Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Cegah Abrasi di Pesisir Kabupaten Siak, Polres Bersama Pemerintah Kampung Penyengat Tanam 7000 Bibit Mangrove   ●   
  • Sidang Memanas, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Berdebat    ●   
  • Satu Tahun Pimpin Siak Pasangan Afni-Syamsurizal Berhasil Bangun Sektor UMKM dan Kesehatan   ●   
  • Azlaini Agus: Kasus Abdul Waid Ini Adalah Kasus By Design untuk Menjegal!   ●   
  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
Dana Bosda 2016
Dana Bosda 2016 Tak Dapat Dicairkan, Kepsek SD Dan SMP di Kampar Resah
Kamis 05 Januari 2017, 22:55 WIB
Kepala sekolah SMPN 1 Air Tiris, H Hasmi Manaf SPd
KAMPAR. RIAUMADANI. COM - Kepala sekolah SMPN 1 Air Tiris, H Hasmi Manaf SPd menyampaikan bahwa dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) tahun 2016 untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kampar tidak dapat dicairkan.

Hal ini disampaikan Hasmi Manaf saat acara silaturrahmi Pejabat Bupati Kampar Syahrial Abdi dengan Upika Kecamatan Kampar, para Kepala Desa dan aparatur Desa, Ninim Mamak, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat di Kecamatan Kampar di Aula kantor Camat Kampar, Kamis (5/1) di Air Tiris .

Dijelaskan, bahwa bantuan biaya operasional SD dan SMP memiliki sumber dana dari APBN dan APBD. Kucuran bantuan anggaran dana operasional dari APBN (Bos Reguler) sangat lancar, sementara bantuan operasional sekolah dasar (Bosda) dari Kabupaten Kampar sampai kini tidak dapat dicairkan dengan alasan defisit anggaran.

Anggaran bantuan Bosda yang diperuntukkan SMPN 1 Air Tiris sebesar 130,5 juta rupiah yang digunakan untuk pembelian barang pakai habis, biaya perawatan sekolah dan pembelian alat tulis kantor tidak bisa dicairkan. Untuk keperluan itu kami membuka bon di beberapa tempat dan saat ini kami terus ditagih pihak toko.

"Kami pusing akan hal ini, karena hampir setiap hari ditagih", Ungkapnya.

Bahkan, pada tahun ini kami tidak dapat mengikutkan para pelajar kami mengikuti beberapa Olimpiade, baik ditingkat Kabupaten, Propinsi dan reguler. Dimana pada tahun sebelumnya kegiatan tersebut selalu diikuti para siswa, Sampainya.

Untuk itu, kami berharap adanya solusi atas hal itu agar kegiatan ajar dan belajar dapat terlaksana dengan baik, Pintanya. (RE)




Editor : RE
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top