Penegak hukum Proses Ahok terkait penistaan agama.
Ribuan massa yang tergabung dalam kelompok Aksi Bela Islam melakukan
unjukrasa di depan Gedung Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/10). Dalam
tuntutannya, mereka meminta pemerintah, dalam hal ini aparat penegak
hukum segera memproses Ahok terkait peni
Ratusan Ribu Massa Datangi Jakarta, MUI: Itulah Mukjizat Alquran
Kamis 03 November 2016, 23:18 WIB
Ribuan massa yang tergabung dalam kelompok Aksi Bela Islam melakukan
unjukrasa di depan Gedung Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/10). Dalam
tuntutannya, mereka meminta pemerintah, dalam hal ini aparat penegak
hukum segera memproses Ahok terkait peni
JAKARTA . Riaumadani. com - Tak kurang dari 200 ribu-an massa diperkirakan akan mengikuti aksi massa menuntut proses hukum Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, atas dugaan penistaan terhadap agama, besok, Jumat (3/11) di Jakarta.
Apa gerangan yang membuat Muslim dari berbagai daerah itu rela meninggalkan kampung halaman mereka bahkan siap menginap di Masjid Istiqlal Jakarta?
Menurut Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, mereka bukan hanya karena dorongan berunjuk rasa menuntut Ahok diadili, tetapi, yang membuat mereka rela meninggalkan anak, istri, dan pekerjaan demi panggilan hati membela Alquran.
''Itulah mukjizat Alquran sehingga dapat menggerakkan hati seantero Nusantara,'' katanya kepada Republika.co.id di Jakarta, Kamis (3/11).
Penyabet gelar Phd dari universitas ternama di Malaysia ini, mengatakan demonstrasi memang dijamin oleh undang-undang sebagai hak rakyat Indonesia menyampaikan aspirasi dan pendapatnya di depan umum.
''Tak boleh ada yang mencemohnya apalagi melarangnya,'' katanya.
Namun, kata Cholil, yang perlu diingatkan dan ia percaya itu, umat Islam harus melakukannya dengan cara yg berakhlak dan santun. Tuntutan penegakan hukum harus dilakukan dengan taat hukum.
''Saya berharap jumlah yang demonstran yang besar itu tak membuat rusak lingkungan apalagi bangunan,'' ujarnya.
Menurut Cholil, umat yang bergerak ini tulus dan karena kepeduliannya menegakkan keadilan. Pemerintah dan aparat penegak hukum hendaknya sensitif terhadap aspirasi umat.
Proses penegakan hukum perlu lebih dipercepat dan dikomunikasikan kepada umat dengan baik sehingga tidak muncul kecurigaan adanya perlakuan istimewa di depan hukum yang penuh ketidakadilan.
Cholil optimistik para demonstran akan tertib dan damai, aparat yang mengawalnya dengan baik juga cerdas dan masyarakat merasa aman dan tenang dalam melakukan ativitas sehari-hari sebagaimana mestinya.(ROL)
Apa gerangan yang membuat Muslim dari berbagai daerah itu rela meninggalkan kampung halaman mereka bahkan siap menginap di Masjid Istiqlal Jakarta?
Menurut Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, mereka bukan hanya karena dorongan berunjuk rasa menuntut Ahok diadili, tetapi, yang membuat mereka rela meninggalkan anak, istri, dan pekerjaan demi panggilan hati membela Alquran.
''Itulah mukjizat Alquran sehingga dapat menggerakkan hati seantero Nusantara,'' katanya kepada Republika.co.id di Jakarta, Kamis (3/11).
Penyabet gelar Phd dari universitas ternama di Malaysia ini, mengatakan demonstrasi memang dijamin oleh undang-undang sebagai hak rakyat Indonesia menyampaikan aspirasi dan pendapatnya di depan umum.
''Tak boleh ada yang mencemohnya apalagi melarangnya,'' katanya.
Namun, kata Cholil, yang perlu diingatkan dan ia percaya itu, umat Islam harus melakukannya dengan cara yg berakhlak dan santun. Tuntutan penegakan hukum harus dilakukan dengan taat hukum.
''Saya berharap jumlah yang demonstran yang besar itu tak membuat rusak lingkungan apalagi bangunan,'' ujarnya.
Menurut Cholil, umat yang bergerak ini tulus dan karena kepeduliannya menegakkan keadilan. Pemerintah dan aparat penegak hukum hendaknya sensitif terhadap aspirasi umat.
Proses penegakan hukum perlu lebih dipercepat dan dikomunikasikan kepada umat dengan baik sehingga tidak muncul kecurigaan adanya perlakuan istimewa di depan hukum yang penuh ketidakadilan.
Cholil optimistik para demonstran akan tertib dan damai, aparat yang mengawalnya dengan baik juga cerdas dan masyarakat merasa aman dan tenang dalam melakukan ativitas sehari-hari sebagaimana mestinya.(ROL)
| Editor | : | TIS.RP |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham