Bangun Ekonomi Bangs
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak
Pengusaha Indonesia dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) berjuang
bersama-sama untuk membangun ekonomi bangsa Indonesia.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Ajak Pengusaha Indonesia Bangun Ekonomi Bangsa
Sabtu 10 Desember 2016, 23:17 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak
Pengusaha Indonesia dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) berjuang
bersama-sama untuk membangun ekonomi bangsa Indonesia.
BANDUNG, Riaumadani. com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pengusaha Indonesia dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) berjuang bersama-sama untuk membangun ekonomi bangsa Indonesia.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI dihadapan 400 Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni ITB, pada acara ''Indonesianisme Summit'' dengan tema "Penguatan Daya Saing dan Militansi Talenta Indonesia Dengan Berbasis Kearifan Lokal'' di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016).
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam krisis ekonomi di dunia, kondisi ekonomi di Indonesia masih bagus. Untuk itu, kita harus bersama-sama membangun mewujudkan stabilitas politik dan keamanan, agar investasi berjalan dengan baik. ''Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni ITB harus berjuang dan bergotong-royong untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang,'' katanya.
Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia adalah milik kita bersama dan Burung Garuda Pancasila yang mencekram kuat pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika jangan sampai lepas, karena itu merupakan Central Of Gravity Indonesia sebagai pemersatu bangsa.
Panglima TNI menyatakan bahwa, Indonesia saat ini menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan sumber daya alam yang menjadi salah satu negara equator di dunia. ''Indonesia sebagai negara equator dan sangat kaya akan sumber daya alam adalah warning yang patut menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,'' tegasnya.
''Presiden RI pertama Ir. Soekarno adalah seorang Alumni ITB dan pernah mengingatkan bahwa, kekayaan alam Indonesia nanti akan membuat iri bangsa-bangsa di dunia, demikian juga Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebagai Alumni UGM pada saat disumpah mengatakan bahwa, kekayaan sumber daya alam Indonesia justru akan menjadi petaka buat kita, tujuannya adalah agar kita waspada,'' kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa, pergeseran budaya ekonomi terus terjadi dalam masyarakat, sehingga melahirkan krisis ekonomi yang menjadi pemicu terjadinya kompetisi global dan terjadi secara ketat serta cenderung tidak sehat.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, budaya kita saat ini hampir tergerus dengan budaya ekonomi dari luar yang sampai saat ini tetap eksis, inilah yang menyebabkan resesi ekonomi dan depresi ekonomi. ''Hal tersebut mengakibatkan krisis ekonomi dan kompetisi global, yakni meningkatnya tingkat kejahatan dan yang paling penting adalah hancurnya tatanan masyarakat,'' pungkasnya
Turut hadir pada acara tersebut Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., dan para Menteri Kabinet Kerja serta Ketua Umum Ikatan Alumni ITB.(*puspentni)
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI dihadapan 400 Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni ITB, pada acara ''Indonesianisme Summit'' dengan tema "Penguatan Daya Saing dan Militansi Talenta Indonesia Dengan Berbasis Kearifan Lokal'' di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016).
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam krisis ekonomi di dunia, kondisi ekonomi di Indonesia masih bagus. Untuk itu, kita harus bersama-sama membangun mewujudkan stabilitas politik dan keamanan, agar investasi berjalan dengan baik. ''Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni ITB harus berjuang dan bergotong-royong untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang,'' katanya.
Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia adalah milik kita bersama dan Burung Garuda Pancasila yang mencekram kuat pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika jangan sampai lepas, karena itu merupakan Central Of Gravity Indonesia sebagai pemersatu bangsa.
Panglima TNI menyatakan bahwa, Indonesia saat ini menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan sumber daya alam yang menjadi salah satu negara equator di dunia. ''Indonesia sebagai negara equator dan sangat kaya akan sumber daya alam adalah warning yang patut menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,'' tegasnya.
''Presiden RI pertama Ir. Soekarno adalah seorang Alumni ITB dan pernah mengingatkan bahwa, kekayaan alam Indonesia nanti akan membuat iri bangsa-bangsa di dunia, demikian juga Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebagai Alumni UGM pada saat disumpah mengatakan bahwa, kekayaan sumber daya alam Indonesia justru akan menjadi petaka buat kita, tujuannya adalah agar kita waspada,'' kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa, pergeseran budaya ekonomi terus terjadi dalam masyarakat, sehingga melahirkan krisis ekonomi yang menjadi pemicu terjadinya kompetisi global dan terjadi secara ketat serta cenderung tidak sehat.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, budaya kita saat ini hampir tergerus dengan budaya ekonomi dari luar yang sampai saat ini tetap eksis, inilah yang menyebabkan resesi ekonomi dan depresi ekonomi. ''Hal tersebut mengakibatkan krisis ekonomi dan kompetisi global, yakni meningkatnya tingkat kejahatan dan yang paling penting adalah hancurnya tatanan masyarakat,'' pungkasnya
Turut hadir pada acara tersebut Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., dan para Menteri Kabinet Kerja serta Ketua Umum Ikatan Alumni ITB.(*puspentni)
| Editor | : | RE |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama