Drs H Achmad MSi, Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Riau.
Bukan Sekadar Janji, Tapi Bukti.
Mendukung pasangan Firdaus-Ayat kembali maju dalam pertarungan pemilihan Walikkota Pekanbaru dan Wakil Walikota Pekanbaru pada Februari 2017 mendatang bukan lantaran Firdaus kader Demokrat, tapi selama kepemimpinan Firdaus-Ayat pembangunan Pekanbaru berkembang sangat pesat. Selama kepemimpinan mereka, Pekanbaru aman dan pembangunan berkembang pesat.
Mengapa memilih pasangan Firduas-Ayat? Karena banyak pembangunan yang telah dilakukan seperti membangun rumah sakit umum, SMK teknologi, SM Madani, dan masih banyak pembangunan lainnya. Beliau pemimpin yang cerdas, selama kepimpinannya Pekanbaru menjadi kota tujuan investasi terbaik.
Dengan banyaknya investasi yang masuk ke Pekanbaru, tentu membuka lapangan pekerjaan. Kini kita lihat pembangunan hotel menjamur di Pekanbaru, ini tentunya membuka lapangan pekerjaan baru. Apa yang dilakukan Firdaus-Ayat, bukan sekadar janji tapi bukti. Mereka sudah membuktikan kinerjanya dalam membangun Pekanbaru menuju kota metropolitan madani. Maka kita lanjutkan Firdaus-Ayat, sebab masih banyak yang akan mereka lakukan untuk memajukan Pekanbaru.*

Drs Wan Abu Bakar MS, Mantan Gubernur Riau.
Sudah Teruji dan Layak Memimpin Kembali
Masyarakat Kota Pekanbaru, yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilwako Pekanbaru 2017, diharapkan obyektif dalam menjatuhkan pilihan politiknya, untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2017-2022. Dalam konteks ini, saya menilai pasangan Firdaus-Ayat yang maju lagi dinilai sudah teruji dan layak diberi kepercayaan untuk kembali memimpin Pekanbaru.
Harus juga menjadi bahan pertimbangan, yaitu konsep Pekanbaru Madani yang diusung pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi sudah berjalan dengan baik di tengah-tengah kompleksitas Kota Pekanbaru. Walaupun perlahan, tapi progresnya cukup baik, ini memang bukan pekerjaan mudah karena Pekanbaru masyarakatnya heterogen.
Kita juga tak mungkin menutup mata, selama kepemimpinan pasangan itu terjadi berbagai perubahan yang signifikan di Kota Pekanbaru. Visinya jauh ke depan, misalnya jalan-jalan lingkungan banyak di lakukan perbaikan dan perluasan, penertiban pasar-pasar untuk dijaga keindahannya, termasuk terobosan membangun komplek perkantoran dan lain-lain. *

drh H Chaidir MM, Mantan Ketua DPRD Riau.
Mereka Punya Visi dan Perencanaan yang Bagus.
Firdaus bersama pasangannya, Ayat Cahyadi, yang telah sekitar lima tahun memimpin Kota Pekanbaru, memiliki visi yang bagus dalam mengelola Pekanbaru, yang bersatus sebagai ibukota Provinsi Riau ini. Beliau juga memiliki perencanaan kota metropolitan itu dan memahami filosofinya.
Dengan visi perencanaan seperti itu yang telah disusun Firdausi, aset milik pribadi warga masyarakat otomatis akan meningkat nilainya berlipat-lipat. Saya punya keyakinan sebuah kota modern akan terwujud, dan masyarakat Kota Pekanbaru akan menikmatinya.
Pada bagian lain, Pekanbaru telah memenuhi semua persyaratan sebagai sebuah kota metropolitan, dan dalam sebuah kota metropolitan, birokrasi pemerintah kota yang dipimpin oleh walikota harus mampu berpikir strategis. Walikota harus secara terus menerus menggerakkan seluruh potensi kota dan harus memiliki kemampuan menggerakkan private sector, terutama kalangan investor untuk sama-sama mengisi pembangunan kota.
Dalam lingkungan masyarakat perkotaan yang demikian, perencanaan yang bagus, komprehensif dan konsisten menjadi modal dasar dan sekaligus instrumen yang sangat diperlukan untuk memberikan kepastian berinvestasi. Dan Dr H Firdaus ST MT, walikota incumbent, memenuhi semua syarat untuk itu, karena memiliki visi dan kapasitas perencanaan yang bagus.*

Nurzahedi (Eddy Tanjung), Anggota DPR RI.
Tugas Firdaus Belum Selesai
Telah menyelesaikan periode pertama masa jabatannya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2012-2017, sejatinya tugas pak Firdaus sebagai walikota belumlah selesai. Beliau akan segera menyelesaikan dinding dan atapnya dan bagian lainnya, hingga semua bangunan tersebut sempurna.
Untuk itu pak Firdaus harus menjadi walikota kedua kalinya, terutama dimaksukan untuk menyelesaikan sejumlah bengkalai selama ini, dan untuk membuat Kota Pekanbaru semakin maju. Saya secara pribadi maupun partai, sangat mendukung pak Firdaus untuk menjadi Walikota kedua kalinya.
Pertimbangannya, dalam pengamatan saya, geliat pembangunan di Pekanbaru selama hampir lima tahun ini sangat positif. Pertumbuhan investasi juga cukup menggembirakan. Ini bisa kita lihat dengan menjamurnya pusat-pusat bisnis, seperti perhotelan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan lainnya.
Artinya, investor memandang Pekanbaru sebagai kota yang cukup menjanjikan. Kondisi ini jelas tidak terlepas dari kepemimpinan kepala daerahnya sehingga mampu menciptakan kenyamanan dan kemudahan bagi para investor untuk berinvestasi. Ke depan saya optimis, Pekanbaru akan jauh lebih maju dan berkembang, menyusul akan dikembangkanya konsep pembangunan Pekanbaru Smart City.*
| Editor | : | RPc |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham