Tidak Puas Dalam Berhubungan Intim
Pasutri di Gresik tukar pasangan. ©2016 merdeka.com/moch. andriansyah
Pasutri ini sudah lakukan 18 kali threesome
Rabu 23 November 2016, 23:29 WIB
Pasutri di Gresik tukar pasangan. ©2016 merdeka.com/moch. andriansyah
GRESIK. Riaumadani. com - Berawal dari ketidakpuasan saat berhubungan badan, pasangan suami istri asal Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Chalid (28) dan Misana (23) rela bertukar pasangan dengan pasangan lain. Bahkan, demi kepuasan bercinta, Chalid dan Misana mengundang laki-laki single untuk bermain threesome.
Gilanya lagi, Chalid dan Misana mengaku tak menyesal bertukar pasangan, maupun threesome bersama laki-laki lain. Justru dengan begitu, keduanya mendapatkan sensasi luar biasa dari adegan ranjang tak wajar tersebut.
Di hadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Chalid dan Misana mengaku melakukan adegan seks nyeleneh itu saat keduanya tak mendapat kepuasaan bercinta usai menikah.
Saat itulah, keduanya mulai berselancar di dunia maya. Melalui akun facebooknya (FB), Chalid dan Misana mencari-cari apa yang diinginkan. Merekapun bergabung di komunitas threesome.
"Saat itu, FB saya dimasukkan ke komunitas threesome yang ada di FB," aku Chalid di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (23/11).
Dari komunitas threesome di FB inilah, keduanya mulai mempelajari cara bercinta untuk mendapatkan kepuasan ranjang. "Setelah tahu maksud komunitas itu, akhirnya saya dan istri membuat kesepakatan menjajal tukar pasangan dan threesome," sambungnya.
Setelah itu, Chalid dan Misana sudah 18 kali melakukan threesome, baik dengan teman sendiri, maupun dengan orang asing. Sementara adegan tukar pasangan, baru dilakukan dua kali.
Adegan ranjang secara nyeleneh ini tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya saja, untuk yang threesome, bagi laki-laki tak dikenal, Chalid dan Misana memasang tarif Rp 300 ribu sekali main.
Sayang, saat keduanya menggelar pesta seks bersama pasangan lain (tukar pasangan) di salah satu hotel di Surabaya, Chalid dan Misana ditangkap anggota PPA Polrestabes Surabaya. Hanya saja, polisi gagal menangkap pasangan lainnya, yang menjadi rekan seks pasutri asal Kota Pudak tersebut.
"Dari informasi yang kita terima, kita melakukan lidik. Kemudian melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Surabaya," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno.
Memang, lanjut Indra, saat penggerebekan, polisi hanya menemukan Chalid dan Misana. "Tidak ada pasangan lain, karena memang kita terlambat. Tapi kita tetap akan melakukan pendalaman dan melakukan penangkapan," sesal Indra.
Selanjutnya, Chalid dan Misana akan dijerat dengan pasal cabul, yaitu Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), dan atau Pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.
Gilanya lagi, Chalid dan Misana mengaku tak menyesal bertukar pasangan, maupun threesome bersama laki-laki lain. Justru dengan begitu, keduanya mendapatkan sensasi luar biasa dari adegan ranjang tak wajar tersebut.
Di hadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Chalid dan Misana mengaku melakukan adegan seks nyeleneh itu saat keduanya tak mendapat kepuasaan bercinta usai menikah.
Saat itulah, keduanya mulai berselancar di dunia maya. Melalui akun facebooknya (FB), Chalid dan Misana mencari-cari apa yang diinginkan. Merekapun bergabung di komunitas threesome.
"Saat itu, FB saya dimasukkan ke komunitas threesome yang ada di FB," aku Chalid di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (23/11).
Dari komunitas threesome di FB inilah, keduanya mulai mempelajari cara bercinta untuk mendapatkan kepuasan ranjang. "Setelah tahu maksud komunitas itu, akhirnya saya dan istri membuat kesepakatan menjajal tukar pasangan dan threesome," sambungnya.
Setelah itu, Chalid dan Misana sudah 18 kali melakukan threesome, baik dengan teman sendiri, maupun dengan orang asing. Sementara adegan tukar pasangan, baru dilakukan dua kali.
Adegan ranjang secara nyeleneh ini tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya saja, untuk yang threesome, bagi laki-laki tak dikenal, Chalid dan Misana memasang tarif Rp 300 ribu sekali main.
Sayang, saat keduanya menggelar pesta seks bersama pasangan lain (tukar pasangan) di salah satu hotel di Surabaya, Chalid dan Misana ditangkap anggota PPA Polrestabes Surabaya. Hanya saja, polisi gagal menangkap pasangan lainnya, yang menjadi rekan seks pasutri asal Kota Pudak tersebut.
"Dari informasi yang kita terima, kita melakukan lidik. Kemudian melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Surabaya," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno.
Memang, lanjut Indra, saat penggerebekan, polisi hanya menemukan Chalid dan Misana. "Tidak ada pasangan lain, karena memang kita terlambat. Tapi kita tetap akan melakukan pendalaman dan melakukan penangkapan," sesal Indra.
Selanjutnya, Chalid dan Misana akan dijerat dengan pasal cabul, yaitu Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), dan atau Pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.
| Editor | : | merdeka |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama