Rakor Sinergifitas PPM
Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman
membuka Rapat Koordinasi Sinergifitas Penanggulangan Penyakit
Masyarakat Tahun 2016. Kamis (10/3/2016)
Plt Gubri Buka Rakor Sinergifitas Penanggulangan Penyakit Masyarakat
Kamis 10 Maret 2016, 11:38 WIB
ADVETORIAL
PEKANBARU. Riaumadani. com - Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman hadir sekaligus membuka Rapat Koordinasi Sinergifitas Penanggulangan Penyakit Masyarakat Dalam Rangka Optimalisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Provinsi Riau Tahun 2016. Kamis (10/3/2016)
Pada kesempatan ini juga hadir Kepala Badan Intelijen Daerah Riau, Danrem 031 WB yang diwakil oleh Kapenrem, Ka. Bimas Polresta Pekanbaru, Kepala Badan, Dinas, dan Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau serta Peserta Rapat Koordinasi Sinergifitas Penanggulangan Penyakit Masyarakat Dalam Rangka Optimalisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Provinsi Riau dari Kab Kota se Prov Riau.
Plt Gubri dalam sambutannya menyampaikan," bahwa Rasa aman, tentram dan damai merupakan hal yang mahal dan berharga untuk saat ini.
Rekonstruksi sosial dengan memperkuat pranata sosial masyarakat harus menjadi tujuan kita semua. Kepercayaan (Trust) hendaknya menjadi modal sosial yang harus kita anut ditengah keanekaragaman budaya, agama, adat-istiadat, bahasa, maupun perbedaan nilai yang sering kali menjadi bumerang dan sumber konflik di tengah-tengah masyarakat." ujar Andi Rachman
Kondisi yang kondusif saat ini, menjadi kado bagi kita semua, karena kita dapat berkreativitas, berkarya, tanpa adanya rasa takut akan ancaman, teror yang akan mengganggu jalannya pembangunan di Provinsi Riau."jelasnya
Plt, menambahkan, "Aktivitas ekonomi, investasi sangat erat kaitannya dengan kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban suatu daerah.
"Penyakit masyarakat tidak hanya terbatas pada terjadinya tindak kejahatan semata, namun yang berkaitan dengan morality, kemanusiaan, permasalahan Lahan, Perburuhan, harus menjadi perhatian kita bersama karena ini berpotensi besar dalam menciptakan gangguan keamanan ditengah-tengah masyarakat.
Misalnya yang saat ini marak di perbincangkan seperti Lesbi, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), aliran sesat, penistaan agama dan budaya juga hendaknya menjadi hal yang kita cegah," Ujar Plt Gubri.
Pemerintah, aparat keamanan, aparat penegak hukum berkomitmen menanggulangi permasalahan tersebut dengan mengedepankan prosedur, aturan yang berlaku.
Namun Sistem kontrol sosial internal masyarakat yang bersifat informal merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk menanggulangi hal tersebut.
Pada saat ini kesadaran warga untuk menanggulangi penyakit masyarakat mulai tumbuh berupa munculnya fenomena yang disebut Police Society (Masyarakat Polisi)."pungkasnya
PEKANBARU. Riaumadani. com - Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman hadir sekaligus membuka Rapat Koordinasi Sinergifitas Penanggulangan Penyakit Masyarakat Dalam Rangka Optimalisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Provinsi Riau Tahun 2016. Kamis (10/3/2016)
Pada kesempatan ini juga hadir Kepala Badan Intelijen Daerah Riau, Danrem 031 WB yang diwakil oleh Kapenrem, Ka. Bimas Polresta Pekanbaru, Kepala Badan, Dinas, dan Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau serta Peserta Rapat Koordinasi Sinergifitas Penanggulangan Penyakit Masyarakat Dalam Rangka Optimalisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Provinsi Riau dari Kab Kota se Prov Riau.
Plt Gubri dalam sambutannya menyampaikan," bahwa Rasa aman, tentram dan damai merupakan hal yang mahal dan berharga untuk saat ini.
Rekonstruksi sosial dengan memperkuat pranata sosial masyarakat harus menjadi tujuan kita semua. Kepercayaan (Trust) hendaknya menjadi modal sosial yang harus kita anut ditengah keanekaragaman budaya, agama, adat-istiadat, bahasa, maupun perbedaan nilai yang sering kali menjadi bumerang dan sumber konflik di tengah-tengah masyarakat." ujar Andi Rachman
Kondisi yang kondusif saat ini, menjadi kado bagi kita semua, karena kita dapat berkreativitas, berkarya, tanpa adanya rasa takut akan ancaman, teror yang akan mengganggu jalannya pembangunan di Provinsi Riau."jelasnya
Plt, menambahkan, "Aktivitas ekonomi, investasi sangat erat kaitannya dengan kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban suatu daerah.
"Penyakit masyarakat tidak hanya terbatas pada terjadinya tindak kejahatan semata, namun yang berkaitan dengan morality, kemanusiaan, permasalahan Lahan, Perburuhan, harus menjadi perhatian kita bersama karena ini berpotensi besar dalam menciptakan gangguan keamanan ditengah-tengah masyarakat.
Misalnya yang saat ini marak di perbincangkan seperti Lesbi, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), aliran sesat, penistaan agama dan budaya juga hendaknya menjadi hal yang kita cegah," Ujar Plt Gubri.
Pemerintah, aparat keamanan, aparat penegak hukum berkomitmen menanggulangi permasalahan tersebut dengan mengedepankan prosedur, aturan yang berlaku.
Namun Sistem kontrol sosial internal masyarakat yang bersifat informal merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk menanggulangi hal tersebut.
Pada saat ini kesadaran warga untuk menanggulangi penyakit masyarakat mulai tumbuh berupa munculnya fenomena yang disebut Police Society (Masyarakat Polisi)."pungkasnya
| Editor | : | TIS-humas |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau