10 SKPD Provinsi Riau Rapor Merah
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi
Sekdaprov: Ada 10 SKPD Masuk Rapor Merah, Hasil Serapan APBD 2016
Rabu 31 Agustus 2016, 10:05 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi
PEKANBARU. Riaumadani. com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi telah mengevaluasi hasil serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Riau 2016. Dan dari hasil evaluasi tersebut masih ada 10 SKPD yang mendapatkan rapor merah.
Ke 10 SKPD tersebut diantaranya, Dinas Komunikasi Informasi, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Dinas ESDM, Dinas Perkebunan, RS Petala Bumi, Dinas Perikanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD, Dinas Pertanian dan Peternakan, dan urusan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, ke 10 SKPD ini serapan anggaran dibawah 33 persen. Sedangkan dinas yang lain realisasi keuangan sudah diatas 40 persen.
"Sengaja kita mempetakannya ada yang merah kuning dan hijau. Ini untuk memberikan motivasi kepada SKPD ini agar menggenjot serapannya," tegas Ahmad Hijazi, Selasa (30/8/2016) petang di ruang rapat kerjanya.
Dijelaskannya, mengapa 10 SKPD ini lambat dalam merealisasikan anggarannya karena banyak regulasi di SKPD mereka yang tidak bisa cepat dilaksanakan. Termasuk untuk proses lelangnya, dan juga ada anggaran yang tidak bisa dijalankan.
"Kita setiap harinya akan memotivasi SKPD ini agar terus bekerja. Tapi nantinya, yang serapan rendah ini bisa saja langsung naik, karena proses pencairan fisiknya dalam beberapa bulan kedepan. Seperti di Dinas ESDM bisa mendapai 80 di bulan Oktober," tambahnya.
Sementara itu, untuk SKPD yang mendapatkan rapor kuning ada sebanyak 17 SKPD. 17 SKPD ini memiliki serapan keuangan diatas 33 persen, namun untuk realisai fisiknya masih jauh dari realisasi keuangannya.
17 SKPD tersebut yakni, Dinas Koperasi dan UMKM, BKP2D, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras), Sekretaris Dewan (Sekwan), Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Rumah Sakit Jiwa Tampan, Sekretariat Korpri, Dinas Pendapatan (Dispenda), dan Dinas Bina Marga, Sekretariat KPU.
Sedangkan untuk SKPD yang telah berhasil merealisasikan APBD diatas 44 persen ada 19 SKPD, baik realisasi keuangannya maupun realisasi fisiknya hampir seimbang. Namun tetap SKPD yang tinggi ini menjalankan programnya hingga akhir tahun.
19 SKPD dengan realisasi keuangan di atas 44 persen yakni, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah, Badan Lingkungan Hidup, DPRD, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Badan Penghubung, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga.
Satuan Polisi Pamong Praja, Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Badan Ketahanan Pangan, Inspektorat, Badan Koordinasi dan Penyuluhan, Dinas Perhubungan, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Perizinan Pelayanan Terpadu
"Sesuai dengan target mereka performance nya cukup baik. Bahkan ada yang mencapi 59 persen serapannya," ujar mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Riau ini.
Sementara itu, untuk capaian realisasi keuangan secara keseluruhan mencapai 34.7 persen. Sedangkan untuk realisasi fisik sudah mencapai 58,04 persen. Ada selisih sebesar 24 persen dari keuangan.
"Selisih ini terjadi karena kegiatan APBD yang dilaksanakan oleh kontraktor atau swakelola, belum mengambil anggarannya. Jadi nanti setelah 100 persen pengerjaanya barulah keuangannya seimbang," tandasnya.**
Ke 10 SKPD tersebut diantaranya, Dinas Komunikasi Informasi, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Dinas ESDM, Dinas Perkebunan, RS Petala Bumi, Dinas Perikanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD, Dinas Pertanian dan Peternakan, dan urusan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, ke 10 SKPD ini serapan anggaran dibawah 33 persen. Sedangkan dinas yang lain realisasi keuangan sudah diatas 40 persen.
"Sengaja kita mempetakannya ada yang merah kuning dan hijau. Ini untuk memberikan motivasi kepada SKPD ini agar menggenjot serapannya," tegas Ahmad Hijazi, Selasa (30/8/2016) petang di ruang rapat kerjanya.
Dijelaskannya, mengapa 10 SKPD ini lambat dalam merealisasikan anggarannya karena banyak regulasi di SKPD mereka yang tidak bisa cepat dilaksanakan. Termasuk untuk proses lelangnya, dan juga ada anggaran yang tidak bisa dijalankan.
"Kita setiap harinya akan memotivasi SKPD ini agar terus bekerja. Tapi nantinya, yang serapan rendah ini bisa saja langsung naik, karena proses pencairan fisiknya dalam beberapa bulan kedepan. Seperti di Dinas ESDM bisa mendapai 80 di bulan Oktober," tambahnya.
Sementara itu, untuk SKPD yang mendapatkan rapor kuning ada sebanyak 17 SKPD. 17 SKPD ini memiliki serapan keuangan diatas 33 persen, namun untuk realisai fisiknya masih jauh dari realisasi keuangannya.
17 SKPD tersebut yakni, Dinas Koperasi dan UMKM, BKP2D, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras), Sekretaris Dewan (Sekwan), Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Rumah Sakit Jiwa Tampan, Sekretariat Korpri, Dinas Pendapatan (Dispenda), dan Dinas Bina Marga, Sekretariat KPU.
Sedangkan untuk SKPD yang telah berhasil merealisasikan APBD diatas 44 persen ada 19 SKPD, baik realisasi keuangannya maupun realisasi fisiknya hampir seimbang. Namun tetap SKPD yang tinggi ini menjalankan programnya hingga akhir tahun.
19 SKPD dengan realisasi keuangan di atas 44 persen yakni, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah, Badan Lingkungan Hidup, DPRD, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Badan Penghubung, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga.
Satuan Polisi Pamong Praja, Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Badan Ketahanan Pangan, Inspektorat, Badan Koordinasi dan Penyuluhan, Dinas Perhubungan, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Perizinan Pelayanan Terpadu
"Sesuai dengan target mereka performance nya cukup baik. Bahkan ada yang mencapi 59 persen serapannya," ujar mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Riau ini.
Sementara itu, untuk capaian realisasi keuangan secara keseluruhan mencapai 34.7 persen. Sedangkan untuk realisasi fisik sudah mencapai 58,04 persen. Ada selisih sebesar 24 persen dari keuangan.
"Selisih ini terjadi karena kegiatan APBD yang dilaksanakan oleh kontraktor atau swakelola, belum mengambil anggarannya. Jadi nanti setelah 100 persen pengerjaanya barulah keuangannya seimbang," tandasnya.**
| Editor | : | FR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau