Wagubri
Aherson, anggota DPRD Riau
Gesa Tatib Pemilihan Wagub, Pansus DPRD Riau Bertolak ke Palembang
Sabtu 10 September 2016, 02:44 WIB
Aherson, anggota DPRD Riau
PEKANBARU. RIaumadani. com - Untuk menggesa finalisasi Tata Tertib (Pansus Tatib) Khusus Pemilihan Wakil Gubernur Riau, Pansus DPRD bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan. Hal itu karena Palembang juga memiliki tatib khusus terkait pemilihan kepala derah.
Dikatakannya, ada dua daerah yang sudah mempunyai tatib khusus, yakni Palembang dan Papua Barat. Namun, karena budaya Palembang yang juga notabene memiliki budaya melayu, pansus berinisiatif untuk mempelajari poin-poin yang dimasukkan dalam tatib khusus di daerah tersebut.
Hal utama yang dipelajari, yakni masalah kearifan lokal yang juga akan dimasukkan pansus DPRD Riau dalam tatib khusus yang saat ini tengah digesa penyelesaiannya.
"Di Palembang juga mempunyai tatib khusus, mereka sudah melaksanakan pemilihan wakil walikota. Di sana, Pansus memasukkan budaya melayu sebagai salah satu syarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang calon wakil walikota. Palembang itu kan identik dengan budaya melayu juga," kata Aherson, Ketua Pansus, saat dihubungi awak media, Jumat (9/9/2016).
Dalam hal ini, lanjut politikus asal Kuansing ini, yang menjadi perbedaan antara Palembang dan Riau hanya pada partai pengusung, namum dalam tatib pemilihan sama, yakni memasukkan unsur kearifan lokal derah, yakni budaya melayu.
"Bedanya Palembang sama kami, di Palembang itu partai pengusungnya banyak, ada PKS, Golkar, dan PDI Perjuangan. Sementara kami hanya satu partai pengusung saja, Partai Golkar," katanya.
Sekarang, lanjutnya, tatib tersebut masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan dalam waktu dekat ini sudah selesai.
"Ini kami 3 hari, untuk mempelajari hal ini di Palembang. Mudah-mudahan, setelah pulang nanti selesai, dan segera kami paripurnakan, tinggal memasukan poin-poin kearifan lokal saja lagi," tutupnya.**
Dikatakannya, ada dua daerah yang sudah mempunyai tatib khusus, yakni Palembang dan Papua Barat. Namun, karena budaya Palembang yang juga notabene memiliki budaya melayu, pansus berinisiatif untuk mempelajari poin-poin yang dimasukkan dalam tatib khusus di daerah tersebut.
Hal utama yang dipelajari, yakni masalah kearifan lokal yang juga akan dimasukkan pansus DPRD Riau dalam tatib khusus yang saat ini tengah digesa penyelesaiannya.
"Di Palembang juga mempunyai tatib khusus, mereka sudah melaksanakan pemilihan wakil walikota. Di sana, Pansus memasukkan budaya melayu sebagai salah satu syarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang calon wakil walikota. Palembang itu kan identik dengan budaya melayu juga," kata Aherson, Ketua Pansus, saat dihubungi awak media, Jumat (9/9/2016).
Dalam hal ini, lanjut politikus asal Kuansing ini, yang menjadi perbedaan antara Palembang dan Riau hanya pada partai pengusung, namum dalam tatib pemilihan sama, yakni memasukkan unsur kearifan lokal derah, yakni budaya melayu.
"Bedanya Palembang sama kami, di Palembang itu partai pengusungnya banyak, ada PKS, Golkar, dan PDI Perjuangan. Sementara kami hanya satu partai pengusung saja, Partai Golkar," katanya.
Sekarang, lanjutnya, tatib tersebut masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan dalam waktu dekat ini sudah selesai.
"Ini kami 3 hari, untuk mempelajari hal ini di Palembang. Mudah-mudahan, setelah pulang nanti selesai, dan segera kami paripurnakan, tinggal memasukan poin-poin kearifan lokal saja lagi," tutupnya.**
| Editor | : | Tis-RP |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham