Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Aksi Bela Islam Jilid III di Riau 212
Polda Riau Siapkan 1.347 Aparat Keamanan Hadapi Unjuk Rasa Kasus Ahok di Riau,
Jumat 25 November 2016, 14:24 WIB
Tampak aparat polisi berseragam dan senjata lengkap turut apel gelar pasukan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis pagi (
PEKANBARU. Riaumadani. com  - Untuk menjaga keamanan di ibukota Provinsi Riau Pekanbaru,  sekitar 1.347 aparat gabungan disiapkan oleh Kepolisian di Riau untuk mengawal rencana aksi unjuk rasa oleh massa yang menuntut supaya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan.

Ini dikatakan langsung oleh Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain usai memimpin apel gelar pasukan, di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (24/11/2016) pagi. "Kita siapkan, jika memang nanti ada unjuk rasa," ucap Jenderal bintang satu ini.

Meski sudah mempersiapkan ribuan personil gabungan, termasuk TNI, Brigjen Zulkarnain mengaku kalau pihaknya belum menerima laporan terkait rencana aksi, baik itu tanggal 25 November maupun 2 Desember 2016 mendatang.

"Sampai sekarang belum ada pengajuan rencana unjuk rasa, mudah-mudahan tidak ada. Namun tetap kewajiban kita memelihara ketertiban dan keamanan di masyarakat," jawabnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Apel pasukan yang dilaksanakan Kamis pagi tadi menurut Zulkarnain lebih kepada mempererat silaturahmi, karena dihadiri tidak hanya dari TNI dan Polri serta pemerintah daerah, namun juga dari seluruh kalangan lintas agama, tokoh masyarakat dan sebagainya.

"Kita ambil hikmahnya, kalau begini kan silaturahim, bahwa negara Indonesia penting banget bersatu padu. Manusia punya hati dan rasa, betapa pentingnya persatuan dan kesatuan, kita kumpul begini lebih bermakna ketimbang cuap-cuap (unjuk rasa)," yakinnya. **




Editor : Tis.grc
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top