Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Embarkasi haji
Gubri H.Arsyadjuliandi Rachman Minta Menhub Gesa Pembangunan Sejumlah Bandara di Riau
Senin 13 Juni 2016, 04:44 WIB
 Gubri Arsyadjuliandi Rachman bersama dengan Menhub RI Ignasius Jonan
PEKANBARU. Riaumadani.com -  Calon Jemaah Haji (CJH) asal Riau saat ini masih menggunakan Embarkasi Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) ingin mempercepat pembangunan embarkasi haji antara di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

"Kita akan dorong pak Menteri untuk gesa pembangunannya. Apakah ini dikerjakan oleh Angkasa Pura II ataupun Angkatan Udara (AU)," kata Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman kepada wartawan, Senin (13/6/2016). ‎

Diterangkannya, saat ini panjang landasan pacu (Runway) Bandara SSK II adalah 2600 meter atau 2,6 Km. Sedangkan untuk embarkasi haji minimal 3000 meter atau 3 Km mengingat pesawat haji memiliki ukuran yang lebih besar.

"Apakah akan dibuat berupa fly over atau dibelokkan masih akan kita kaji. Kalau bisa 2017 sudah bisa untuk embarkasi haji," ujar mantan Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Selain bandara di Pekanbaru, beberapa bandara di daerah juga dikaji peningkatannya oleh pihak Pemprov Riau. Diantaranya Bandara Tempuling di Indragiri Hilir (Inhil), Bandara Pinang Kampai di Dumai, serta Bandara Japura di Indragiri Hulu (Inhu).

"Untuk bandara di Inhil, kita akan minta bantuan untuk menambah panjang landasan pacu. Ini akan kita bicarakan dengan pihak pemerintah kabupaten setempat," katanya.

Jika kabupaten setuju, lanjut Gubri, maka penambahan ini akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan . Seperti bandara-bandara di daerah lain yang dikelola Kemenhub RI.

"Contohnya di Banda Aceh. Beberapa bandara dikelola dan diperbaiki oleh pihak Kemenhub," ujar pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.

Tak hanya itu, Bandara Pinang Kampai juga tak luput dari perhatian Pemprov Riau. Rencananya ke Dumai akan ditambah jumlah pesawat reguler yang masuk.

Saat ini panjang landasan pacu Bandara Pinang Kampai adalah 1800 Meter X 45 meter dengan tipe aspal. Bandara ini, melayani rute penerbangan Jakarta-Dumai saja karena rute Batam-Dumai yang ada sebelumnya sudah tidak terbang lagi.

Begitu juga untuk Bandara Japura , Rengat, Inhu juga akan dibenahi. Sekolah latihan penerbangan rencananya akan dibuka di sana. Pemprov Riau saat ini tunggu izin pesawat, sekalian peresmian oleh Kemenhub.

"Bandara Japura memiliki pancang landasan pacu 1300 meter atau 1,3 Km, dengan menjadikannya sebagai salah satu tempat pelatihan bagi calon Pilot diharapkan bandara ini kembali hidup suasananya," pungkasnya.**




Editor : Tis-FRc
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top