Polresta Grebek Narkoba
Aparat kepolisian bersenjata lengkap menggelndang sejumlah orang yang
diduga pengguna narkoba di Kampung Dalam, Sabtu (30/1/2016) sore
ini.Foto JPNN dalam operasi beberapa waktu lalu.
Ratusan Aparat Kepolisian Geledah Kampung Dalam. 8 Orang Ditangkap, Juga Sisir Panger dan HOS Cokro
Minggu 31 Januari 2016, 00:45 WIB
Aparat kepolisian bersenjata lengkap menggelndang sejumlah orang yang
diduga pengguna narkoba di Kampung Dalam, Sabtu (30/1/2016) sore
ini.Foto JPNN dalam operasi beberapa waktu lalu.
PEKANBARU .Riaumadani. com - Ratusan gabungan anggota kepolisian bersenjata lengkap, Sabtu (30/1/2016) sore kembali melakukan penggeledahan terhadap perumahan di kampung Dalam, Sudirman Ujung, Kecamatan Senepalan. Mereka melakukan penggeledahan terhadap sejumlah tempat tinggal yang diduga menjadi tempat peredaran aneka jenis narkoba.
Dari pantauan sementara, tak kurang dari delapan orang telah digelandang aparat karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika di kawasan yang selama ini dikenal dengan istilah 'Kampung Narkoba' itu.
Ada dua rumah yang diacak-acak oleh petugas. Di dalam rumah itu, ada beberapa kamar yang didalamnya ditemukan sejumlah pengguna juga sejumlah barang bukti seperti alat hisap sabu-sabu dan sejumlah sisa bungkusan yang diduga kuat berisikan sabu.
Sementara di beberapa tempat tinggal lainnya, aparat juga melakukan penggeledahan dan kembali menemukan beberapa orang yang setelah dilakukan tes urin ternyata positif menggunakan narkotika.
Dari pantauan di lapangan, tak kurang ada delapan orang sudah berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti dan sampai saat ini, aparat masih melakukan penyisiran di lapangan.
Kasat reskrim Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto yang ditemui dilokasi menyebutkan kalau operasi gabungan ini dilakukan guna memastikan kawasan ini benar-benar bebas narkoba. karena, menurut dia, indikasi terjadinya praktik peredaran narkoba di wilayah ini masih cukup kuat.
Hingga saat ini, proses penggeledahan terhadap sejumlah tempat tinggal di kawasan ini masih terus dilakukan. Aparat bahkan menggunakan sejumlah alat untuk membongkar rumah yang diduga sengaja ditutup demi pengamanan pengguna narkoba dari kejaran aparat.
Polisi Juga Sisir Panger dan HOS Cokroaminoto
Gabungan aparat kepolisian dan TNI ternyata tak hanya mengobrak-abrik Kampung Dalam Sabtu (30/1/2016) sore tadi. Mereka juga merangsek ke beberapa titik yang ditengarai menjadi pusat peredaran narkoba Pekanbaru seperti di Jalan Pangeran Hidayat (Panger,red) dan jalan HOS Cokroaminoto.
Di dua lokasi terakhir, aparat kepolisian gabungan juga berhasil menciduk tiga orang yang diduga sebagai pengguna narkoba.
Aparat masuk ke beberapa titik yang dicurigai hampir sekitar satu jam dan mengamankan tiga orang yang diduga pengguna narkoba bersama sejumlah barang bukti berupa alat penghisap sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah, yang ditemui selepas operasi penggerebekan menyebutkan, total seluruh yang diamankan sebanyak 12 orang.
"Sebanyak 9 orang diamankan di lokasi Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.Sebanyak 2 orang diamankan di Pangeran Hidayat dan seorang diringkus di Jalan HOS Cokroaminoto,'' sebut Hermansyah.
Dari jumlah tersebut, imbuh Hermansyah, sebanyak 11 orang positif sebagai pengguna, sedangkan seorang lainnya tertangkap tangan sedang memegang barang haram tersebut.
Meski beberapa target diindikasikan masih berhasil melarikan diri, namun, Hermansyah menjelaskan kalau indikasi peredaran narkoba di sana terbukti. ''Semua yang kita geledah tadi adalah target. Disana kita indikasikan menjadi tempat persembunyian bandar dan pengedar dan itu sudah dipantau beberapa bulan terakhir,'" kata dia.
Tak hanya pengguna, dalam operasi itu juga ditemukan banyak sekali barang bukti terkait peredaran narkoba. Setidaknya itu dibuktikan dengan temuan sabu-sabu, ganja, juga pil ekstasi.
