Demo Pedagang Eks Ramayana
Para pedagang yang memblokade Jalan Sudriman sehingga arus lalu lintas mengalami kemacetan
Para pedagang Blokade Jalan Sudirman Sehingga Arus Lalu Lintas Macet Total
Jumat 26 Agustus 2016, 10:39 WIB
Para pedagang yang memblokade Jalan Sudriman sehingga arus lalu lintas mengalami kemacetan
PEKANBARU. Riaumadani. com - Arus lalu lintas Jalan Sudirman, Jum'at (26/8/2016) mengalami kemacetan cukup parah, hal itu terjadi akibat ratusan pedagang Plaza Sukaramai melakukan unjuk rasa dan memblokir jalan tersebut.
Ratusan pedagang menutupi salah satu jalan protokol di Kota Pekanbaru itu, bahkan setiap kendaraan yang ingin melintas jalan tersebut dicegat pedagang, diperkirakan Jalan Sudriman mengalami kemacetan hingga 5 Km
Ferdy, salah seorang pedagang mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan memblokir Jalan Sudirman karena kecewa dengan pihak pengelola yang memadamkan listrik, sehingga dirinya tidak bisa berjualan.
"Listrik dipadamkan sejak pukul 09.00, akibatnya kita tidak bisa berjualan. Makanya kita turun ke jalan." ujarnya
Ditambahkan dia, aksi ini akan terus berlansung hingga pengelola menyalakan kembali kios yang ada di Plaza Sukaramai."Jika listrik tidak dinyalakan kita akan memblokir jalan ini," cetusnya
Pedagang dan Polisi Nyaris Bentrok
Unjuk rasa yang digelar ratusan pedagang Plaza Sukaramai di Jalan Sudirman, Jum'at (26/8/2016) sempat berlansung ricuh dengan pihak kepolisian. Hal ini terjadi karena pihak kepolisian yang mengamakan jalan untuk rasa mencoba membubarkan pedagang yang memblokir Jalan Sudirman.
Kejadian itu bermula saat para pedagang yang turun ke jalan dan melampiaskan amarahnya dengan memblokir Jalan Sudirman, sehingga arus lalu lintas di jalan tersebut tersendat, namun pihak kepolisian yang berjaga berupaya membubarkan pedagang dengan cara mendorong paksa, agar kendaraan yang melewati jalan tersebut dapat melintas, tak terima didorong pihak kepolisian, pedagang balik membalasnya. Aksi dorong-dorang yang dilakukan ke dua belah menyebabkan keributan.
Untung saja keributan itu tidak berlansung lama, karena polisi yang melakukan memicu keributan lansung diamankan dan pergi meninggalkan para pedagang yang melakukan unjuk rasa.
Memang Pascaterbakar Desember 2015 silam, kelanjutan pembangunan Plaza Sukaramai yang berada di Jalan Sudirman hingga saat ini belum ada kejelasan. Padahal, hasil uji kontruksi dari tim independen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah diketahui.
Ketua Himpunan Pedagang Plaza Sukaramai, Ismed Bakri, mengatakan, "hampir delapan bulan pascakebakaran penyelesaian pembangunan Plaza Sukaramai tidak ada. Ia berharap kepada Walikota Pekanbaru untuk menyelesaikan permasalahan ini".
"Walikota tahu sendiri berapa jumlah pedagang di sini. Kami minta Walikota Pekanbaru untuk turun kaki bukan turun tangan lagi untuk menyelesaikan," ujar Ismed di sela-sela unjuk rasa di depan Plaza Sukaramai, Jumat (26/8/2016).
Menurutnya, para pedagang sudah merasa tidak betah berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dibangun pihak pengelola beberapa waktu lalu. Sebab, selama berjualan di TPS, kata dia, banyak barang dagangan yang hilang.
"Pedagang sudah tidak nyaman berjualan di TPS, barang dagangan banyak hilang dicuri. Kami harapkan ada penyelesaian pembangunannya," tegasnya.**
Ratusan pedagang menutupi salah satu jalan protokol di Kota Pekanbaru itu, bahkan setiap kendaraan yang ingin melintas jalan tersebut dicegat pedagang, diperkirakan Jalan Sudriman mengalami kemacetan hingga 5 Km
Ferdy, salah seorang pedagang mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan memblokir Jalan Sudirman karena kecewa dengan pihak pengelola yang memadamkan listrik, sehingga dirinya tidak bisa berjualan.
"Listrik dipadamkan sejak pukul 09.00, akibatnya kita tidak bisa berjualan. Makanya kita turun ke jalan." ujarnya
Ditambahkan dia, aksi ini akan terus berlansung hingga pengelola menyalakan kembali kios yang ada di Plaza Sukaramai."Jika listrik tidak dinyalakan kita akan memblokir jalan ini," cetusnya
Pedagang dan Polisi Nyaris Bentrok
Unjuk rasa yang digelar ratusan pedagang Plaza Sukaramai di Jalan Sudirman, Jum'at (26/8/2016) sempat berlansung ricuh dengan pihak kepolisian. Hal ini terjadi karena pihak kepolisian yang mengamakan jalan untuk rasa mencoba membubarkan pedagang yang memblokir Jalan Sudirman.
Kejadian itu bermula saat para pedagang yang turun ke jalan dan melampiaskan amarahnya dengan memblokir Jalan Sudirman, sehingga arus lalu lintas di jalan tersebut tersendat, namun pihak kepolisian yang berjaga berupaya membubarkan pedagang dengan cara mendorong paksa, agar kendaraan yang melewati jalan tersebut dapat melintas, tak terima didorong pihak kepolisian, pedagang balik membalasnya. Aksi dorong-dorang yang dilakukan ke dua belah menyebabkan keributan.
Untung saja keributan itu tidak berlansung lama, karena polisi yang melakukan memicu keributan lansung diamankan dan pergi meninggalkan para pedagang yang melakukan unjuk rasa.
Memang Pascaterbakar Desember 2015 silam, kelanjutan pembangunan Plaza Sukaramai yang berada di Jalan Sudirman hingga saat ini belum ada kejelasan. Padahal, hasil uji kontruksi dari tim independen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah diketahui.
Ketua Himpunan Pedagang Plaza Sukaramai, Ismed Bakri, mengatakan, "hampir delapan bulan pascakebakaran penyelesaian pembangunan Plaza Sukaramai tidak ada. Ia berharap kepada Walikota Pekanbaru untuk menyelesaikan permasalahan ini".
"Walikota tahu sendiri berapa jumlah pedagang di sini. Kami minta Walikota Pekanbaru untuk turun kaki bukan turun tangan lagi untuk menyelesaikan," ujar Ismed di sela-sela unjuk rasa di depan Plaza Sukaramai, Jumat (26/8/2016).
Menurutnya, para pedagang sudah merasa tidak betah berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dibangun pihak pengelola beberapa waktu lalu. Sebab, selama berjualan di TPS, kata dia, banyak barang dagangan yang hilang.
"Pedagang sudah tidak nyaman berjualan di TPS, barang dagangan banyak hilang dicuri. Kami harapkan ada penyelesaian pembangunannya," tegasnya.**
| Editor | : | Tis-RP |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama