Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Perikanan Air Tawar
Pemkab Rohil Kembangkan Budi Daya Perikanan Air Tawar
Sabtu 27 Februari 2016, 12:39 WIB
Para Pekerja di Bangliao Kecamatan Sinaboi memilah udang untuk diekspor.
BAGAN SIAPIAPI . Riaumadani. com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sedang giat-giatnya mengembangkan budidaya perikanan air tawar. Pengembangan ini langsung mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau.

"Kita bersyukur provinsi sangat mendukung. Untuk perikanan air tawar, kita sedang mengembangkan budidaya ikan selais, ikan baung dan ikan tapah," kata Kadis Perikanan, Muhammad Amin kepada wartawan, Jumat (26/2/2016).

Disamping perikanan air tawar, dinas perikanan juga tetap meningkatkan produksi pada kegiatan perikanan tangkap yang dilakukan oleh nelayan. Bahkan, mereka sedang mengembangkan budidaya kerang dan kepiting dengan menggunakan keramba.

"Pengembangan itu kita fokuskan di Penipahan dan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas. Karena pinggiran laut itu sangat cocok untuk keramba yang menggunakan sistem pasang surut," ujarnya.

Memang sebelumnya, kata Amin, Dinas Perikanan masih melakukan uji coba untuk merancang kontruksi keramba untuk budidaya ikan di laut. Akan tetapi, masih dalam penelitian jenis keramba apa yang cocok.

"Kalau budidaya di laut, saat ini yang cocok baru di Pulau Jemur. Kalau budidaya ikan menggunakan keramba di pinggiran laut tidak cocok karena pengaruh pasang surut," terangnya.

Amin mengatakan, potensi perikanan masih bisa diandalkan. Tercatat, pada tahun 2007, total potensi perikanan budidaya mencapai 47,333 Kg dengan nilai uang Rp753 juta. Sedangkan potensi perikanan tangkap pada tahun 2007 mencapai 54 miliar. Potensi itu mendorong tiga koperasi di Penipahan melakukan ekspor ikan ke negara tetangga.**




Editor : Ishaq ,y
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top