Dalam razia kali ini, aparat gabungan kepolisian setidaknya menurunkan kekuatan lengkap baik Reskrim, Sabhara, Brimob juga dukungan jajaran TNI.
Sementara Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarief Hidayat, menjelaskan, dari penangkapan belasan orang dan barang bukti di tiga lokasi tersebut, mengindikasikan kalau peredaran narkoba masih marak di wilayah tersebut. ''Tugas kita untuk memerangi keberadaan mereka," ungkap Kapolresta. **
Dari pantauan sementara, tak kurang dari delapan orang telah digelandang aparat karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika di kawasan yang selama ini dikenal dengan istilah 'Kampung Narkoba' itu.
Ada dua rumah yang diacak-acak oleh petugas. Di dalam rumah itu, ada beberapa kamar yang didalamnya ditemukan sejumlah pengguna juga sejumlah barang bukti seperti alat hisap sabu-sabu dan sejumlah sisa bungkusan yang diduga kuat berisikan sabu.
Sementara di beberapa tempat tinggal lainnya, aparat juga melakukan penggeledahan dan kembali menemukan beberapa orang yang setelah dilakukan tes urin ternyata positif menggunakan narkotika.
Dari pantauan di lapangan, tak kurang ada delapan orang sudah berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti dan sampai saat ini, aparat masih melakukan penyisiran di lapangan.
Kasat reskrim Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto yang ditemui dilokasi menyebutkan kalau operasi gabungan ini dilakukan guna memastikan kawasan ini benar-benar bebas narkoba. karena, menurut dia, indikasi terjadinya praktik peredaran narkoba di wilayah ini masih cukup kuat.
Hingga saat ini, proses penggeledahan terhadap sejumlah tempat tinggal di kawasan ini masih terus dilakukan. Aparat bahkan menggunakan sejumlah alat untuk membongkar rumah yang diduga sengaja ditutup demi pengamanan pengguna narkoba dari kejaran aparat.
Polisi Juga Sisir Panger dan HOS Cokroaminoto
Gabungan aparat kepolisian dan TNI ternyata tak hanya mengobrak-abrik Kampung Dalam Sabtu (30/1/2016) sore tadi. Mereka juga merangsek ke beberapa titik yang ditengarai menjadi pusat peredaran narkoba Pekanbaru seperti di Jalan Pangeran Hidayat (Panger,red) dan jalan HOS Cokroaminoto.
Di dua lokasi terakhir, aparat kepolisian gabungan juga berhasil menciduk tiga orang yang diduga sebagai pengguna narkoba.
Aparat masuk ke beberapa titik yang dicurigai hampir sekitar satu jam dan mengamankan tiga orang yang diduga pengguna narkoba bersama sejumlah barang bukti berupa alat penghisap sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah, yang ditemui selepas operasi penggerebekan menyebutkan, total seluruh yang diamankan sebanyak 12 orang.
"Sebanyak 9 orang diamankan di lokasi Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.Sebanyak 2 orang diamankan di Pangeran Hidayat dan seorang diringkus di Jalan HOS Cokroaminoto,'' sebut Hermansyah.
Dari jumlah tersebut, imbuh Hermansyah, sebanyak 11 orang positif sebagai pengguna, sedangkan seorang lainnya tertangkap tangan sedang memegang barang haram tersebut.
Meski beberapa target diindikasikan masih berhasil melarikan diri, namun, Hermansyah menjelaskan kalau indikasi peredaran narkoba di sana terbukti. ''Semua yang kita geledah tadi adalah target. Disana kita indikasikan menjadi tempat persembunyian bandar dan pengedar dan itu sudah dipantau beberapa bulan terakhir,'" kata dia.
Tak hanya pengguna, dalam operasi itu juga ditemukan banyak sekali barang bukti terkait peredaran narkoba. Setidaknya itu dibuktikan dengan temuan sabu-sabu, ganja, juga pil ekstasi.
Dalam razia kali ini, aparat gabungan kepolisian setidaknya menurunkan kekuatan lengkap baik Reskrim, Sabhara, Brimob juga dukungan jajaran TNI.
Sementara Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarief Hidayat, menjelaskan, dari penangkapan belasan orang dan barang bukti di tiga lokasi tersebut, mengindikasikan kalau peredaran narkoba masih marak di wilayah tersebut. ''Tugas kita untuk memerangi keberadaan mereka," ungkap Kapolresta. **
| Editor | : | Hardedi,Rsc |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan