Pasar Terbengkalai
Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai yang terbengkalai pengerjaannya
Dewan Berharap, Pemko Selesaikan Dua Pasar Terbengkalai Sebelum Plkada 2107
Minggu 17 Juli 2016, 10:05 WIB
Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai yang terbengkalai pengerjaannya
PEKANBARU. Riaumadani. com - DPRD Kota Pekanbaru berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat menyelesaikan pembangunan sejumlah pasar yang terbengkalai sebelum digelarnya Pilkada Februari 2017.
Hal ini dikatakan," Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza, terkait tertundanya pembangunan dua pasar, yaitu Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai yang terbengkalai pengerjaannya dan Pasar Seni Arifin Ahmad di Jalan Arifin Ahmad, yang semakin terlantar akibat tidak dimanfaatkan secara maksimal.
''Kita berharap kepada Pemko Pekanbaru di ujung masa pemerintahan Walikota dan wakil walikota dapat menyelesaikan sarana dan prasarana yang terbengkalai saat ini. Padahal, dengan masih kurangnya keberadaan pasar di Kota Pekanbaru lokasi ini bisa menjadi solusi,'' kata Zaidir Albaiza, Jumat (15/7).
Ketua DPC PKB Pekanbaru ini juga mengatakan, jika kedua pasar tersebut dapat diselesaikan segera agar bisa dimanfaatkan dan dapat digunakan oleh masyarakat Kota Pekanbaru yang saat ini kekurangan pasar untuk melakukan proses jual beli nantinya.
''Tentunya masyarakat Pekanbaru menginginkan pasar yang representatif, pasar yang nyaman baik untuk para pedagang maupun untuk pembeli, sehingga melalui pasar inilah perekonomian masyarakat bisa berkembang kedepannya,'' tuturnya.
Di samping itu, Zaidir mengatakan pasar tradisional di Pekanbaru harus dipertahankan, karena dapat memberi manfaat besar kepada masyarakat. Sementara, pasar modern, seperti mall, supermarket, dan minimarket, katanya, tidak memberikan keuntungan buat masyarakat kecil, melainkan menguntungkan satu pihak saja, yakni pemilik modal.
''Harusnya hal ini men jadi acuan pemerintah untuk menggiatkan perekonomian lewat pasar-pasar yang ada terutama tradisional,'' imbuhnya. **
Hal ini dikatakan," Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza, terkait tertundanya pembangunan dua pasar, yaitu Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai yang terbengkalai pengerjaannya dan Pasar Seni Arifin Ahmad di Jalan Arifin Ahmad, yang semakin terlantar akibat tidak dimanfaatkan secara maksimal.
''Kita berharap kepada Pemko Pekanbaru di ujung masa pemerintahan Walikota dan wakil walikota dapat menyelesaikan sarana dan prasarana yang terbengkalai saat ini. Padahal, dengan masih kurangnya keberadaan pasar di Kota Pekanbaru lokasi ini bisa menjadi solusi,'' kata Zaidir Albaiza, Jumat (15/7).
Ketua DPC PKB Pekanbaru ini juga mengatakan, jika kedua pasar tersebut dapat diselesaikan segera agar bisa dimanfaatkan dan dapat digunakan oleh masyarakat Kota Pekanbaru yang saat ini kekurangan pasar untuk melakukan proses jual beli nantinya.
''Tentunya masyarakat Pekanbaru menginginkan pasar yang representatif, pasar yang nyaman baik untuk para pedagang maupun untuk pembeli, sehingga melalui pasar inilah perekonomian masyarakat bisa berkembang kedepannya,'' tuturnya.
Di samping itu, Zaidir mengatakan pasar tradisional di Pekanbaru harus dipertahankan, karena dapat memberi manfaat besar kepada masyarakat. Sementara, pasar modern, seperti mall, supermarket, dan minimarket, katanya, tidak memberikan keuntungan buat masyarakat kecil, melainkan menguntungkan satu pihak saja, yakni pemilik modal.
''Harusnya hal ini men jadi acuan pemerintah untuk menggiatkan perekonomian lewat pasar-pasar yang ada terutama tradisional,'' imbuhnya. **
| Editor | : | Tis-HR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham