Pekan Paralympic Nasional ( Peparnas ) ke XV
Atlet Cabang Olah Raga Boling Riau hari ketiga semakin
menggila, hari ini Atlet Riau sabet medali 3 emas sekaligus dan 1
medali Perunggu dari 7 kelas yang di pertandingkan di cabor taping
boling
Riau Sabet 3 Eemas dan 1 Perak di Cabor Taping Boling
Selasa 18 Oktober 2016, 23:10 WIB
Atlet Cabang Olah Raga Boling Riau hari ketiga semakin
menggila, hari ini Atlet Riau sabet medali 3 emas sekaligus dan 1
medali Perunggu dari 7 kelas yang di pertandingkan di cabor taping
boling
BANDuNG. Riaumadani. com - Kekuatan Atlet Cabang Olah Raga Boling Riau hari ketiga semakin menggila, hari ini Atlet Riau sabet medali 3 emas sekaligus dan 1 medali Perunggu dari 7 kelas yang di pertandingkan di cabor taping boling .
Medali Emas taping boling Selasa malam (18/10) Provinsi Riau dan Jawa Barat berbagi medali emas pada nomor double TPB 8 cabang olah raga tenpin boling, di Siliwangi Bowling Center, Bandung.
Keunggulan Provinsi Riau berkat dorongan support dan doa seluruh elemen mayarakat Riau baik Pemerintah maupun Legislative. Seperti kehadiran Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Riau H. Masnur dalam pertandinggan boling malam ini yang memberikan motifasi kepada para atlet sehingga bisa memacu semangat juang atlet dan memerikan pertandingan sesi terakhir Riau meraih 2 medali emas setelah menjadi peringkat pertama pada nomor double putra dan double putri. Sementara Jawa Barat menambah satu medali emas dari nomor mix double.
Duet peboling Riau nomor double putra, Mulyadi dan Adi Sucipto meraih total pin tertinggi yakni 1.593. Sedangkan total pin tertinggi 1.455 double putri dibukukan Desima Marsinta dan Siti Aminah. Pada double putra, peringkat ke-2 dan ke-3 diwarnai pertandingan tambahan sebanyak 4 frame untuk menentukan peraih medali perak dan perunggu.
Pertandingan harus dilakukan lantaran duet Jawa Barat dan DKI Jakarta mencatatkan total pin yang sama yaitu 1.496 dalam enam game. Akhirnya, medali perak menjadi milik Jawa Barat setelah duet Irwan Ridwan dan Taufik meraih jumlah pin lebih tinggi pada pertandingan tambahan tersebut dari pasangan DKI Jakarta, Priyo Siswoyo dan Catur Sigit.
Seusai pertandingan, Mulyadi mengatakan, medali emas yang diraihnya di nomor double putra tersebut tak diprediksi sebelumnya.''Saya sebetulnya menargetkan medali emas di nomor single tapi gagal. Malah di nomor double ini kami meraih hasil tak tertuga Hari ini saya dapat satu emas dan satu perunggu,'' ujarnya.
Pada mix double, Mulyadi dan duetnya Desima Marsinta meraih medali perak. Dengan tambahan dua medali emas double putra-putri TPB 8, Riau sejauh ini sudah mengumpulkan total 4 medali emas.
Pada mix double, Jawa Barat menambah perolehan satu medali emas yang dipersembahkan duet Rubini dan Taufik. Dengan total pin 1.647, mereka unggul atas peboling Riau dengan diferensiasi 40 pin. Tambahan satu medali emas ini menempatkan tuan rumah Jawa Barat memimpin perolehan medali sementara cabang olah raga tenpin boling Peparnas XV/2016 Jawa Barat dengan 7 medali emas.
Medali Emas taping boling Selasa malam (18/10) Provinsi Riau dan Jawa Barat berbagi medali emas pada nomor double TPB 8 cabang olah raga tenpin boling, di Siliwangi Bowling Center, Bandung.
Keunggulan Provinsi Riau berkat dorongan support dan doa seluruh elemen mayarakat Riau baik Pemerintah maupun Legislative. Seperti kehadiran Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Riau H. Masnur dalam pertandinggan boling malam ini yang memberikan motifasi kepada para atlet sehingga bisa memacu semangat juang atlet dan memerikan pertandingan sesi terakhir Riau meraih 2 medali emas setelah menjadi peringkat pertama pada nomor double putra dan double putri. Sementara Jawa Barat menambah satu medali emas dari nomor mix double.
Duet peboling Riau nomor double putra, Mulyadi dan Adi Sucipto meraih total pin tertinggi yakni 1.593. Sedangkan total pin tertinggi 1.455 double putri dibukukan Desima Marsinta dan Siti Aminah. Pada double putra, peringkat ke-2 dan ke-3 diwarnai pertandingan tambahan sebanyak 4 frame untuk menentukan peraih medali perak dan perunggu.
Pertandingan harus dilakukan lantaran duet Jawa Barat dan DKI Jakarta mencatatkan total pin yang sama yaitu 1.496 dalam enam game. Akhirnya, medali perak menjadi milik Jawa Barat setelah duet Irwan Ridwan dan Taufik meraih jumlah pin lebih tinggi pada pertandingan tambahan tersebut dari pasangan DKI Jakarta, Priyo Siswoyo dan Catur Sigit.
Seusai pertandingan, Mulyadi mengatakan, medali emas yang diraihnya di nomor double putra tersebut tak diprediksi sebelumnya.''Saya sebetulnya menargetkan medali emas di nomor single tapi gagal. Malah di nomor double ini kami meraih hasil tak tertuga Hari ini saya dapat satu emas dan satu perunggu,'' ujarnya.
Pada mix double, Mulyadi dan duetnya Desima Marsinta meraih medali perak. Dengan tambahan dua medali emas double putra-putri TPB 8, Riau sejauh ini sudah mengumpulkan total 4 medali emas.
Pada mix double, Jawa Barat menambah perolehan satu medali emas yang dipersembahkan duet Rubini dan Taufik. Dengan total pin 1.647, mereka unggul atas peboling Riau dengan diferensiasi 40 pin. Tambahan satu medali emas ini menempatkan tuan rumah Jawa Barat memimpin perolehan medali sementara cabang olah raga tenpin boling Peparnas XV/2016 Jawa Barat dengan 7 medali emas.
| Editor | : | Suandra.RE |
| Kategori | : | Olahraga |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan