Dukungan Capres 2014
Anggota Personll Band Slank
Ketua Slankers Bekasi Khawatir Slank Ditinggal Penggemar
Sabtu 28 Juni 2014, 04:34 WIB
Anggota Personll Band Slank
Ketua Slankers Bekasi Khawatir Slank Ditinggal Penggemar
BEKASI. Riaumadani. com - Ketua Slanker Kota Bekasi mengungkapkan kekhawatirannya band Slank akan ditinggalkan oleh para penggemarnya. Hal ini karena Slank secara terbuka mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
"Saya melihat kejadian akhir-akhir ini. Sudah banyak Slankers yang kecewa dan saya khawatir Slank akan ditinggalkan oleh fansnya," ujar Ketua Slankers Afrizal Reza, Sabtu [28/6/2014].
Afrizal kemudian membahas acara deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi dan Jusuf Kalla yang dilakukan di Markas Slank, Kamis lalu. Menurut dia, deklarasi dukungan tersebut terkesan dipaksakan. Sebab, acara tersebut awalnya bukan diagendakan untuk melakukan deklarasi dukungan kepada capres manapun. Acara tersebut hanya rapat kegiatan internal komunitas.
Dia juga kecewa karena ternyata tidak diundang dalam agenda tersebut. Hal itu juga yang membuat Afrizal berpikir deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi terkesan dipaksakan. "Saya juga kecewa sebagai ketua Slankers kok enggak diundang. Seperti sudah ada pesanan. Miris saya lihatnya kalau caranya begini," ujar dia.
Sebelumnya, Afrizal mengatakan Slank tidak dapat mengklaim seluruh Slankers di Indonesia akan memilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pemilihan Presiden 2014. Sebab, Slankers Kota Bekasi menjadi salah satu kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungannya terhadap Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi.
"Katanya Slank sudah memberi dukungan kepada pasangan calon yang tidak tegas. Tapi di sini, Slankers Bekasi sepakat mendukung Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Afrizal saat kampanye Prabowo-Hatta di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi, Minggu lalu.**
BEKASI. Riaumadani. com - Ketua Slanker Kota Bekasi mengungkapkan kekhawatirannya band Slank akan ditinggalkan oleh para penggemarnya. Hal ini karena Slank secara terbuka mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
"Saya melihat kejadian akhir-akhir ini. Sudah banyak Slankers yang kecewa dan saya khawatir Slank akan ditinggalkan oleh fansnya," ujar Ketua Slankers Afrizal Reza, Sabtu [28/6/2014].
Afrizal kemudian membahas acara deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi dan Jusuf Kalla yang dilakukan di Markas Slank, Kamis lalu. Menurut dia, deklarasi dukungan tersebut terkesan dipaksakan. Sebab, acara tersebut awalnya bukan diagendakan untuk melakukan deklarasi dukungan kepada capres manapun. Acara tersebut hanya rapat kegiatan internal komunitas.
Dia juga kecewa karena ternyata tidak diundang dalam agenda tersebut. Hal itu juga yang membuat Afrizal berpikir deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi terkesan dipaksakan. "Saya juga kecewa sebagai ketua Slankers kok enggak diundang. Seperti sudah ada pesanan. Miris saya lihatnya kalau caranya begini," ujar dia.
Sebelumnya, Afrizal mengatakan Slank tidak dapat mengklaim seluruh Slankers di Indonesia akan memilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pemilihan Presiden 2014. Sebab, Slankers Kota Bekasi menjadi salah satu kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungannya terhadap Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi.
"Katanya Slank sudah memberi dukungan kepada pasangan calon yang tidak tegas. Tapi di sini, Slankers Bekasi sepakat mendukung Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Afrizal saat kampanye Prabowo-Hatta di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi, Minggu lalu.**
| Editor | : | Sumber : kompas |
| Kategori | : | Hiburan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham