Laba Bank Riau-Kepri
DR. Irvandi
DR. Irvandi : Laba Bank Riau-Kepri Mendekati Rp60 Miliar Per Maret 2016
Kamis 03 Maret 2016, 01:05 WIB
DR. Irvandi
PEKANBARU. Riaumadani. com - Untuk periode 2016 yang baru berjalan 2 bulan ini, laba Bank Riau Kepri per 1 Maret 2016 telah mendekati Rp60 miliar, kata DR Irvandi, saat ditanya wartawan tentang kondisi Bank Riau Kepri saat ini, usai memberikan materi Seminar Internasional Universitas Lancang Kuning, beberapa waktu lalu.
Seminar yang berlangsung setengah hari tersebut dihadiri oleh lebih dari 300an peserta datang dari kalangan akademisi, perbankan serta mahasiswa pasca sarjana dari Universitas Lancang Kuning. Berbagai pertanyaan terlontar dari para undangan seminar yang hadir yag ditanggapi oleh pemateri dengan jelas.
Selain itu Irvandi menyampaikan bahwa saat ini kredit macet yang terjadi sejak 3-4 tahun yang lalu telah berangsur membaik hal ini terlihat dengan tingkat NPL (Non Performance Loan) telah berangsur turun yang merupakan hasil kerja keras Divisi -Divisi terkait dan seluruh karyawan Bank Riau Kepri.
Selain itu, lanjut dia, dengan situasi ekonomi dan kondisi likuiditas ketat saat ini maka pelaksanaan efisiensi secara menyeluruh mejadi penting dan wajib dilaksanakan oleh perbankan dan tidak terkecuali di Bank Riau Kepri.
Ketika Irvandi ditanya tentang kondisi saat itu Likuiditas Ketat sejalan dengan PMK Nomor 235/PMK.07/2015 tentang Konversi Penyaluran DBH dan/atau DAU Dalam Bentuk Non Tunai yang dikonversikan dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN), maka 5 Pilar yang telah dijalankan Bank Riau Kepri sejak 5 April 2015 lalu merupakan langkah tepat, dimana disalah satu pilarnya yaitu percepatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam kaitan perimbangan dana Non Pemda dan dana Pemda dinilai tepat dan pelaksanaan 4 pilar lainnya telah mulai dirasakan manfaatnya dan Bank Riau Kepri siap dengan kondisi perekonomian saat ini.
Menurut Irvandi, walaupun ekonomi dunia sedang melambat, kita harus terus berupaya agar terus mencari solusi untuk hal-hal yang dapat memajukan perusahaan.**
Seminar yang berlangsung setengah hari tersebut dihadiri oleh lebih dari 300an peserta datang dari kalangan akademisi, perbankan serta mahasiswa pasca sarjana dari Universitas Lancang Kuning. Berbagai pertanyaan terlontar dari para undangan seminar yang hadir yag ditanggapi oleh pemateri dengan jelas.
Selain itu Irvandi menyampaikan bahwa saat ini kredit macet yang terjadi sejak 3-4 tahun yang lalu telah berangsur membaik hal ini terlihat dengan tingkat NPL (Non Performance Loan) telah berangsur turun yang merupakan hasil kerja keras Divisi -Divisi terkait dan seluruh karyawan Bank Riau Kepri.
Selain itu, lanjut dia, dengan situasi ekonomi dan kondisi likuiditas ketat saat ini maka pelaksanaan efisiensi secara menyeluruh mejadi penting dan wajib dilaksanakan oleh perbankan dan tidak terkecuali di Bank Riau Kepri.
Ketika Irvandi ditanya tentang kondisi saat itu Likuiditas Ketat sejalan dengan PMK Nomor 235/PMK.07/2015 tentang Konversi Penyaluran DBH dan/atau DAU Dalam Bentuk Non Tunai yang dikonversikan dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN), maka 5 Pilar yang telah dijalankan Bank Riau Kepri sejak 5 April 2015 lalu merupakan langkah tepat, dimana disalah satu pilarnya yaitu percepatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam kaitan perimbangan dana Non Pemda dan dana Pemda dinilai tepat dan pelaksanaan 4 pilar lainnya telah mulai dirasakan manfaatnya dan Bank Riau Kepri siap dengan kondisi perekonomian saat ini.
Menurut Irvandi, walaupun ekonomi dunia sedang melambat, kita harus terus berupaya agar terus mencari solusi untuk hal-hal yang dapat memajukan perusahaan.**
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Ekonomi |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama