Universitas Kyoto Bantu Restorasi Gambut RI
Plt Gubri Hadiri Pertemuan dengan Universitas Kyoto Jepang dalam rangka membahas moratorium pembukaan lahan gambut.
Plt Gubri Hadiri Pertemuan dengan Universitas Kyoto Jepang
Senin 25 April 2016, 23:37 WIB
Plt Gubri Hadiri Pertemuan dengan Universitas Kyoto Jepang dalam rangka membahas moratorium pembukaan lahan gambut.
ADVETORIAL
KYOTO.JEPANG. Riaumadani.com - Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman bertolak ke Jepang untuk memenuhi undangan Universitas Kyoto dalam rangka membahas moratorium pembukaan lahan gambut. Senin (25/4/2016)
Pada pertemuan ini dihadiri Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI) Bapak Nazir Foead, Senior Advisors of Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia (KLHK), Vice President of Kyoto University (Prof. Kayo Inaba), Directort of Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University, Vice Director of Research Institute for Humanity and Nature (RIHN), General Consulate RI Osaka, Director of Research Institute of Sustainable Humanosphere (RISH).
Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman pada pertemuan ini mengatakan bahwa Provinsi Riau memiliki luas lahan gambut terbesar dalam target restorasi Pemerintah RI. Untuk dapat Menyukseskan aksi restorasi gambut diperlukan dukungan dari berbagai pihak.
"Provinsi Riau mendukung komitmen nasional terkait aksi restorasi mengintegrasikan pengembangan komoditi lokal yang ramah terhadap gambut, seperti Budidaya Sagu. Laboratorium internasional restorasi rawa gambut tropis di Meranti perlu mendapat dukungan untuk pengembangannya dengan bekerja sama dengan berbagai lembaga dan universitas di Jepang," ujarnya.
Sementara itu,"Rektor Universitas Kyoto, Profesor Juichi Yamagiwa sangat apresiasi sekali untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah RI di bidang riset, pendidikan yang berkelanjutan serta restorasi gambut," ujarnya.
Kerjasama antara Badan Restorasi Gambut (BRG) dengan Universitas Kyoto dan Institut Nasional untuk Humaniora (The National Institute of Humaniora, NIHU) Jepang dalam pengembangan riset mendukung restorasi gambut. Fokus kerjasama ini dititik beratkan pada aksi nyata dan riset terapan di lapangan tentang restorasi lahan gambut dan pemanfaatan lahan gambut yang berkelanjutan.
Lebih lanjut Kerja sama ini dituangkan dalam komitmen kolaborasi berbentuk Memorandum of Understanding (MOU) di jakarta pada Juni 2016 mendatang.
Dukungan riset dan kerja sama internasional diperlukan untuk memberikan basis ilmiah yang kuat pada intervensi restorasi. Universitas Kyoto mendukung upaya mengatasi permasalahan kebakaran lahan gambut yang berulang, dan rencana untuk memulihkan lahan gambut terdegradasi melalui pembentukan Badan Restorasi Gambut RI.
Kunjungan Plt Gubri kali ini diagendakan hingga Rabu mendatang dan langsung kembali ke tanah air.(Adv/Humas)
KYOTO.JEPANG. Riaumadani.com - Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman bertolak ke Jepang untuk memenuhi undangan Universitas Kyoto dalam rangka membahas moratorium pembukaan lahan gambut. Senin (25/4/2016)
Pada pertemuan ini dihadiri Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI) Bapak Nazir Foead, Senior Advisors of Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia (KLHK), Vice President of Kyoto University (Prof. Kayo Inaba), Directort of Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University, Vice Director of Research Institute for Humanity and Nature (RIHN), General Consulate RI Osaka, Director of Research Institute of Sustainable Humanosphere (RISH).
Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman pada pertemuan ini mengatakan bahwa Provinsi Riau memiliki luas lahan gambut terbesar dalam target restorasi Pemerintah RI. Untuk dapat Menyukseskan aksi restorasi gambut diperlukan dukungan dari berbagai pihak.
"Provinsi Riau mendukung komitmen nasional terkait aksi restorasi mengintegrasikan pengembangan komoditi lokal yang ramah terhadap gambut, seperti Budidaya Sagu. Laboratorium internasional restorasi rawa gambut tropis di Meranti perlu mendapat dukungan untuk pengembangannya dengan bekerja sama dengan berbagai lembaga dan universitas di Jepang," ujarnya.
Sementara itu,"Rektor Universitas Kyoto, Profesor Juichi Yamagiwa sangat apresiasi sekali untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah RI di bidang riset, pendidikan yang berkelanjutan serta restorasi gambut," ujarnya.
Kerjasama antara Badan Restorasi Gambut (BRG) dengan Universitas Kyoto dan Institut Nasional untuk Humaniora (The National Institute of Humaniora, NIHU) Jepang dalam pengembangan riset mendukung restorasi gambut. Fokus kerjasama ini dititik beratkan pada aksi nyata dan riset terapan di lapangan tentang restorasi lahan gambut dan pemanfaatan lahan gambut yang berkelanjutan.
Lebih lanjut Kerja sama ini dituangkan dalam komitmen kolaborasi berbentuk Memorandum of Understanding (MOU) di jakarta pada Juni 2016 mendatang.
Dukungan riset dan kerja sama internasional diperlukan untuk memberikan basis ilmiah yang kuat pada intervensi restorasi. Universitas Kyoto mendukung upaya mengatasi permasalahan kebakaran lahan gambut yang berulang, dan rencana untuk memulihkan lahan gambut terdegradasi melalui pembentukan Badan Restorasi Gambut RI.
Kunjungan Plt Gubri kali ini diagendakan hingga Rabu mendatang dan langsung kembali ke tanah air.(Adv/Humas)
| Editor | : | TIS-HUMAS |
| Kategori | : | Internasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham