Ada Apa Dengan Safi'i Maarif.?
Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute
Masyarakat Minang Tidak lagi Mengakui Buya Safii Sebagai Ulama
Minggu 13 November 2016, 00:25 WIB
Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute
JAKARTA. Riaumadani. com -Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif lahir di Sumpurkudus, Sijunjung, Sumatera Barat, 31 Mei 1935; umur 81 tahun.
adalah seorang ulama, ilmuwan dan pendidik Indonesia. Ia pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute, dan juga dikenal sebagai seorang tokoh yang mempunyai komitmen kebangsaan yang tinggi.
Sikapnya yang plural, kritis, dan bersahaja telah memposisikannya sebagai "Bapak Bangsa". Ia tidak segan-segan mengkritik sebuah kekeliruan, meskipun yang dikritik itu adalah temannya sendiri.
Nama beliau Mulai Santer Terdengar dan banyak di perbincangkan Oleh banyak netizen Terkait Statement nya yang di anggap banyak netizen sebagai bentuk Pembelaan dan Dukungan kepada Gubernur Non Aktif DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama Atau yang lebih Di kenal Dengan nama Ahok pada Acara ILC (8/11/2016) Malam tadi.
Beliau mendapat banyak kritikan dan aksi bullying dari banyak netizen,
Berikut kutipan dari forum masyarakat minang yang jelas menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial facebook PalantaMinangkabau
Selamat jalan safii ma'arif ( keluar dari ranah minang )
Maaf kami menganggap anda bukan lagi orang minang...dan kami tidak ingin lagi menganggap anda seorang buya ( ulama ) anda seperti sudah tidak memiliki sifat orang minang...orang yg memiliki adat istiadat n orang yg sangat mencintai agamanya (islam )..krna anda seperti terlalu berusaha menegakan benang basah (begitu membela kafir yg telah menghina agama anda )
Jujur kami sebagai orang minang malu memanggil anda dengan sebutan buya ( ulama )
Sekali lgi kami ucapkan selamat jalan safii ma'arif ( keluar dari ranah minang )dan selamat menikmati sisa kehidupan anda dengan membela kafir n menikmati hasil duniawi yg telah anda miliki...
Bukan niat kami tidak sopan n tidak menghargai anda sebagai orang tua..
Tapi andalah yg membuat kami jdi tidak bisa menghargai anda.
Sikapnya yang plural, kritis, dan bersahaja telah memposisikannya sebagai "Bapak Bangsa". Ia tidak segan-segan mengkritik sebuah kekeliruan, meskipun yang dikritik itu adalah temannya sendiri.
Nama beliau Mulai Santer Terdengar dan banyak di perbincangkan Oleh banyak netizen Terkait Statement nya yang di anggap banyak netizen sebagai bentuk Pembelaan dan Dukungan kepada Gubernur Non Aktif DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama Atau yang lebih Di kenal Dengan nama Ahok pada Acara ILC (8/11/2016) Malam tadi.
Beliau mendapat banyak kritikan dan aksi bullying dari banyak netizen,
Berikut kutipan dari forum masyarakat minang yang jelas menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial facebook PalantaMinangkabau
Selamat jalan safii ma'arif ( keluar dari ranah minang )
Maaf kami menganggap anda bukan lagi orang minang...dan kami tidak ingin lagi menganggap anda seorang buya ( ulama ) anda seperti sudah tidak memiliki sifat orang minang...orang yg memiliki adat istiadat n orang yg sangat mencintai agamanya (islam )..krna anda seperti terlalu berusaha menegakan benang basah (begitu membela kafir yg telah menghina agama anda )
Jujur kami sebagai orang minang malu memanggil anda dengan sebutan buya ( ulama )
Sekali lgi kami ucapkan selamat jalan safii ma'arif ( keluar dari ranah minang )dan selamat menikmati sisa kehidupan anda dengan membela kafir n menikmati hasil duniawi yg telah anda miliki...
Bukan niat kami tidak sopan n tidak menghargai anda sebagai orang tua..
Tapi andalah yg membuat kami jdi tidak bisa menghargai anda.
| Editor | : | beritaviral.org |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama