PEKANBARU. Riaumadani. com  - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Riau, Ustad Ade Hasibuan memperkirakan, sudah ad" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
aksi lawan Ahok, 4 November 2016
2.000 Umat Islam Asal Riau Tiba di Jakarta, Terkait Demo 4 November
Jumat 04 November 2016, 06:40 WIB
Fpi demo Ahok di Polda Riau beberapa waktu lalu


PEKANBARU. Riaumadani. com  - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Riau, Ustad Ade Hasibuan memperkirakan, sudah ada sekitar 2.000 umat Islam asal Riau yang tiba di Jakarta, hingga Kamis (3/11/2016) ini. Mereka akan ikut turun dalam aksi lawan Ahok, 4 November 2016 besok.

"Sampai hari ini terus berdatangan, gabungan dari berbagai Ormas dan lainnya asal Riau. Tuntutan sama, mendesak penegakkan hukum, yakni antara lain tangkap, adili dan penjarakan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)," ungkap dia, Rabu siang.

Ustad Ade Hasibuan mengatakan ,"Tidak akan gentar terkait mencuatnya isu, kalau aksi 4 November besok berpotensi disusupi pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin menimbulkan kericuhan.''ujarnya

"Itu sudah pasti, ada pihak yang ingin membuat citra Islam tidak baik, tapi harus kita pahami, demonstrasi ini gerakan moral dan dilindungi UU, kalau pun nanti ada kelompok yang kontra dengan itu, saya kira umat Islam sudah punya konsep sendiri mengantisipasinya," yakinnya.

"Kalau tetap dalam suasana damai, saya kira tidak ada masalah. Umat Islam cerdas membedakan siapa kawan, siapa lawan. Tak bisa disusupi. Yang jelas kita tidak pernah menggerakkan aksi jadi anarkis, itu tidak boleh, apalagi melakukan kerusakan dan menganggu ketertiban umum," pertegas Ade Hasibuan, di Jakarta.

Sebab itu, gabungan umat Islam yang bakal menggelar aksi di Jakarta besok akan tetap fokus pada tujuannya, yakni aksi damai bela Islam terkait dugaan penistaan agama dan penghinaan ulama oleh Ahok. "Bagaimana negara, pemerintah dan penegak hukum untuk memproses ini," sebut dia. ***    


"Sampai hari ini terus berdatangan, gabungan dari berbagai Ormas dan lainnya asal Riau. Tuntutan sama, mendesak penegakkan hukum, yakni antara lain tangkap, adili dan penjarakan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)," ungkap dia, Rabu siang.

Ustad Ade Hasibuan mengatakan ,"Tidak akan gentar terkait mencuatnya isu, kalau aksi 4 November besok berpotensi disusupi pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin menimbulkan kericuhan.''ujarnya

"Itu sudah pasti, ada pihak yang ingin membuat citra Islam tidak baik, tapi harus kita pahami, demonstrasi ini gerakan moral dan dilindungi UU, kalau pun nanti ada kelompok yang kontra dengan itu, saya kira umat Islam sudah punya konsep sendiri mengantisipasinya," yakinnya.

"Kalau tetap dalam suasana damai, saya kira tidak ada masalah. Umat Islam cerdas membedakan siapa kawan, siapa lawan. Tak bisa disusupi. Yang jelas kita tidak pernah menggerakkan aksi jadi anarkis, itu tidak boleh, apalagi melakukan kerusakan dan menganggu ketertiban umum," pertegas Ade Hasibuan, di Jakarta.

Sebab itu, gabungan umat Islam yang bakal menggelar aksi di Jakarta besok akan tetap fokus pada tujuannya, yakni aksi damai bela Islam terkait dugaan penistaan agama dan penghinaan ulama oleh Ahok. "Bagaimana negara, pemerintah dan penegak hukum untuk memproses ini," sebut dia. ***    




Editor : Tis.grc
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top