Festival Sungai Siak (FSS) 2016
Walikota Pekanbaru,DR. H. Firdaus,ST.MT secara resmi buka iven Festival Sungai Siak, Kamis (2/6/2016).
Walikota DR.H.Firduas.ST.MT Secara Resmi Buka Festival Sungai Siak 2016
Sabtu 04 Juni 2016, 02:46 WIB
Walikota Pekanbaru,DR. H. Firdaus,ST.MT secara resmi buka iven Festival Sungai Siak, Kamis (2/6/2016).
ADVETORIAL
PEKANBARU. Riaumadani. com - Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus,ST. MT, secara resmi membuka dimulainya iven Festival Sungai Siak,(FSS) Kamis,(2/6/2016), di pinggiran Sungai Siak tepat di halaman Rumah Singgah Tuan Kadi. Meriah diwarnai puluhan sampan dan kapal hias.
Perahu-perahu dengan ornamen melayu berkeliling menyapa Walikota Pekanbaru, Firdaus MT dan masyarakat yang memenuhi halaman Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Rumbai Pesisir.
Perahu hias tersebut berasal dari lembaga swasta dan instansi pemerintahan Kota Pekanbaru diantaranya bernama perhimpunan restoran dan hotel Pekanbaru, the belivery luxury, BPTMP kota Pekanbaru, Furaya hotel, Dinas pendidikan, Tangram hotel, KM. Bina Marga, KM.Cipta Karya, Kec. Senapelan, Winstar hotel, BA. Senapelan Patroli, FKO Kompas Gramedia Kec. Sukajadi, Basarnas Pekanbaru, BNPB, Drego hotel dan Polisi air.

Acara FSS akan berlangsung selama tiga hari, dengan menyajikan berbagai acara yang menarik. Mulai dari hiburan rakyat, kuliner dan berbagai perlombaan, bertujuan untuk mengangkat dan mengembangkan destinasi di Sungai Siak, berlangsung hingga, Sabtu (4/5/2016) malam.
Suara pukulan beduk yang dilakukan orang nomor satu di Pekanbaru itu sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan berskala nasional disambut gemuruh suara drum yang ditabuh drummer profesional. Kemeriahan acara semakin terasa diselingi penampilan lagu Melayu dan tari persembahan, dipadu iring- iringan perahu kecil di aliran sungai.

"Saya berharap FSS ini akan menjadi acara tahunan, tidak hanya untuk Pekanbaru, kedepan juga akan menjadi referensi bagi wisatawan yang datang ke Bumi Bertuah," kata walikota.
Puluhan jajanan dan oleh-oleh khas melayu bisa ditemui di area festival. "'Tidak hanya untuk Pekanbaru, Riau khususnya, FSS ini kedepannya juga akan menjadi referensi bagi wisatawan yang datang ke Bumi Bertuah," papar Walikota.
Tiga hari kedepan, FSS akan tersaji. Nah, bagi wisatawan bisa menjadikan pilihan untuk mendapatkan keunikan dan khasnya oleh-oleh dan kuliner Melayu Riau.
Disebutkannya, iven yang dilaksanakan juga sejalan dengan rencana yang akan dilakukan pemerintah membangun kawasan water fron city yang sudah digagas sejak tahun 2000 lalu. Meski tidak bisa terealisasi cepat lantaran dilaksanakan bertahap, wako bangga, karena dibukanya iven FSS merupakan suatu langkah menjadikan potensi wisata sebagai penggerak ekonomi.

Hal itu memandang wisata termasuk kedalam lima sektor yang diunggulkan yakni, minyak dan gas, pertambangan, perkebunan, dan wisata. Namun empat sektor selain wisata, mulai tahun ini sudah rutin mengalami penurunan dan diperkirakan akan terus berlanjut sampai 10 tahun kedepan. Artinya tak bisa lagi diandalkan sebagai sumber pendapatan, untuk itulah dari sektor pariwisata yang paling menjanjikan menjadi sektor unggulan yang dapat memberikan devisa lebih besar kedepan.
"Dengan FSS kita maju selangkah karena dapat menggali potensi sungai siak dan menjadikan lokomotif tumbuh dan berkembangnya UMKM, kuliner dan lainnya," jelas Firdaus.
Tidak kurang dari 68 UMKM dibawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru mendukung kegiatan dengan menempati stan-stan yang disiapkan panitia. Produk-produk unggulan mereka dipajang mulai dari produk kuliner, kerajinan, handycraf, fashion dan beragam assesories.(adv/humas)
PEKANBARU. Riaumadani. com - Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus,ST. MT, secara resmi membuka dimulainya iven Festival Sungai Siak,(FSS) Kamis,(2/6/2016), di pinggiran Sungai Siak tepat di halaman Rumah Singgah Tuan Kadi. Meriah diwarnai puluhan sampan dan kapal hias.
Perahu-perahu dengan ornamen melayu berkeliling menyapa Walikota Pekanbaru, Firdaus MT dan masyarakat yang memenuhi halaman Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Rumbai Pesisir.
Perahu hias tersebut berasal dari lembaga swasta dan instansi pemerintahan Kota Pekanbaru diantaranya bernama perhimpunan restoran dan hotel Pekanbaru, the belivery luxury, BPTMP kota Pekanbaru, Furaya hotel, Dinas pendidikan, Tangram hotel, KM. Bina Marga, KM.Cipta Karya, Kec. Senapelan, Winstar hotel, BA. Senapelan Patroli, FKO Kompas Gramedia Kec. Sukajadi, Basarnas Pekanbaru, BNPB, Drego hotel dan Polisi air.

Acara FSS akan berlangsung selama tiga hari, dengan menyajikan berbagai acara yang menarik. Mulai dari hiburan rakyat, kuliner dan berbagai perlombaan, bertujuan untuk mengangkat dan mengembangkan destinasi di Sungai Siak, berlangsung hingga, Sabtu (4/5/2016) malam.
Suara pukulan beduk yang dilakukan orang nomor satu di Pekanbaru itu sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan berskala nasional disambut gemuruh suara drum yang ditabuh drummer profesional. Kemeriahan acara semakin terasa diselingi penampilan lagu Melayu dan tari persembahan, dipadu iring- iringan perahu kecil di aliran sungai.

"Saya berharap FSS ini akan menjadi acara tahunan, tidak hanya untuk Pekanbaru, kedepan juga akan menjadi referensi bagi wisatawan yang datang ke Bumi Bertuah," kata walikota.
Puluhan jajanan dan oleh-oleh khas melayu bisa ditemui di area festival. "'Tidak hanya untuk Pekanbaru, Riau khususnya, FSS ini kedepannya juga akan menjadi referensi bagi wisatawan yang datang ke Bumi Bertuah," papar Walikota.
Tiga hari kedepan, FSS akan tersaji. Nah, bagi wisatawan bisa menjadikan pilihan untuk mendapatkan keunikan dan khasnya oleh-oleh dan kuliner Melayu Riau.
Disebutkannya, iven yang dilaksanakan juga sejalan dengan rencana yang akan dilakukan pemerintah membangun kawasan water fron city yang sudah digagas sejak tahun 2000 lalu. Meski tidak bisa terealisasi cepat lantaran dilaksanakan bertahap, wako bangga, karena dibukanya iven FSS merupakan suatu langkah menjadikan potensi wisata sebagai penggerak ekonomi.
Hal itu memandang wisata termasuk kedalam lima sektor yang diunggulkan yakni, minyak dan gas, pertambangan, perkebunan, dan wisata. Namun empat sektor selain wisata, mulai tahun ini sudah rutin mengalami penurunan dan diperkirakan akan terus berlanjut sampai 10 tahun kedepan. Artinya tak bisa lagi diandalkan sebagai sumber pendapatan, untuk itulah dari sektor pariwisata yang paling menjanjikan menjadi sektor unggulan yang dapat memberikan devisa lebih besar kedepan.
"Dengan FSS kita maju selangkah karena dapat menggali potensi sungai siak dan menjadikan lokomotif tumbuh dan berkembangnya UMKM, kuliner dan lainnya," jelas Firdaus.
Tidak kurang dari 68 UMKM dibawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru mendukung kegiatan dengan menempati stan-stan yang disiapkan panitia. Produk-produk unggulan mereka dipajang mulai dari produk kuliner, kerajinan, handycraf, fashion dan beragam assesories.(adv/humas)
| Editor | : | TIS-Humas |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau