Pengelola Plaza Sukaramai PT. MPP
DR.Firdaus ST MT
Wako DR.Firdaus ST MT Kaget, Pengelola Minta Rp2,45 Juta per Bulan ke Pedagang
Rabu 24 Agustus 2016, 14:42 WIB
DR.Firdaus ST MT
PEKANBARU. Riaumadani. com - Pedagang Plaza Sukaramai yang menempati tempat penampungan sementara (TPS) mengeluhkan banyaknya penarikan pungutan yang dilakukan pihak pengelola, yakni PT Multi Papan Perkasa (MPP).
Pedangang mengaku, tiap bulannya mereka harus menggeluarkan dana sebesar Rp2,45 juta untuk pembayaran sewa kios, service charge, dan listrik.
Padahal sebelum Plaza itu terbakar, pedagang setiap tahunnya hanya membayar uang Rp10 juta. Bahkan, pengelola mengintimidasi akan memutuskan arus listrik bagi pedagang yang enggan membayarnya.
Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT ketika dikonfirmasi Riaupos.co terkait hal itu mengaku kaget. Ia pun berjanji akan mengintruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk menelusuri informasi tersebut.
''Terima kasih informasinya. Saya baru tahu ini dari wartawan. Nanti saya cek. SKPD terkait saya minta koordinasi dengan pengelola. Apakah benar seperti itu, nanti kami kaji kok bisa mereka seperti itu,'' kata Firdaus, Rabu (24/8/2016).
Mengenai kelanjutan pembangunan Plaza Sukaramai, Wako menyebutkan telah menerima hasil uji konstruksi, yakni bangunan tersebut cukup renovasi saja. "Kami sudah bentuk tim untuk memperbaiki yang sudah terbakar. Sekarang bagaimana kami memaksimalkan penggunaan aset. Karena ada ruang kosong yang nantinya dibangun untuk perluasan plasa," ujar Firdaus.
Adanya pemanfaatan lahan yang kosong di sekitar Plaza, kata Firdaus, memerlukan investasi tambahan sehingga kontrak antara Pemko Pekanbaru dan PT MPP akan ditinjau ulang.
"Sedang kami kaji dan tinjau ulang. Kami harapkan selesai dalam waktu dua pekan karena ada perubahan administrasi dan perubahan adendum dari kontrak supaya pembangunan segera dilaksanakan," pungkasnya.**
Pedangang mengaku, tiap bulannya mereka harus menggeluarkan dana sebesar Rp2,45 juta untuk pembayaran sewa kios, service charge, dan listrik.
Padahal sebelum Plaza itu terbakar, pedagang setiap tahunnya hanya membayar uang Rp10 juta. Bahkan, pengelola mengintimidasi akan memutuskan arus listrik bagi pedagang yang enggan membayarnya.
Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT ketika dikonfirmasi Riaupos.co terkait hal itu mengaku kaget. Ia pun berjanji akan mengintruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk menelusuri informasi tersebut.
''Terima kasih informasinya. Saya baru tahu ini dari wartawan. Nanti saya cek. SKPD terkait saya minta koordinasi dengan pengelola. Apakah benar seperti itu, nanti kami kaji kok bisa mereka seperti itu,'' kata Firdaus, Rabu (24/8/2016).
Mengenai kelanjutan pembangunan Plaza Sukaramai, Wako menyebutkan telah menerima hasil uji konstruksi, yakni bangunan tersebut cukup renovasi saja. "Kami sudah bentuk tim untuk memperbaiki yang sudah terbakar. Sekarang bagaimana kami memaksimalkan penggunaan aset. Karena ada ruang kosong yang nantinya dibangun untuk perluasan plasa," ujar Firdaus.
Adanya pemanfaatan lahan yang kosong di sekitar Plaza, kata Firdaus, memerlukan investasi tambahan sehingga kontrak antara Pemko Pekanbaru dan PT MPP akan ditinjau ulang.
"Sedang kami kaji dan tinjau ulang. Kami harapkan selesai dalam waktu dua pekan karena ada perubahan administrasi dan perubahan adendum dari kontrak supaya pembangunan segera dilaksanakan," pungkasnya.**
| Editor | : | Tis-RP |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham