Selasa, 3 Februari 2026

Breaking News

  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
  • Lantik 5 Pejabat Administrator Sekda Siak Tekankan Inovasi dan Profesionalisme ASN   ●   
  • Pengurangan Dana Desa Oleh Pusat Berdampak Bagi Pembagunan.dan Menghambat Kemajuan Desa    ●   
  • Yuhandi Kades Dusun Tua Pelang, Dukung Kinerja Polisi Langsung di Bawah Presiden RI.    ●   
  • Bupati Bengkalis Buka Festival Layang-Layang Wau Laksamana Diikuti 200 Peserta    ●   
Kompol Edwin Kabag Ops Polresta Pekanbaru Hukum Dirinya Sendiri
Bawahannya Terlambat Ikut Apel, Kabag Ops Polresta Pekanbaru Hukum Dirinya Sendiri
Jumat 04 November 2016, 03:01 WIB
Kompol Edwin push up bersama puluhan anggotanya di lapangan apel (Foto: Instagram Humas Polda Riau)
PEKANBARU. Riaumdani. com - Memegang jabatan penting di kepolisian tentunya dibarengi rasa tanggung jawab yang besar. Tampaknya ini yang ditanamkan betul oleh Perwira Menengah (Pamen) yang menjabat sebagai Kabag Ops di Polresta Pekanbaru, Riau ini.

Sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) di Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau, Kompol Edwin Sik tentu tidak bisa mentolelir bila ada bawahannya yang melakukan kesalahan, apalagi sampai datang terlambat saat apel. Pastinya, ada hukuman atas kelalaian itu.

Sebagai komandan mereka, Edwin justru berfikir lain, dan apa yang ia lakukan setelah itu membuat puluhan bawahannya yang terlambat ini kaget tak menyangka, dan harus mikir dua kali untuk melakukan kesalahan serupa di waktu mendatang.

Kenapa tidak, Edwin justru menghukum dirinya sendiri atas keterlambatan anggotanya tersebut dengan cara push up di depan mereka. Tentu ini jadi tamparan telak, dan menunjukkan betapa beratnya memikul tanggung jawab sebagai pimpinan.

Foto Edwin yang sedang push up ini bahkan diunggah ke Instagram resmi milik Humas Polda Riau, Kamis (3/11/2016), sehingga menarik perhatian banyak orang, bahkan sudah ratusan yang suka. Ada pula yang memuji sikap dan tindakannya.

"Kalau anggota saya terlambat apel, tentu salah saya juga. Kenapa mereka bisa terlambat? Itu menandakan informasi yang diberikan tidak diterima dengan baik oleh anggota, dan saya tidak melakukan cek secara baik," kata dia menanggapi soal foto itu.

"Kesalahan saya, tidak memastikan apakah informasi ataupun instruksi yang saya berikan sudah sampai dan diterima baik oleh anggota. Bila seandainya anggota menerima dengan baik instruksi itu, tentu tidak ada yang terlambat," sambungnya.

Atas alasan itu lah Edwin memutuskan menghukum dirinya dengan push up. Tak ayal, puluhan anggotanya yang melihat kejadian ini juga spontan ikut push up. "Jadi kalau saya tindak anggota saya push up karena terlambat apel, maka saya juga salah," ucap dia.

Sedikitnya ada 27 orang personil yang terlambat saat itu, mulai dari Polki (Polisi laki-laki) hingga Polwan (Polisi Wanita). Bahkan, kata Kompol Edwin, anggota Provost yang berada di sana juga ikut push up.

Pemandangan langka ini, terjadi saat apel Satgas dalam menghadapi Pilkada, bertempat di Lapangan Purna MTQ, Minggu (30/10/2016) lalu. "Bersama Kodim dan pemerintahan juga saat itu," cerita mantan Kabag Ops Polres Pelalawan ini kepada wartawan.**  




Editor : Tis.grc
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top