Kasatker PJN Wilayah II Riau Ancam Wartawan
Kantor Kasatker Satker PJN Wilayah II Riau jl. Aripin Ahmad Pekanbaru
Ir Dedy Mandrasyah MT, Kasatker PJN Wilayah II Riau Ancam Wartawan
Selasa 07 Juni 2016, 12:37 WIB
Kantor Kasatker Satker PJN Wilayah II Riau jl. Aripin Ahmad Pekanbaru
PEKANBARU, Riaumadani. com - Entah karena panik, Kepala Satuan Kerja (Kasatker), " Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Riau, Ir Dedy Mandrasyah MT mengancam wartawan RiauKontras.com, Emos, dan akan melaporkannya ke Polda Riau dan Dewan Pers. Pasalnya, berita yang dia muat terkait penggunaan dana non fisik senilai Rp 6 miliar untuk plesiran ke berbagai kota di Indonesia dan luar negeri dinilai tidak benar.
Hal itu dibeberkan Emos didampingi aktifis LSM Forum Pengawas Pembangunan Indonesia, Haryanto saat dikonfirmasi, Selasa (7/6/2016).
Ia mengatakan, awalnya ia mendapat telepon dari seseorang yang belakangan diketahui bernama Pelda TNI Yulisman petugas keamanan di Satker PJN Wilayah II Riau pada Senin (6/6/2916).
Dalam percakapan tersebut diketahui bahwa Yulisman meminta Emos agar datang ke kantor Satker Wilayah II Riau atas permintaan Dedy Mandrasyah. Tanpa pikir panjang Emos pun langsung menuju kantor yang beralamat di pertigaan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Sukarno Hatta tersebut.
Setiba disana, ia langsung dicegat oleh asisten Dedy Mandrasyah, Asdiman seraya membentak Emos.
''Kau yang kulaporkan duluan atau kau yang melapor duluan ke Polda,'' bentak Asdiman dengan suara keras begitu Emos sampai di lantai II kantor PJN Wilayah II Riau sebelum menghadap ke Dedy Mandrasyah.
Singkat cerita, usai insiden tersebut kemudian Emos masuk ke ruang Dedy Mandrasyah. Kasatker yang dikenal enggan dikonfirmasi wartawan inipun tak kalah garang dengan Asdiman.
Intinya kata Emos, Dedy Mandrasyah tak terima dengan berita yang dia muat terkait dana non fisik yang digunakan oleh Kasatker PJN Wilayah II Riau bersama Dharma Wanita senilai Rp 6 miliar lebih untuk plesiran ke berbagai kota di Indonesia termasuk ke luar negeri.
Ia pun mengecam keras berita yang dimuat Emos dan mengancam akan melaporkannya ke Dewan Pers, ucap Emos.
Menyikapi ancaman itu kata Emos, dirinya mengaku siap jika memang dirinya dilaporkan baik ke Polda maupun Dewan Pers akibat berita yang ia muat. Emos mengatakan, dirinya hanya sebatas menulis.
''Saya kan hanya menulis. Narasumber jelas kok. Jadi silahkan aja jika mereka melaporkan, saya siap,'' ujar Emos.
Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Asdiman yang dihubungi awalnya mengangkat selularnya. Namun setelah ia ketahui bahwa yang menghubunginya adalah wartawan riaueditor.com, ia pun langsung mematikan. Meski dihubungi berkali-kali Asdiman pun tak lagi mengangkat panggilan ponselnya.
Demikian pula Kasatker Dedy Mandrasyah, dua nomor selulernya yang diperoleh wartawan riaueditor.com, juga selalu menjawab sibuk atau berada diluar jangkauan.
Hal itu dibeberkan Emos didampingi aktifis LSM Forum Pengawas Pembangunan Indonesia, Haryanto saat dikonfirmasi, Selasa (7/6/2016).
Ia mengatakan, awalnya ia mendapat telepon dari seseorang yang belakangan diketahui bernama Pelda TNI Yulisman petugas keamanan di Satker PJN Wilayah II Riau pada Senin (6/6/2916).
Dalam percakapan tersebut diketahui bahwa Yulisman meminta Emos agar datang ke kantor Satker Wilayah II Riau atas permintaan Dedy Mandrasyah. Tanpa pikir panjang Emos pun langsung menuju kantor yang beralamat di pertigaan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Sukarno Hatta tersebut.
Setiba disana, ia langsung dicegat oleh asisten Dedy Mandrasyah, Asdiman seraya membentak Emos.
''Kau yang kulaporkan duluan atau kau yang melapor duluan ke Polda,'' bentak Asdiman dengan suara keras begitu Emos sampai di lantai II kantor PJN Wilayah II Riau sebelum menghadap ke Dedy Mandrasyah.
Singkat cerita, usai insiden tersebut kemudian Emos masuk ke ruang Dedy Mandrasyah. Kasatker yang dikenal enggan dikonfirmasi wartawan inipun tak kalah garang dengan Asdiman.
Intinya kata Emos, Dedy Mandrasyah tak terima dengan berita yang dia muat terkait dana non fisik yang digunakan oleh Kasatker PJN Wilayah II Riau bersama Dharma Wanita senilai Rp 6 miliar lebih untuk plesiran ke berbagai kota di Indonesia termasuk ke luar negeri.
Ia pun mengecam keras berita yang dimuat Emos dan mengancam akan melaporkannya ke Dewan Pers, ucap Emos.
Menyikapi ancaman itu kata Emos, dirinya mengaku siap jika memang dirinya dilaporkan baik ke Polda maupun Dewan Pers akibat berita yang ia muat. Emos mengatakan, dirinya hanya sebatas menulis.
''Saya kan hanya menulis. Narasumber jelas kok. Jadi silahkan aja jika mereka melaporkan, saya siap,'' ujar Emos.
Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Asdiman yang dihubungi awalnya mengangkat selularnya. Namun setelah ia ketahui bahwa yang menghubunginya adalah wartawan riaueditor.com, ia pun langsung mematikan. Meski dihubungi berkali-kali Asdiman pun tak lagi mengangkat panggilan ponselnya.
Demikian pula Kasatker Dedy Mandrasyah, dua nomor selulernya yang diperoleh wartawan riaueditor.com, juga selalu menjawab sibuk atau berada diluar jangkauan.
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan