Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
Indonesia Jadi 'Sapi Perah', tapi Jangan Maki-maki SBY
Prabowo: Indonesia Jadi 'Sapi Perah', tapi Jangan Maki-maki SBY
Kamis 26 Juni 2014, 07:25 WIB
Capres Prabowom subianto

SUKOHARJO, Riaumadani. com - Calon presiden Prabowo Subianto, kembali menyinggung Indonesia yang selama ini dikuasai oleh asing. Kali ini, Prabowo mengibaratkan Indonesia layaknya hewan ternak.

"Ada gejala Indonesia ini oleh kekuatan asing dipelihara jadi sapi, sapi perah," kata Prabowo saat berkampanye di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis [26/6/2014].

Prabowo mengatakan, Indonesia bisa dikuasai asing karena memiliki pemimpin-pemimpin yang lemah. Dia pun lantas mengimbau kepada seribuan pendukungnya yang hadir, untuk memilih pemimpin yang tidak gentar menghadapi antek-antek asing.

"Selama ini kita ingin diperah, diambil kekayaan alamnya. Rakyat kita jadi buruh murah. Upah murah. kita harus beli barang orang asing. Kita tidak boleh jadi negara lemah terus menerus. Kita harus jadi negara kuat. Karena itu pemimpin kita ke depan juga harus kuat," ujarnya.

Namun Prabowo mengaku tidak ingin menyalahkan pihak asing atas kesalahan yang terjadi ini. "Allah mengatakan, tidak akan mengubah nasib suatu umat manakala umat tak mau mengubah nasibnya sendiri," ujar Prabowo.

Prabowo juga tidak mau menyalahkan Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat sebagai kepala negara selama 10 tahun belakangan ini. "Sekarang pun SBY selalu dimaki-maki. Padahal seharusnya tidak seperti itu. Tiru saja yang baik, yang tidak baik angkat jangan kita teruskan, yang baik kita ulangi lagi," ujar Prabowo.**



Editor : Sumber : Kompas
Kategori : Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top