Razia Preman
Hasil razia ops cipkon, puluhan anak punk, pengamen serta gelandangan
diamankan di Mapolresta Pekanbaru, Jumat sore
Polresta Gelar Razia Preman di sepanjang Jalan Protokol Pekanbaru
Sabtu 08 Oktober 2016, 00:47 WIB
Hasil razia ops cipkon, puluhan anak punk, pengamen serta gelandangan
diamankan di Mapolresta Pekanbaru, Jumat sore
PEKANBARU. Riaumadani. com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menggelar razia preman di sepanjang jalan protokol Kota Pekanbaru. Jumat (7/10/2016) sore, pukul 15.30 WIB.
Dari TKP pertama, di simpang SKA, jalan Soekarno Hatta-Tuanku Tambusai (Nangka), pasangan suami istri (pasutri) muda, Rangga (23) dan Umi (19) terjaring razia petugas, serta seorang pemuda, Heru (26). Ketiganya tidak memiliki kartu identitas (KTP).
Puluhan personel kemudian melanjutkan razia ke jalan Nangka, Kecamatan Sukajadi. Dua orang remaja yang diduga preman kembali diamankan petugas dan langsung diamankan ke Mapolresta Pekanbaru untuk di data.
Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup) di lapangan, total ada lima orang, terdiri dari empat pria dan seorang wanita diamankan petugas. Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan razia masih berlangsung.***
Pasutri muda, Rangga (23) dan Umi (19) kaget ketika puluhan personel Sabhara Polresta Pekanbaru mengamankannya karena terjaring ops cipkon, Jumat (7/10/2016) sore, pukul 15.30 WIB.
"Kami udah nikah, buku nikah kami ada. Di sini (Pekanbaru) kami baru dua tahun merantau, kerja kami cuma mengamen," ujar Rangga saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di Maporlesta Pekanbaru, Jumat sore.
Terpisah, Wakasatreskrim Porlesta Pekanbaru, AKP Nardy M Marbun, menuturkan, ada tiga titik lokasi razia Cipkon. Patung kuda simpang SKA, jalan Nangka dan pasar pagi Arengka.
"Total ada 21 preman, pengamen dan anak punk. Terdiri dari empat wanita dan 17 pria. Kita akan data dulu kemudian dilakukan pembinaan," tutur Nardy.
Kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Nardy menambahkan, razia cipkon ini untuk meningkatkan keamanan dan situasi di Kota Pekanbaru agar tetap kondusif.
"Untuk tindak lanjutnya, kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan puluhan preman yang terjaring razia ini," tukasnya.**
Dari TKP pertama, di simpang SKA, jalan Soekarno Hatta-Tuanku Tambusai (Nangka), pasangan suami istri (pasutri) muda, Rangga (23) dan Umi (19) terjaring razia petugas, serta seorang pemuda, Heru (26). Ketiganya tidak memiliki kartu identitas (KTP).
Puluhan personel kemudian melanjutkan razia ke jalan Nangka, Kecamatan Sukajadi. Dua orang remaja yang diduga preman kembali diamankan petugas dan langsung diamankan ke Mapolresta Pekanbaru untuk di data.
Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup) di lapangan, total ada lima orang, terdiri dari empat pria dan seorang wanita diamankan petugas. Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan razia masih berlangsung.***
Pasutri muda, Rangga (23) dan Umi (19) kaget ketika puluhan personel Sabhara Polresta Pekanbaru mengamankannya karena terjaring ops cipkon, Jumat (7/10/2016) sore, pukul 15.30 WIB.
"Kami udah nikah, buku nikah kami ada. Di sini (Pekanbaru) kami baru dua tahun merantau, kerja kami cuma mengamen," ujar Rangga saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di Maporlesta Pekanbaru, Jumat sore.
Terpisah, Wakasatreskrim Porlesta Pekanbaru, AKP Nardy M Marbun, menuturkan, ada tiga titik lokasi razia Cipkon. Patung kuda simpang SKA, jalan Nangka dan pasar pagi Arengka.
"Total ada 21 preman, pengamen dan anak punk. Terdiri dari empat wanita dan 17 pria. Kita akan data dulu kemudian dilakukan pembinaan," tutur Nardy.
Kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Nardy menambahkan, razia cipkon ini untuk meningkatkan keamanan dan situasi di Kota Pekanbaru agar tetap kondusif.
"Untuk tindak lanjutnya, kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan puluhan preman yang terjaring razia ini," tukasnya.**
| Editor | : | Suandra,GR |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham