Senin, 10 Agustus 2026

Breaking News

  • Camat Peranap Buka Lomba Fashion Show Dalam Rangka HUT Kemerdekaan Rike-81   ●   
  • Bupati Kasmarni Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi, Perkuat Sinergi Layani Masyarakat Perbatasan   ●   
  • Pemprov Riau Beri Penghargaan Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah, Pelalawan dan Dumai Jadi yang Terbaik   ●   
  • Pemprov Riau Beri Penghargaan 10 Tokoh Pejuang Daerah   ●   
  • Timnas Indonesia kembali gagal memenuhi ambisi di Piala AFF 2026.   ●   
HUT ke-69 Provinsi Riau
Pemprov Riau Beri Penghargaan 10 Tokoh Pejuang Daerah
Minggu 09 Agustus 2026, 17:36 WIB

HUT ke-69, Pemprov Riau Beri Penghargaan 10 Tokoh Pejuang Daerah

PEKANBARU.RIAU MADANI. COM — Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan kepada 10 tokoh pejuang daerah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rapat paripurna DPRD Riau yang digelar di Gedung DPRD Riau, Minggu (9/8/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas jasa serta perjuangan para tokoh dalam memperjuangkan kemerdekaan, pendidikan, agama, hingga pembangunan masyarakat di berbagai wilayah Riau.

Baca juga: Pelalawan dan Dumai Jadi yang Terbaik, Pemprov Riau Beri Penghargaan Pembangunan Daerah
Karena para tokoh yang menerima penghargaan telah wafat, penghargaan tersebut diterima langsung oleh masing-masing ahli waris.

Sepuluh tokoh yang mendapatkan penghargaan tersebut memiliki latar belakang perjuangan yang beragam.

Tokoh pertama adalah Abdullah Nur, seorang ulama, pejuang dan politisi yang berkiprah dalam bidang dakwah dan politik di Bengkalis.

Berikutnya H. Ahmad Maulana yang dikenal atas perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan. Ia kemudian bergabung menjadi TNI dan turut mengibarkan bendera Merah Putih di Bengkalis.

Penghargaan juga diberikan kepada Tuan Syekh H. Imam Sabar Al-Kholidi Naqsyabandi, seorang pejuang yang berperan dalam menyebarkan Islam dan pendidikan di Mandau, Bengkalis.

Selanjutnya, Tuan Syekh Usman Bin Syekh H. Imam Sabar Al-Kholidi Naqsyabandi. Ia dikenal sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama di Mandau yang turut terlibat dalam perjuangan.

Tokoh lainnya adalah Sinmardi Taman alias Pek Sing Tjong. Ia merupakan pejuang yang terlibat langsung dalam perjuangan dengan mencari amunisi dan makanan ke Singapura. Ia juga turut dalam upaya memberantas G30S/PKI.

Kemudian Syed Zein Al-Jufri yang bergelar T. Pangeran Kesuma Dilaga. Ia dikenal sebagai seorang panglima perang sekaligus diplomat ulung yang menjalin hubungan dengan berbagai pihak dan berasal dari Siak.

Ada pula H. Abdul Razak Ardi, pejuang perang kemerdekaan Republik Indonesia yang berhasil lolos dengan menyusuri Sungai Indragiri di Rengat.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada Abdul Manaf Bin Taher, pejuang kemerdekaan asal Indragiri Hilir yang ikut mengibarkan bendera Merah Putih di Kepulauan Riau dan Indragiri Hilir.

Selanjutnya H. Amir Hoesin Attan, seorang pejuang kemerdekaan yang juga memiliki kiprah dalam bidang pendidikan dan agama.

Tokoh terakhir yang menerima penghargaan adalah Tengku Mansyur Chalid, yang dikenal sebagai pejuang pendidikan sekaligus pejuang kemerdekaan.

Selain menerima sertifikat penghargaan, Pemerintah Provinsi Riau juga memberikan sagi hati kepada para ahli waris yang menerima langsung penghargaan tersebut.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bersama Ketua DPRD Riau Kaderismanto memimpin langsung prosesi penyerahan penghargaan kepada para ahli waris 10 tokoh pejuang daerah tersebut.

Pemberian penghargaan ini menjadi bagian dari momentum HUT ke-69 Provinsi Riau untuk mengenang kembali jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjuangan, agama, pendidikan, dan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.(**)

 




Editor : Tis
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top