Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
Dugaan Korupsi APBN-P di ESDM 2013
Wagub Riau Diduga Terlibat Kasus Korupsi APBN-P di ESDM 2013
Sabtu 21 Juni 2014, 02:10 WIB
Poto : Riau24.com

PEKANBARU. Riaumadani.com - Juru Bicara [Jubir] KPK Johan Budi, mengatakan, terlibatnya unsur Komisi VII DPR RI dalam kasus gratifikasi pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan [APBN-P] di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral [ESDM] tahun 2013 masih terus didalami. Setelah Soetan Bhatugana, nama lain dipastikan akan menyusul termasuk di dalamnya Arsyadjualiandi Rahman yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau.

"Siapa pun orangnya baik yang masih menjabat anggota Komisi VII DPR RI atau yang sudah berhenti seperti Arsyadjuliandi [Andi] Rahman yang tidak anggota lagi karena sudah menjadi Wakil Gubernur Riau tetap akan diperiksa bila keterlibatannya terbukti," tegas Johan Budi, diberitakan Riau24,com, Jum'at [20/6/14]

Sebagaimana diberitakan, Fakta yang diungkap oleh mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM Didi Dwi Sutrisnohadi disebutkan bahwa uang USD190 ribu diberikan kepada hampir seluruh unsur Komisi VII DPR.

Dari empat pimpinan hingga 43 anggota Komisi VII DPR dan sekretariat disebut-sebut menerima suap SKK Migas.

Dikatakannya lagi, uang sebesar USD190 ribu diakuinya diberi dalam dua tahap. Masing-masing USD140 ribu dan USD50 ribu. Tahap pertama uang USD140 ribu dibagi untuk empat pimpinan Komisi VII, masing-masing USD7.500.

Sedangkan untuk 43 anggota Komisi VII termasuk termasuk didalamnya Arsyadjuliandi Rachman yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau dan pihak sekretariat disebut menerima USD2.500. **



Editor : Sumber : Riau24/TIS
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top