Program "smart city" Pemko
Pemerintah Kota Pekanbaru, memaparkan konsep program
"smart city" yang akan dilakukan kedepan oleh wilayah setempat dihadapan
dunia perbakan termasuk Bank Indonnesia
Pemko Pekanbaru Paparkan Konsep "Smart City" di Jajaran Perbankan
Selasa 09 Agustus 2016, 08:03 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru, memaparkan konsep program
"smart city" yang akan dilakukan kedepan oleh wilayah setempat dihadapan
dunia perbakan termasuk Bank Indonnesia
PEKANBARU. Riaumadani. com - Pemerintah Kota Pekanbaru, memaparkan konsep program "smart city" yang akan dilakukan kedepan oleh wilayah setempat dihadapan dunia perbakan termasuk Bank Indonnesia kantor wilayah Provinsi Riau.
"Masing-masing SKPD di Pekanbaru saat ini sudah memiliki layanan berbasis internet, namun belum terintegrasi," kata Asisten II Bidang Ekonomi Dedy Gusriady, di Pekabaru, Selasa (9/8/2016).
Dedi menjelaskan selanjutnya layanan ini akan dikembangkan dan diintegrasikan agar bisa link ke semua hingga Wali Kota bisa mengetahui informasi wilayahnya lewat smartphone.
"Tahun ini akan diitegralkan antara SKPD," tegasnya.
Ditempat yang sama Kepala Bagian Pembangunan Pemko Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra membenarkan bahwa kedepan dengan smart city konsep yang ditawarkan Pemko adalah kepemilikan satu kartu oleh masyarakat untuk semua keperluan.
"Dari satu kartu yang dimiliki masyarakat semua bisa digunakan untuk berbagai layanan baik keuangan maupun layanan publik lainnya seperti kesehatan, e-ktp, parkir, pendidikan dan sebagainya," kata Eka sapaan akrabnya.
Eka menyebutkan Pemko menamai layanan satu kartu itu dengan "smart card". Kedepan ada dua layanan "smart card" yang akan disediakan non banking dan banking.
Menurut dia ini sebagai upaya untuk percepatan penerapan smart city di Pekanbaru, tujuannya memberikan akses pelayanan yang cepat dan masih lambat selama ini akan jauh lebih cepat waktu akan dipangkas. Kedepan integrasinya kedepan juga akan dibuka layanan pengaduan ke masyarakat.
"Kesimpulan perlu dukungan infrastruktur, regulasi, SDM, penyiapan sistem yang mapan, infrastruktur," kata dia. (Humas Pemko)
"Masing-masing SKPD di Pekanbaru saat ini sudah memiliki layanan berbasis internet, namun belum terintegrasi," kata Asisten II Bidang Ekonomi Dedy Gusriady, di Pekabaru, Selasa (9/8/2016).
Dedi menjelaskan selanjutnya layanan ini akan dikembangkan dan diintegrasikan agar bisa link ke semua hingga Wali Kota bisa mengetahui informasi wilayahnya lewat smartphone.
"Tahun ini akan diitegralkan antara SKPD," tegasnya.
Ditempat yang sama Kepala Bagian Pembangunan Pemko Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra membenarkan bahwa kedepan dengan smart city konsep yang ditawarkan Pemko adalah kepemilikan satu kartu oleh masyarakat untuk semua keperluan.
"Dari satu kartu yang dimiliki masyarakat semua bisa digunakan untuk berbagai layanan baik keuangan maupun layanan publik lainnya seperti kesehatan, e-ktp, parkir, pendidikan dan sebagainya," kata Eka sapaan akrabnya.
Eka menyebutkan Pemko menamai layanan satu kartu itu dengan "smart card". Kedepan ada dua layanan "smart card" yang akan disediakan non banking dan banking.
Menurut dia ini sebagai upaya untuk percepatan penerapan smart city di Pekanbaru, tujuannya memberikan akses pelayanan yang cepat dan masih lambat selama ini akan jauh lebih cepat waktu akan dipangkas. Kedepan integrasinya kedepan juga akan dibuka layanan pengaduan ke masyarakat.
"Kesimpulan perlu dukungan infrastruktur, regulasi, SDM, penyiapan sistem yang mapan, infrastruktur," kata dia. (Humas Pemko)
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham