Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Wagubri
Gesa Tatib Pemilihan Wagub, Pansus DPRD Riau Bertolak ke Palembang
Sabtu 10 September 2016, 02:44 WIB
Aherson, anggota DPRD Riau

PEKANBARU. RIaumadani. com - Untuk menggesa finalisasi Tata Tertib (Pansus Tatib) Khusus Pemilihan Wakil Gubernur Riau, Pansus DPRD bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan. Hal itu karena Palembang juga memiliki tatib khusus terkait pemilihan kepala derah.

Dikatakannya, ada dua daerah yang sudah mempunyai tatib khusus, yakni Palembang dan Papua Barat. Namun, karena budaya Palembang yang juga notabene memiliki budaya melayu, pansus berinisiatif untuk mempelajari poin-poin yang dimasukkan dalam tatib khusus di daerah tersebut.

Hal utama yang dipelajari, yakni masalah kearifan lokal yang juga akan dimasukkan pansus DPRD Riau dalam tatib khusus yang saat ini tengah digesa penyelesaiannya.

"Di Palembang juga mempunyai tatib khusus, mereka sudah melaksanakan pemilihan wakil walikota. Di sana, Pansus memasukkan budaya melayu sebagai salah satu syarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang calon wakil walikota. Palembang itu kan identik dengan budaya melayu juga," kata Aherson, Ketua Pansus, saat dihubungi awak media, Jumat (9/9/2016).

Dalam hal ini, lanjut politikus asal Kuansing ini, yang menjadi perbedaan antara Palembang dan Riau hanya pada partai pengusung, namum dalam tatib pemilihan sama, yakni memasukkan unsur kearifan lokal derah, yakni budaya melayu.

"Bedanya Palembang sama kami, di Palembang itu partai pengusungnya banyak, ada PKS, Golkar, dan PDI Perjuangan. Sementara kami hanya satu partai pengusung saja, Partai Golkar," katanya.

Sekarang, lanjutnya, tatib tersebut masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan dalam waktu dekat ini sudah selesai.

"Ini kami 3 hari, untuk mempelajari hal ini di Palembang. Mudah-mudahan, setelah pulang nanti selesai, dan segera kami paripurnakan, tinggal memasukan poin-poin kearifan lokal saja lagi," tutupnya.**




Editor : Tis-RP
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top