Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
PSB
Wako DR.H.Firdaus.ST.MT Larang Sekolah Pungut Uang Seragam
Rabu 13 Juli 2016, 23:56 WIB
Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus, ST MT
PEKANBARU. Riumadani.com - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus, ST MT dengan tegas melarang seluruh sekolah di Pekanbaru memungut pembayaran seragam sekolah bagi murid baru dengan  alasan apapun. Pengadaan baju seragam diserahkan kepada masing-masing wali murid, pihak sekolah hanya memberikan contoh warna pakaian yang dipakai di sekolah tersebut.

"Itu melanggar ketentuan," ujar Wako.

Kepala sekolah sebut Firdaus wajib mengawasi pelaksanaan larangan ini. "Karena sering terjadi kutipan ini  mengatas namakan komitelah atau panitia apa, itu tidak boleh," tegas Wako.

Karena sambung Firdaus, ia mengimbau kepada sekolah janganlah menetapkan pembayaran baju seragam.

"Kalaupun harus beli seragam tidak perlu harus diadakan oleh sekolah cukup diberi contoh seragam itu seperti apa lalu orangtua siswa yang membeli," kata dia menerangkan.

Firdaus menganalisa kutipan uang baju seragam akan membebani para orangtua ditengah krisis ekonomi saat ini.

"Mereka para orangtua sudah dibebani biaya masuk sekolah jangan ditambahkan lagi pengeluaran beli baju," tegas dia lebih jauh.

Kalaupun harus ada kesepakatan seragam sekolah, Firdaus berharap tidak boleh diadakan oleh sekolah.

"Apa lagi kalau sekolah sudah mengambil untung lewat kutipan seragam itu namanya akan membebani biaya pendidikan," katanya membeberkan.

Firdaus menyarankan sekolah cukup memberikan contoh baju yang akan dipakai siswa baru nantinya orangtua bisa membeli sendiri sesuai kemampuan.

Khusus bagi kaum dhuafa ia menambahkan pihaknya akan memberikan bantuan lewat beberapa program beasiswa yang sudah dijalankan pemerintah kota (pemko).

"Bisa juga lewat subsidi silang dari keluarga mampu," katanya menambahkan. (Humas Pemko)




Editor : bOY INDRA-HUMAS
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top