Terkait Wagubri dan ketua DPRD Riau
Siapa calon Wagubri ?
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bersama Laskar Melayu Riau Bersatu(LMRB) Angkat Bicara
Rabu 03 Agustus 2016, 03:34 WIB
Siapa calon Wagubri ?
PEKANBARU.Riaumadani. com - Desakan kepada Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, untuk segera menunjuk Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Riau, kembali mengemuka. Kali ini, desakan itu muncul dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Al Azhar, saat mengadakan pertemuan dengan pengurus LMRB, Selasa (2/8/2016)
Seperti dituturkan Ketua Harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Al Azhar, saat mengadakan pertemuan dengan pengurus LMRB, sejak awal LAM telah meminta Gubri segera menetapkan Wakil dan ketua DPRD Riau. Bahkan LAM meminta agar calonnya diambil dari putra Melayu Riau. Namun sudah berbulan-bulan belum juga ada kejelasan dari Gubernur untuk menetapkannya.
"Intinya kita mengharuskan Gubernur memiliki Wakil. LAM sudah menyepakati dari dulu untuk posisi Wakil adalah dari putra daerah.
Termasuk Ketua DPRD juga, jangan diulur-ulur lagi. Memang domain Golkar untuk memilihnya tapi kedua jabatan itu menyangkut hajat hidup rakyat Riau," ungkap Al Azhar.
Dikatakan, Riau berhak meminta kepada Partai Golkar untuk segera memutuskan siapa Wakil Gubernur dan dan ketua DPRD Riau. Dalam hal ini, siapa pun yang dipilih boleh saja, asal putra Riau. Yang penting jangan berlarut-larut lagi. Masyarakat Riau sudah menunggu. Jika tidak juga ada kejelasan maka LAM bersama LMRB akan kembali menemui Gubri dan juga akan menggelar aksi.
"Kita juga punya hak untuk memintanya. Sampai kapan lagi kami harus menunggu, dalam waktu dekat ini kita mencoba kembali menemui Gubernur," ungkap Al Azhar.
Sementara itu, Ketua Harian LMRB Riau, Sarifudin Saan, mengimbau seluruh tokoh masyarakat Riau secara bersama-sama mengadakan perencanaan kepemimpinan Riau ke depan.
"Sudah terlalu lama kita menunggu, bahkan rekomendasi juga telah diberikan tapi sampai sekarang belum juga. Intinya Wakil dan Ketua DPRD orang Riau, agar ada perimbangannya. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, jangan di tunda-tunda lagi," tegasnya.
Akhiri Polemik
Terpisah, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura, Muhammad Adil, mengimbau Partai Golkar Riau segera mengakhiri polemiknya di internalnya, terkait penunjukan nama calon ketua DPRD Riau. Polemik yang dimaksud, baik ditingkat DPD I Golkar Riau maupun DPP Golkar.
"Sudahlah akhiri saja polemik di dalam, ini demi Riau ke depannya, bukan Riau saat ini. Partai Golkar harus tahu itu," ujarnya.
Untuk itu, ia berharap DPD I Golkar Riau segera mengirimkan nama calon ketua dewan ke DPRD Riau. Apalagi dari informasi yang diterimanya, DPP di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie waktu itu, sudah memutuskan satu nama sebagai pengisi ketua dewan.
"Memang kita akui, ini merupakan hak dan wewenang Partai Golkar, tapi dalam hal ini kita berbicara kepentingan daerah, kepentingan Riau secara keseluruhan. Posisi ketua dewan itu amat strategis di pemerintahan," ungkapnya.
Anggota Komisi E DPRD Riau ini pun mengakui, dengan kekosongan posisi ketua dewan, kinerja anggota dewan di DPRD Riau kurang maksimal. Baik dalam hal paripurna maupun saat pembahasan APBD Riau.
Seperti yang diketahui, DPP Golkar ketika masih berada di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, sudah memutuskan Septina Primawati mengisi posisi Ketua DPRD Riau, menggantikan Suparman yang maju di Pilkada Rokan Hulu.
Belakangan, DPD I terkesan tidak menerima putusan DPP tersebut dan tidak menindaklanjutinya ke DPRD Riau. DPD I tetap bersikukuh kepada satu dari tiga nama yang dikirimkan sebelumnya. Ketiganya yakni, Supriati, Masnur dan Erizal Muluk. **
Seperti dituturkan Ketua Harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Al Azhar, saat mengadakan pertemuan dengan pengurus LMRB, sejak awal LAM telah meminta Gubri segera menetapkan Wakil dan ketua DPRD Riau. Bahkan LAM meminta agar calonnya diambil dari putra Melayu Riau. Namun sudah berbulan-bulan belum juga ada kejelasan dari Gubernur untuk menetapkannya.
"Intinya kita mengharuskan Gubernur memiliki Wakil. LAM sudah menyepakati dari dulu untuk posisi Wakil adalah dari putra daerah.
Termasuk Ketua DPRD juga, jangan diulur-ulur lagi. Memang domain Golkar untuk memilihnya tapi kedua jabatan itu menyangkut hajat hidup rakyat Riau," ungkap Al Azhar.
Dikatakan, Riau berhak meminta kepada Partai Golkar untuk segera memutuskan siapa Wakil Gubernur dan dan ketua DPRD Riau. Dalam hal ini, siapa pun yang dipilih boleh saja, asal putra Riau. Yang penting jangan berlarut-larut lagi. Masyarakat Riau sudah menunggu. Jika tidak juga ada kejelasan maka LAM bersama LMRB akan kembali menemui Gubri dan juga akan menggelar aksi.
"Kita juga punya hak untuk memintanya. Sampai kapan lagi kami harus menunggu, dalam waktu dekat ini kita mencoba kembali menemui Gubernur," ungkap Al Azhar.
Sementara itu, Ketua Harian LMRB Riau, Sarifudin Saan, mengimbau seluruh tokoh masyarakat Riau secara bersama-sama mengadakan perencanaan kepemimpinan Riau ke depan.
"Sudah terlalu lama kita menunggu, bahkan rekomendasi juga telah diberikan tapi sampai sekarang belum juga. Intinya Wakil dan Ketua DPRD orang Riau, agar ada perimbangannya. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, jangan di tunda-tunda lagi," tegasnya.
Akhiri Polemik
Terpisah, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura, Muhammad Adil, mengimbau Partai Golkar Riau segera mengakhiri polemiknya di internalnya, terkait penunjukan nama calon ketua DPRD Riau. Polemik yang dimaksud, baik ditingkat DPD I Golkar Riau maupun DPP Golkar.
"Sudahlah akhiri saja polemik di dalam, ini demi Riau ke depannya, bukan Riau saat ini. Partai Golkar harus tahu itu," ujarnya.
Untuk itu, ia berharap DPD I Golkar Riau segera mengirimkan nama calon ketua dewan ke DPRD Riau. Apalagi dari informasi yang diterimanya, DPP di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie waktu itu, sudah memutuskan satu nama sebagai pengisi ketua dewan.
"Memang kita akui, ini merupakan hak dan wewenang Partai Golkar, tapi dalam hal ini kita berbicara kepentingan daerah, kepentingan Riau secara keseluruhan. Posisi ketua dewan itu amat strategis di pemerintahan," ungkapnya.
Anggota Komisi E DPRD Riau ini pun mengakui, dengan kekosongan posisi ketua dewan, kinerja anggota dewan di DPRD Riau kurang maksimal. Baik dalam hal paripurna maupun saat pembahasan APBD Riau.
Seperti yang diketahui, DPP Golkar ketika masih berada di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, sudah memutuskan Septina Primawati mengisi posisi Ketua DPRD Riau, menggantikan Suparman yang maju di Pilkada Rokan Hulu.
Belakangan, DPD I terkesan tidak menerima putusan DPP tersebut dan tidak menindaklanjutinya ke DPRD Riau. DPD I tetap bersikukuh kepada satu dari tiga nama yang dikirimkan sebelumnya. Ketiganya yakni, Supriati, Masnur dan Erizal Muluk. **
| Editor | : | Tis-HR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau