RSUD RM Pratomo
Bupati Rokan Hilir, H Suyatno,AMp
Bupati Pertahankan Nama RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi
Selasa 22 Maret 2016, 22:42 WIB
Bupati Rokan Hilir, H Suyatno,AMp
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani.com - Bupati Rokan Hilir, H Suyatno.AMp, berjanji tetap mempertahankan nama RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi.
Hal itu diungkapkannya, saat mendampingi cucu tertua beserta dua cicit dr RM Pratomo, berkunjung ke Bagansiapiapi, Selasa (22/3/2016). Kunjungan keluarga besar dr RM Pratomo dari Belanda, tujuannya untuk melihat sejarah saat tahun 1920, dr RM Pratomo mendirikan rumah sakit di Bagansiapiapi.
Sampai hari ini, tapak rumah sakit itu masih berada pada posisi semula. Tentunya, ini penghargaan yang luar biasa bagi Pemkab Rohil. "Kita bangga dan sampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RM Pratomo. Yang jauh-jauh datang melihat sejarah. Apalagi yang datang hari ini adalah cucu dari dr RM Pratomo," kata Bupati.
Ia juga mengetahui kalau anak pertama dr RM Pratomo masih hidup, umurnya 102 tahun. Menetap di Negeri Belanda. Yang datang hari ini cucu dan cicit. Berarti mereka punya kenangan sejarah yang tidak bisa dilupakan, begitu juga masyarakat Rokan Hilir.
Jasa-jasa dr RM Pratomo, pada zaman Belanda sudah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Tapi itulah sebuah niat yang baik bagi almarhum. Dia mendirikan rumah sakit di sini, untuk membantu masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Karena itu, Pemkab akan tetap mempertahankan nama rumah sakit di daerah itu dr RM Pratomo. Hal ini sudah di Perdakan dan tak pernah dirubah lagi. Dan masih banyak peninggalan-peninggalan lainnya.
Sementara itu, cucu dr RM Pratomo, Elyuna Pratomo, merasa terharu. Menurutnya, ini suatu kebanggaan yang tak terlupakan. Karena kakek, pada saat itu sudah memikirkan rakyat Indonesia yang tertindas, karena rumah sakit di sini didirikan khusus untuk penduduk setempat, bukan buat orang Belanda. Orang Belanda waktu itu kalau sakit pergi ke Medan.
"Saya pernah dengar kejadian, anak konselir (pejabat, red) Belanda patah kaki. Sebenarnya bisa diobati di rumah sakit di Bagansiapiapi. Tetapi dr Pratomo diperintahkan untuk mengawal anaknya pergi ke Medan untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.
Elyuna berharap, RSUD RM Pratomo dipertahankan, kalau mungkin lebih berkembang. Yang penting dapat melayani masyarakat setempat. "ujar Elyuna dari Belanda datang ke Bagansiapiapi cuma sebagai turis. (adv/hms)
Hal itu diungkapkannya, saat mendampingi cucu tertua beserta dua cicit dr RM Pratomo, berkunjung ke Bagansiapiapi, Selasa (22/3/2016). Kunjungan keluarga besar dr RM Pratomo dari Belanda, tujuannya untuk melihat sejarah saat tahun 1920, dr RM Pratomo mendirikan rumah sakit di Bagansiapiapi.
Sampai hari ini, tapak rumah sakit itu masih berada pada posisi semula. Tentunya, ini penghargaan yang luar biasa bagi Pemkab Rohil. "Kita bangga dan sampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RM Pratomo. Yang jauh-jauh datang melihat sejarah. Apalagi yang datang hari ini adalah cucu dari dr RM Pratomo," kata Bupati.
Ia juga mengetahui kalau anak pertama dr RM Pratomo masih hidup, umurnya 102 tahun. Menetap di Negeri Belanda. Yang datang hari ini cucu dan cicit. Berarti mereka punya kenangan sejarah yang tidak bisa dilupakan, begitu juga masyarakat Rokan Hilir.
Jasa-jasa dr RM Pratomo, pada zaman Belanda sudah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Tapi itulah sebuah niat yang baik bagi almarhum. Dia mendirikan rumah sakit di sini, untuk membantu masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Karena itu, Pemkab akan tetap mempertahankan nama rumah sakit di daerah itu dr RM Pratomo. Hal ini sudah di Perdakan dan tak pernah dirubah lagi. Dan masih banyak peninggalan-peninggalan lainnya.
Sementara itu, cucu dr RM Pratomo, Elyuna Pratomo, merasa terharu. Menurutnya, ini suatu kebanggaan yang tak terlupakan. Karena kakek, pada saat itu sudah memikirkan rakyat Indonesia yang tertindas, karena rumah sakit di sini didirikan khusus untuk penduduk setempat, bukan buat orang Belanda. Orang Belanda waktu itu kalau sakit pergi ke Medan.
"Saya pernah dengar kejadian, anak konselir (pejabat, red) Belanda patah kaki. Sebenarnya bisa diobati di rumah sakit di Bagansiapiapi. Tetapi dr Pratomo diperintahkan untuk mengawal anaknya pergi ke Medan untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.
Elyuna berharap, RSUD RM Pratomo dipertahankan, kalau mungkin lebih berkembang. Yang penting dapat melayani masyarakat setempat. "ujar Elyuna dari Belanda datang ke Bagansiapiapi cuma sebagai turis. (adv/hms)
| Editor | : | TIS.HR |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat