BAGAN SIAPIAPI. Riaumandani. com  - Ketua DPRD Rokan Hilir,Riau Nasruddin Hasan marah besar dengan panitia pemekaran Daera" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Ketua DPRD Rohil Kesal, Panitia Mubes DOB Belum Menemuinya
Senin 16 Mei 2016, 04:11 WIB
Ketua DPRD Rokan Hilir,Riau Nasruddin Hasan
BAGAN SIAPIAPI. Riaumandani. com  - Ketua DPRD Rokan Hilir,Riau Nasruddin Hasan marah besar dengan panitia pemekaran Daerah Otonomi Baru ( DOB ).Marahnya Politisi Senior Partai Golkar tersebut bukan tanpa sebab,Pasalnya hingga saat ini belum ada satupun panitia Musyawarah Besar  ( Mubes ) tersebut menemuinya berkonsultasi

"Persoalan pemekaran suatu daerah itu merupakan hal yang sangat besar. Apa salahnya datang temui saya selaku ketua DPRD Rohil untuk berkonsultasi. Karena rekomendasinya nanti pimpinan DPRD yang menandatangani,"Kesal Nasrudin belum lama ini,Ketika diwawancara wartawan terkait DOB.

Selain itu, Dia juga kesal,Selaku Datuk Setia Amanah,Melalui 12 pucuk suku yang ada di DOB Rokan Tengah ( Roteng ), Tidak pernah di ajak duduk bersama membahas masalah pemekaran daerah otonomi baru.

"Sedikit Kita sayangkan, Mengapa tidak pernah datang duduk bersama-sama berkonsultasi mensukseskan pemekaran, selagi pemekaran daerah bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan, kita tidak ada masalah,"Ujarnya.

Ketua DPD II Golkar ini juga mengungkapkan, Pemekaran daerah tidak ada masalah bagi dirinya. Karena Pemekaran daerah adalah masalah pemerintah pusat, tidak salah kalau memang harus mengusulkan untuk melakukan pemekaran apabila sudah mencukupi syarat dan ketentuan yang ada.

Namun itu semua tergantung pemerintah dan DPR RI, apakah nantinya bisa atau tidak untuk disetujui.

"Kita tetap dukungan, sepanjang itu untuk kemajuan pembangunan, bisa atau tidak nya tergantung pemerintahan pusat dan DPRD RI, tapi kalau pemekaran membuat pecah-belah, demo sana, demo sini, atau ada hasrat ingin menjadi bupati satu wilayah itu, Tunggu dulu, "Ungkapnya.

Menurutnya pemekaran suatu daerah perlu di kaji terlebih dahulu. Kajian itu merupakan hasil kajian para ahli. Kalau sesuai dengan kajian bahwa daerah Rohil layak dimekarkan tentu di mekarkan.

"Kita dengar di Rohil memang ada pihak masyarakat mau mewacanakan pemekaran daerah, yakni Pemekaran Kubu (Kubu Rokan,red),  pemekaran Kota madya Bagansembah, dan Kabupaten Rokan Tengah (Roteng).

Anehnya sampai detik ini belum ada surat resmi atau perwakilan panitia pemekaran yang datang. Kalau memang ada wacana pemekaran apa salahnya kita berkonsultasi ,"ujarnya kesal.

Dia mengakui memang ada undangan dari panitia Mubes. Namun diSayangkan undangan tersebut di kirim melalui Satpol PP yang sedang piket di kantor DPRD. Dia menyayangkan hal tersebut."janganlah seperti itu,"Tutupnya.(adv/hms)



Editor : Ishaq.y.
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top